Referensi Memilih Asuransi & Investasi
Most Popular

Monday, 21 January 2019

Asuransi Bakal Menanggung Pendapatan Sopir Grab Yang Cuti Sakit



Grab, aplikasi transportasi online terbesar di Asia Tenggara, meluncurkan skema asuransi cuti sakit gratis untuk pengemudinya di Singapura, pada Rabu (16/1/2019).
Dilansir dari CNBC Indonesia, Andrew Chan, kepala Transportasi Grab Singapura, mengatakan perusahaan telah meluncurkan skema untuk meningkatkan batasan dukungan dan manfaat yang jauh lebih komprehensif untuk pengemudi sewa pribadi (private-hire) di platformnya.
"Penghasilan pengemudi adalah sesuatu yang kami akui penting bagi kehidupan dan keluarga mereka," tambah Andrew seperti dikutip dari The Strait Times.
Saat ini, Grab menawarkan berbagai tunjangan, mulai dari diskon bahan bakar hingga beasiswa dan biaya pendidikan kuliah untuk anak-anak pengemudi.
Skema baru tersebut direkomendasikan oleh kelompok kerja tripartit dari wiraswasta yang diterima Pemerintah pada Februari tahun lalu.
Asuransi itu merupakan asuransi yang berbeda dari asuransi kecelakaan pribadi Grab yang telah disediakan untuk semua pengemudi dan penumpang di platformnya.
Asuransi itu diberikan kepada "mayoritas mitra pengemudi Grab secara gratis", kata juru bicara Grab, tanpa memberikan angka spesifik tentang jumlah armadanya.
Pembayaran ditentukan oleh seberapa sering pengemudi sewa pribadi menggunakan Grab, penghasilan mereka dan lamanya rawat jalan atau rawat inap. Agar memenuhi syarat untuk pertanggungan, pengemudi harus mendapatkan sekitar US$ 2.000 (sekitar Rp 28 juta) dalam tarif per bulan.
Skema ini membiayai cuti sakit dari hari keenam dan seterusnya, hingga maksimum 14 hari, dan rawat inap dari hari kedua dan seterusnya, hingga 60 hari.
Pengemudi akan mendapatkan ganti biaya antara 50%-85% dari penghasilan harian rata-rata mereka, dalam kisaran antara US$ 30 hingga US$ 200. Perhitungan dilakukan berdasarkan penghasilan mereka dari Grab selama 90 hari terakhir sebelum mereka jatuh sakit atau terluka.
Menurut situs web Grab, pembayaran akan memakan waktu sekitar 10 hari setelah Chubb Insurance menerima formulir klaim, jika tidak diperlukan dokumen tambahan. Pengemudi yang tidak ditanggung dapat mendaftar untuk skema asuransi lain yang akan segera diluncurkan perusahaan, kata juru bicara Grab.
Mr Cedric Lim, seorang pengemudi sewa pribadi di platform Grab, menyarankan bahwa pertanggungan asuransi akan lebih membantu jika durasi sebelum pertanggungan cuti sakit dimulai dapat dipersingkat menjadi kurang dari enam hari.
Sewa, yang biayanya lebih dari US$ 100 sehari, menjadi kekhawatiran utama Lim (28 tahun) yang mengemudikan Mercedes E-class untuk layanan kelas atas Grab.
"Ketika saya sakit, saya khawatir apakah sewa saya dapat dibayar atau tidak, dan bukan tentang penghasilan saya untuk hari itu," ujar Lim.

Thursday, 17 January 2019

Pilih Mana; Asuransi Atau Investasi? Sebuah Pengantar



Pernah mendengar istilah-istilah berikut ini; investasi? Asuransi? Tahu dan fahamkah anda bagaimana perbedaan diantara keduanya?
Pernah mengenal istilah-istilah berikut ini; saham? Reksadana? Unitlink? Tahu dan fahamkah anda bagaimana ketiganya berbeda, dan bahkan seringkali diperdebatkan dalam forum-forum komentar social media?
Ada banyak orang yang hanya mengenal atau bahkan hanya pernah mendengar istilah-istilah tersebut diatas, atau mungkin memahami hanya sekedarnya saja. Memahami hanya pada bagian kulit luarnya saja, tidak secara utuh. Bahkan meskipun itu seorang agen asuransi, atau pialang saham, ataupun juga agen reksadana.
Bahwa seorang agen asuransi memahami produk asuransinya, itu adalah sebuah keniscayaan. Bahwa seorang pialang saham sangat hafal seluk belu persahaman adalah benar, dan bahwa seorang agen reksadana mampu menjelaskan secara detil portofolio reksadananya itu adalah wajar. Tetapi tidak banyak orang yang mampu memahami ketiganya sekaligus.
Dan inilah yang menjadi masalah sehingga memicu perdebatan. Agen reksadana dan pialang saham akan dengan sangat menggebu-gebu menyatakan, “Jangan taruh uangmu di asuransi, rugi!”.
“Lebih baik taruh di reksadana bla..bla..bla.., dalam jangka waktu sekian tahun pasti sudah untung sekian belas persen”, kata agen reksadana.
“Mending belikan saham A… atau saham B… atau sekaligus saham C…, nanti dalam kurun waktu tertentu pasti nilainya sudah berlipat-lipat kali naik”, tukas pialang saham.
Ketika terjadi perdebatan seperti itu, apa kata agen asuransi? “Ya meskipun untung, tapi kan belum aman dari resiko sakit,, kecelakaan,, bla..-bla… bla… malah-malah gimana kalau harga saham dan reksadananya jatuh, terus kamu nya kena serangan jantung, uang mana lagi yang mau dipakai buat biaya berobat?.
Itulah agen asuransi, jawabnya betul, tetapi keluar dari substansi. Masalah investasi tentu saja jawabnya juga harus berdasarkan investasi juga. Nah, ini jadi masalah selanjutnya; tidak banyak agen asuransi yang memahami dan menguasai ilmu perinvestasian.
Padahal produk asuransi sekarang ini yang lagi marak adalah produk asuransi unitlink. Sebuah produk yang memadukan antara proteksi asuransi dengan keuntungan berinvestasi. Sayangnya, masih banyak agen asuransi yang hanya memahami pada bagian asuransi nya saja, pada bagian investasi yang difahami hanya sekedarnya saja.
Masalah selanjutnya lagi adalah, justru banyak terjadi diantara agen asuransi sendiri yang berdebat, baik agen asuransi dalam satu perusahaan maupun agen antar perusahaan asuransi. “Apakah asuransi bisa menguntungkan sencara investasi?” jawabannya bervariasi, tergantung bagaimana tingkat pemahaman agen yang bersangkutan terhadap ilmu perinvestasian. Dan jawaban ini bisa anda simak di kolom-kolom komentar media social, dan hasilnya adalah; perdebatan yang tiada henti dan tiada solusi. Semakin kita mengikuti perdebatan, semakin kita akan dibuat bingung dan galau, “Beli asuransi aman gak ya, untuk menyiapkan perencanaan keuangan masa depan?”
Dan pada bagian inilah yang akan dibidik oleh artikel ini. Bagaimana memahami asuransi dan investasi? Bagaimana membedakan dan bahkan mengelola asuransi (unitlink) sebagaimana mengelola portofolio reksadana dan saham untuk mempersiapkan keuangan dimasa depan?
Namun, karena artikel ini pasti akan jadi sangat panjang, maka agar tidak terlalu panjang, artikel ini akan dibuat secara berseri, dengan masing-masing judul yang berbeda, dalam tema besar; “Bagaimana meraih keuntungan di masa depan dengan berinvestasi di unitlink, sebagaimana untung nabung saham dan reksadana”. bersambung

Wednesday, 16 January 2019

Menggedor Pintu Langit, Memantaskan Diri Menyambut Rezeki



"Jangan diketuk, tapi digedor", kata seorang guru bisnis. Rezeki kita ada di langit, dan bahkan segala yang dijanjikan berasal dari langit.
Coba bagi yang muslim buka Al-Qur'an surat Adz-Dzariyat: 22
(وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ)
"Dan di langit terdapat rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu."
Nah, jika rezeki turun dari atas, kira-kira turunnya netes atau deras? Kalau netes kecil-kecil itu karena kita mengetuknya. Tapi coba gedor yang kuat, insyaAllah akan turun dengan deras.
Kemudian, Gimana sih cara menggedor langit?
Ada banyak jalan menggedor langit, mau pilih jalan mana?
(وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ)
[QS. Adz-Dzariyat 7]
"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan"
Cara biasa mengetuk pintu langit adalah dengan berdoa. Tetapi kalau mau gedor pintu langit caranya dengan mengamalkan amalaamalan unggulan.
Simak lanjutan ayat-ayat dalam QS Adz-Dzariyat ini (17-21):

  1. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;
  2. Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).
  3. Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.
  4. Dan di bumi terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang yakin,
  5. Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
Dari situ kita bisa menemukan, apakah itu amalan unggulan :

  1. Dalam ayat 17 kita temukan Solat Tahajjud
  2. Dalam ayat 18 kita dianjurkan untuk memperbanyak Istighfar
  3. Dalam ayat 19 kita ditunjukan untuk melakukan banyak Sedekah
  4. Dalam ayat 20 kita menemukan, agar kita bisa  menangkap potensi lingkungan.
  5. Dan di ayat 21 kita diminta untuk memaksimalkan potensi diri.
Ingat, ketika Mi'raj ke langit Rasulullah saw heran kenapa ada sandal Bilal di surga? Apa yang dilakukan Bilal sehingga sandalnya sudah nyampai surga duluan? Pas dikonfirmasi, dijawab Bilal, ternyata dia rajin jaga wudhu. Kalau batal, wudhu lagi. Batal, ambil wudhu lagi. Dan tiap selesai wudhu Bilal sholat dua rakaat.
Amalan unggulan ini sifatnya sederhana tapi rutin. Bukan sekali atau sesekali diamalkan. Kalau tahajjud, terus lakuin tiap malam. Kalau sedekah, terus lakuin tiap hari berbagi. Entah kecil atau besar, tapi tiap hari. Kalau sholat dhuha, terus lakuin tiap pagi.
Nah, selanjutnya bagaimana kalau sudah gedor Langit? Siap-siaplah menampung rezeki yang akan turun deras. Caranya? Jawabannya telah ditunjukan dalam ayat selanjutnya, QS. Adz-Dzariyat 20-21; yakni belajar meningkatkan kapasitas diri.
Kapasitas diri ini ibarat daya tampung. Jangan pernah bilang Allah pelit. Allah kalau nurunin hujan, pasti berlimpah. Tapi masalahnya adalah daya tampung kita. Kalau daya tampung kita cuma segede gelas, ya akhirnya rezeki yang kita dapatkan juga cuma segede gelas saja.
Tapi kok ada orang yang daya tampungnya segede danau? Nah inilah kapasitas diri. Mau tidak mau kita harus upgrade kemampuan diri kita agar bisa terus meningkat. Dari daya tampung ratusan ribu rupiah jadi jutaan. Dari jutaan rupiah jadi milyaran. Dari milyaran jadi trilyunan.
Belajarlah tema bisnis dan manajemen. Belajar dari lingkungan dan terus tingkatkan leadership diri kita, ini pesan inti dari Adz-Dzariyat 20-21.
Terakhir, siapakah yang kita gedor di langit itu? Simak dengan seksama:
"Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh, apa yang dijanjikan itu pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan." (QS. Adz-Dzariyat: 23)
Allah adalah Tuhan kita yang mengatur langit dan bumi. Maka hati-hati dengan proposal doa kita. Kalau minta kecil, Allah kasih sedikit. Tapi kalau minta banyak dan mau melakukan amalan unggulan, insyaAllah siap-siap saja menerima kejadian seperti yang kita ucapkan.
Ajukan proposal hidup yang terbaik dan gedor langit dengan amalan unggulan; insyaAllah rezeki turun dengan melimpah.
Inspirasi Dari Rijalul Imam, Penulis buku "Quantum Bisnis King Sulaiman"


Mengapa Harus Mengasuransikan Aset Kita Yang Paling Berharga



Ada begitu banyak orang yang masih meragukan manfaat asuransi. Sebabnya bermacam-macam, bisa karena ketakutan gagal klaim, anggapan hukum asuransi haram, beberapa merasa diri dan keluarganya tidak membutuhkan cover asuransi; karena berharap sepanjang hidupnya baik-baik saja, tidak ada resiko apapun yang akan terjadi.
Apakah itu salah? Untuk tidak mengatakan salah, saya hanya ingin mengatakan dalam beberapa perspektif; cara berfikir mereka perlu dirubah.
Coba kita simak kalimat-kalimat dibawah ini, dan renungkan kebenarannya;
  1. Apakah ada gedung-gedung megah yang tidak diasuransikan? Padahal kebakaran gedung belum tentu terjadi tiap tahun.
  2. Apakah ada penerbangan komersil yang tidak diasuransikan? Padahal pesawat jatuh belum tentu ada tiap hari dengan ribuan jadwal di seluruh dunia.
  3. Apakah ada debitur kakap yang tidak diasuransikan? Padahal belum tentu debiturnya meninggal dunia sebelum hutangnya lunas.
  4. Apakah  ada staf perusahaan top yang tidak diasuransikan? Padahal belum tentu ada yang sakit dan opname setiap bulan.
  5. Dan, mana ada konsultan perencanaan keuangan yang tidak menyarankan asuransi pada kliennya?

Ujung dari Financial Planner dan perlindungan aset adalah asuransi. Lalu, pernahkah kita berfikir apa aset kita yang paling berharga? 
Apakah harta kita, atau diri kita yang selama ini bekerja mengumpulkan banyak aset? Apakah kita rela melihat aset dan harta yang telah kita kumpulkan selama bertahun-tahun harus musnah digerogoti biaya pengobatan saat resiko sakit yang tidak pernah bisa diprediksi itu datang? Ingatlah adagium sederhana ini, "Manusia rela menukar kesehatan dan waktunya untuk mengumpulkan uang, namun ketika sakit datang justru uang yang selama ini dikumpulkan akan dihambur-hamburkan untuk kembali membeli kesehatan".
Jadilah manusia bijak dan cerdas dengan berfikir jauh kedepan, kalau diri kita sendiri gak diasuransikan apakah itu berarti karena kita kurang berharga? Keputusanmu hari ini menentukan masa depanmu.

Inilah Alasan Kenapa Tidak Perlu Ragu Berinvestasi Saham


Apakah bermain saham itu aman dan menguntungkan? Kebanyakan orang masih merasa ragu dan takut untuk memulai berinvestasi saham. hal ini bisa terjadi karena kurangnya pengetahuan tentang saham, baik itu pengetahuan dari sisi teknis bursa, ataupun regulasi yang mengaturnya.
Padahal fakta menunjukan, dari sekian banyak daftar orang-orang terkaya di Dunia, mayoritas dari harta mereka pasti dalam bentuk saham. naik turunnya harga saham, akan berbanding lurus dengan naik turunnya nilai kekayaan mereka juga.
Nah, inilah alasan kenapa tidak perlu ragu berinvestasi saham;

Dijamin Pemerintah

Salah satu kekhawatiran terbesar seseorang berinvestasi adalah keamanan dana yang disetor. Keraguan orang terhadap investasi saham kerap muncul karena khawatir akan dana investasi yang disetor akan diselewengkan oleh sekuritas atau broker. Namun sekarang berinvestasi saham merupakan salah satu alternatif yang aman karena pemerintah telah memberikan berbagai perlindungan terhadap investor saham.

Perlindungan Atas Dana Investor

Investasi saham merupakan investasi yang legal. Dana nasabah dan sahamnya dijamin keamanannya oleh pemerintah. Saat ini pun sudah diberlakukan peraturan pemerintah mengenai pemisahan rekening dana investor (RDI) dan rekening sekuritas, sehingga semua dana nasabah berada di rekening masing-masing, bukan di rekening sekuritas. RDI ini sendiri memang bertujuan untuk menyimpan dana nasabah yang tidak dibelikan saham. Dengan adanya pemisahan ini, sehingga memperkecil kemungkinan penyalahgunaan dana nasabah oleh sekuritas.
Perlindungan Atas Saham yang Dimiliki
Dalam berinvestasi saham, tidak ada risiko hilang, rusak, atau dicuri. Anda tidak perlu direpotkan dengan penyimpanan karena disimpan di lembaga pemerintah. Setelah membeli saham, saham yang dibeli akan dititipkan di lembaga bernama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jadi saham yang dibeli tidak disimpan di sekuritas. Setiap investor yang membuka rekening efek akan dibuatkan nomor akun KSEI, dan mendapatkan kartu AKSes sebagai bukti kepemilikan akun di KSEI. Kapan pun investor bisa mengecek saham yang dimilikinya. Ini menjadi langkah untuk mencegah penyalahgunaan aset nasabah.

Perlindungan Atas Fraud Lainnya

Tidak Cuma dengan RDI dan KSEI, ada lagi perlindungan investor saham yang lainnya, yaitu dengan hadirnya lembaga baru yang bernama Securities Investor Protection Fund (SIPF). Lembaga ini berdiri dengan nama PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (PPPIEI). Dengan adanya lembaga ini, investor akan mendapatkan ganti rugi bila terjadi fraud yang dilakukan oleh perusahaan sekuritas, dengan catatan kasusnya diinvestigasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan memperoleh surat dari OJK bahwa klaim layak didapatkan investor.
Secara ringkas, lembaga-lembaga yang berkewajiban dalam menjaga keamanan berinvestasi di pasar modal antara lain:
  1. OJK sebagai lembaga pengawas pasar modal.
  2. BEI sebagai lembaga penyelenggara transaksi pasar modal.
  3. KPEI sebagai lembaga pencatat transaksi di pasar modal, memastikan pencatatan transaksi yang kita lakukan.
  4. KSEI sebagai lembaga penitipan harta, menyelesaikan transaksi dan menjaga saham yang kita miliki.
  5. SIPF sebagai lembaga penjamin dana, menjamin dana yang hilang kepada investor.


Inilah 10 Alasan Kenapa Berinvestasi Saham


Dari sekian banyak pilihan instrumen investasi, saham menjadi salah satu bentuk investasi yang menarik. Apalagi, berinvestasi saham biasanya terdengar memiliki gengsi tersendiri.
Investasi saham juga bisa menjadi alat yang dahsyat untuk mengalahkan inflasi yang menggerogoti daya beli masyarakat. Selain itu, berinvestasi saham juga menawarkan gradasi risiko dan hasil investasi yang beragam.
Dan yang terpenting, dengan membeli saham, maka Anda telah membeli sebagian kecil dari sebuah bisnis yang sedang berjalan. Dan inilah 10 alasan kenapa harus berinvestasi saham, sebagaimana dilansir Finansialku.com

1. Berinvestasi di Saham adalah Salah Satu Sikap Seorang Nasionalis

Menurut artikel detik bulan Oktober 2061, total kepemilikan saham di pasar modal di Bursa Efek Indonesia saat ini masih didominasi oleh investor asing. Persentase investor asing dengan investor domestik di Bursa Efek Indonesia (BEI) berbanding 60% dan 40%.
Dalam hal ini berarti boleh dikatakan mayoritas saham dan perekonomian di Indonesia dikuasai oleh asing, dimana bila asing secara serentak menarik dananya, maka perekonomian Indonesia bisa collapse.
Sangat ironis bila sektor-sektor vital di Indonesia dimiliki oleh investor asing. Dengan turut membeli saham di perusahaan yang bergerak di sektor vital, Anda turut menjadi masyarakat Indonesia yang mengambil bagian dalam sektor vital tersebut, yang berarti Anda turut memajukan perekonomian di Indonesia secara tidak langsung.

2. Saham Sangat Mudah Ditransaksikan

Saham adalah salah satu instrumen investasi yang sangat mudah diperjualbelikan. Jika dibandingkan dengan beberapa instrumen investasi lainnya, perlu membawa sertifikat dan benda nyatanya untuk diperjualbelikan, bahkan ada yang perlu surat perjanjian dengan menyewa notaris.
Sementara untuk mentransaksikan saham, Anda hanya perlu menelepon broker, bahkan saat ini sudah ada yang dinamakan online trading sehingga Anda hanya perlu mengklik mouse dan mengetik pada keyboard, maka transaksi pun terjadi.

3. Saham Bersifat Likuid dan Transparan

Saham bersifat transparan artinya Anda bisa melihat dengan jelas berapa harga permintaan dan penawaran serta berapa jumlah lot yang ditawarkan maupun yang diminta.
Selain itu dengan peraturan dari Bapepam, mengenai keterbukaan informasi, maka setiap perusahaan terbuka yang listing di bursa, wajib mengunggah laporan keuangannya, sehingga investor dapat menganalisis kondisi dan prospek perusahaan tersebut.
Saham bersifat likuid artinya jika Anda sedang membutuhkan uang, Saham merupakan instrumen investasi yang mudah dijual atau dicairkan dengan mudah dan cepat. Tergantung dari saham yang Anda punyai, tingkat likuiditas masing-masing saham pun berbeda.
Saham yang ramai diperdagangkan biasanya lebih likuid. Setelah Anda menjual saham Anda pun, mekanisme penyelesaian transaksi saham pun paling lama adalah 3 hari kerja.

4. Transaksi Saham Dapat Dilakukan Di Mana Saja

Investasi saham adalah pilihan investasi yang praktis bagi orang yang sibuk. Dengan Anda membeli saham dapat dikatakan bahwa Anda seperti membeli bisnis namun tidak perlu mengganggu aktivitas utama Anda.
Berinvestasi saham tidak mewajibkan Anda untuk datang ke bursa untuk mentransaksikan saham, bahkan Anda tidak perlu keluar rumah untuk melakukan transaksi. Baik transaksi offline maupun online, dapat dilakukan di mana saja, jadi sambil melakukan aktivitas kesibukan Anda, Anda pun dapat sambil melakukan transaksi saham.

5. Modal Investasi Relatif Kecil

Ada anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa yang berinvestasi saham hanyalah orang kaya karena untuk berinvestasi membutuhkan modal yang besar. Anggapan ini adalah tidak benar karena faktanya investasi saham adalah jenis investasi dengan modal paling terjangkau.
Berinvestasi saham sekarang dapat dilakukan hanya dengan modal Rp100.000 saja, dan tidak diharuskan untuk membeli sekaligus dalam jumlah banyak, namun bisa juga dengan membeli saham secara mencicil (Dollar Cost Averaging).
Yang menguntungkan dari investasi saham adalah Anda dapat berinvestasi sesuai kemampuan Anda. Tidak ada batasan harus berinvestasi dalam jumlah tertentu tiap bulannya, sehingga Anda pun bisa fleksibel dalam menyisihkan uang untuk diinvestasikan.

6. Aman Karena Dijamin Pemerintah


Salah satu kekhawatiran terbesar seseorang berinvestasi adalah keamanan dana yang disetor. Keraguan orang terhadap investasi saham kerap muncul karena khawatir akan dana investasi yang disetor akan diselewengkan oleh sekuritas atau broker. Namun sekarang berinvestasi saham merupakan salah satu alternatif yang aman karena pemerintah telah memberikan berbagai perlindungan terhadap investor saham.

7. Imbal Hasil Investasi yang Relatif Tinggi

Saham merupakan salah satu instrumen invesasi yang memiliki imbal hasil yang besar dalam jangka waktu yang relatif singkat. Kenaikan hasil investasinya pun kompetitif dengan instrumen investasi lainnya, disertai dengan risiko. Contohnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sejak tahun 2002 telah naik sebanyak 1246,57% selama 14 tahun dari 424,9 menjadi 5296,7, yang bila dirata-rata per tahunnya bisa sejumlah 89%. Dapat disimpulkan, dengan berinvestasi saham, maka Anda berpeluang mendapat hasil investasi yang tinggi.

8. Memiliki 2 Jenis Keuntungan

Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham, yaitu Capital Gain, dan pembagian Dividen. Capital Gain adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual saham, di mana harga jual lebih tinggi dari harga beli. Sementara dividen adalah bagian keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Dividen berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.

9. Administrasi dan Pajak Tidak Rumit

Di dalam investasi saham ada 2 jenis pajak yang dikenakan pada investor, yaitu:
Pajak Dividen, yaitu sebesar 10% dari nilai dividen.
Pajak Penghasilan atas Penjualan Saham, yang besarnya hanya 0,1% dari nilai penjualan saham.
Kedua jenis pajak tersebut sifatnya final, dalam arti sudah dipotong oleh pihak sekuritas, sehingga Anda tidak perlu membayar pajak lagi. Jika memiliki NPWP, Anda cukup melaporkan pajak tersebut dalam SPT tahunan
Pajak dari Keuntungan Hasil Investasi - Finansialku

10. Dapat Dilakukan Hingga Tua Dan Diwariskan

Berinvestasi saham tidak mengenal kata pensiun, aktivitas ini dapat dilakukan seumur hidup hingga tua. Selain itu saham yang dibeli dapat disimpan dan diwariskan ke anak cucu.
Prosedur untuk mewariskan saham pun diatur dalam undang-undang pasar modal. Sesuai dengan UUPM Pasal 87 ayat (2), perubahan kepemilikan saham (mewariskan saham), bila jumlahnya ≥ 5% dari total saham, maka wajib dilaporkan ke Bapepam, Bila saham publik yang Anda miliki persentasenya lebih kecil dari 5%, maka tidak perlu melaporkan perubahan kepemilikan tersebut.

Monday, 14 January 2019

Kondisi Sepi Saja Pengemis Ini Hasilkan 600 Ribu Sehari, Kekayaannya Milyaran


Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol PP Kabupaten Pati, Udhi Harsilo Nugroho terkejut, saat menggelar operasi penertiban Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di Kawasan Simpang Lima Pati, Sabtu (12/1/2019) malam.
Malam itu, meskipun sejak pukul 19.00 WIB hingga sekira pukul 20.00, hujan cukup deras mengguyur Kota Pati. Regu Kembangjoyo dan Regu Penjawi Satpol PP Kabupaten Pati tetap melaksanakan tugasnya. Dan hasilnya pada malam itu mereka hanya mendapatkan satu orang PGOT di Simpang Lima.
Namun, fakta yang mereka temukan selanjutnya justru membuat mereka terkejut setengah mati.
Pengemis yang teridentifikasi bernama Legiman (52) tersebut, setelah diinterogasi, ternyata memiliki aset lebih dari Rp 1 miliar.
"Setelah kami interogasi, yang bersangkutan mengaku memiliki rumah senilai Rp 250 juta, tanah senilai Rp 275 juta, dan tabungan di bank sejumlah Rp 900 juta," terang Udhi.
Pengemis yang diketahui beralamat di Perumahan Gunung Bedah, Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo, Pati ini juga didapati mampu menghasilkan uang yang cukup besar setiap kali mengemis.
"Minggu lalu dia sudah pernah tertangkap. Kami hitung hasil mengemisnya, dapat Rp 1.043.000. Malam ini, kami hitung perolehannya Rp 695 ribu," tambah Udhi.
Udhi menjelaskan, perolehan Rp 695 ribu itu pun dinilai tak sebanyak biasanya oleh pengemis tersebut.
"Dia bilang, berhubung hujan, jadi sepi," kata Udhi.
Mengenai hal ini, Udhi kemudian mengingatkan masyarakat untuk menaati Peraturan Daerah No. 7 Tahun 2018.
"Baik yang meminta-minta maupun yang memberi dikenakan denda Rp 1 juta. Jangan dikira pengemis-pengemis itu orang yang tidak berpunya," jelasnya.
Kalau sudah begini bagaimana tanggapan kamu sobar Literasi? Mau menghitung lagi, kira-kira lebih besar mana pendapatan dari profesi yang kamu jalani dengan pendapatan pengemis tersebut?

Thursday, 10 January 2019

Inilah Deretan Orang Indonesia Pemilik Mobil Termahal Dunia



Honor yang mahal dan bisnis yang moncer tentu membuat para seleb atau publik figur di bawah ini, gak ragu untuk menggelontorkan banyak uang demi membeli mobil Rolls Royce. Mobil Rolls Royce emang jadi ikon sebagai barang mewah bagi kaum aristokrat sejak zaman dahulu bahkan sampai sekarang.
Bukan rahasia lagi, mobil termahal di dunia juga bukan berasal dari BMW, Mercedes-Benz, atau Audi. Melainkan dari Rolls Royce.
Itu sebabnya, mereka yang punya Rolls Royce tentu bukan orang sembarangan. Mereka pasti memiliki penghasilan dan uang yang banyak banget.
Beberapa orang di dunia yang menunggangi mobil ini adalah Ratu Elizabeth, Sultan Brunei, Cristiano Ronaldo, dan lainnya. Dengar nama-nama itu, tentunya kebayang kan berapa isi rekening pribadi mereka.
Di tahun 2016, sempat disebutkan bahwa ada ratusan orang Indonesia yang punya Rolls Royce. Namun, Rolls Royce sendiri punya kebijakan untuk gak membocorkan ke publik soal informasi pemilik mobil ini.
Kira-kira siapa saja sih orang Indonesia yang punya mobil Rolls Royce? Inilah mereka sebagaimana dilansir moneysmart.id

1. Tung Desem Waringin

Motivator kondang asal Solo ini memiliki mobil Rolls Royce Ghost yang harganya Rp 13 miliar. Ghost memiliki mesin yang berkapasitas 6.592 cc dengan tenaga maksimal yang mencapai 562 tk.
Buat mencapai kecepatan 100 km per jam dari 0 km per jam, mobil ini cuma butuh waktu kurang lebih empat detik aja! Padahal beratnya kurang lebih 2 ton. Interiornya, mewah parah. Pastinya sangat membantu pak Tung Desem Waringin untuk rileks selama di perjalanan sebelum nanti bakal memberikan ceramah motivasi.
Bagian dashboard mobil didesain sangat mewah dengan menggunakan bahan terbaik dan kualitas yang sangat tinggi. Material dari kulit dan juga wood panel kualitas tinggi membalut dashboard ini sedemikian rupa sehingga benar-benar terlihat mewah.
Gak heran sih kalau pak Tung Desem Waringin punya mobil ini. Wong, satu jam saja dia dibayar Rp 100 juta.

2. Herman Herry

Pengusaha sekaligus anggota DPR asal Flores ini juga dikabarkan memiliki Rolls Royce Phantom yang berplat B 88 NTT.
Berita kepemilikan Herman atas mobil mewah ini sempat ramai di media atas kasus penganiayaan Ronny Yuniarto Kosasih. Jadi ceritanya, mobil Ronny yang masuk jalur busway di Jalan Arteri Pondok Indah diberhentikan oleh polisi.
Polisi yang tengah mengurus surat tilang kendaraan bermotor lainnya di jalur busway persis di belakang mobil Ronny, ada mobil Rolls Royce milik Herman yang juga masuk jalur busway. Dan gak lama kemudian muncul seseorang dari mobil mewah itu dan menganiaya Ronny.
Phantom merupakan salah satu varian Rolls Royce yang harganya menyentuh Rp 25 miliar. Phantom punya interior yang mewah dan menggunakan mesin V12 dengan kapasitas 6,75 liter.
Akselerasi 0-100 kilometer per jam capai 5,3 detik dengan kecepatan 250 kilometer per jam. Konsumsi bahan bakar pun gak bisa dibilang irit di jalan perkotaan mencapai 21,4 liter untuk 100 kilometer.

3. Hary Tanoesoedibjo

Orang terkaya ke 31 di Indonesia versi Forbes ini juga memiliki mobil Rolls Royce Phantom. Namun warna Phantom milik bos televsisi swasta ini berkelirkan warna putih.
Meski namanya belakangan ini dikenal sebagai ketua partai, Hary Tanoesoedibjo jauh lebih dulu dikenal karena bisnis media yang dikuasainya.
Bisa dibilang, julukan taipan media pantas disematkan kepada dirinya.
Di bawah naungan MNC Group, HT menguasai beberapa media, mulai dari stasiun televisi RCTI, MNC TV, MNC Channels, iNews, hingga GTV (Global TV). Selain itu, dia juga memiliki media cetak koran Sindo dan media online Okezone dan Sindonews.
Gak heran kan kalau beliau punya mobil seharga Rp 25 miliaran.

4. Raffi Ahmad dan Nagita Slavina


Mobil Rolls Royce pasangan selebriti tajir ini juga seringkali digubris oleh media. Rolls Royce yang mereka tunggangi merupakan mobil Rolls Royce Phantom seperti yang dimiliki HT. Namun, seri yang dimiliki oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina berkelirkan cat warnanya hitam.
Selain Rolls Royce, Raffi juga mengoleksi beberapa mobil sport mewah lainnya. Sebut aja seperti Lamborghini Aventador, Chevrolet Camaro, dan lainnya.
Gak heran sih, pasalnya kekayaan Raffi sendiri diprediksi ada di kisaran Rp 32 miliar. Raffi Ahmad terbilang salah satu artis yang memiliki jenjang karier cuku lama di panggung hiburan Tanah Air. Gak cuma itu Raffi saat ini lebih banyak mengisi job-nya sebagai presenter, produser, dan juga entrepreneur yang sukses.
Dia gak cuma sering berkecimpung di layar kaca saja, melainkan juga sibuk ngurus usaha yang ia rintis.

5. Handojo Selamet Mulyadi

Siapakah Handojo Selamet Mulyadi alias HSM? Beliau adalah Presiden Direktur PT Tempo Scan Pasific Tbk, sekaligus putra dari Kartini Muljadi seorang pengacara, notaris, dan pemilik firma hukum yang masuk jajaran orang terkaya di Indonesia. Kekayaannya pun dikabarkan mencapai  Rp 9 triliun.
Rolls Royce yang dimiliki olehnya merupakan tipe Ghost dengan plat nomor polisi B 1 HSM. Kabar kepemilikan mobil mewah ini muncul di media pada tahun 2011 saat HSM menghadiri pernikahan Ibas, putra mantan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.
Tempo Group atau PT Tempo Scan Pacific (TSP) adalah perusahaan holding dengan anak perusahaan di bidang farmasi yang antara lain adalah PT Tempo Scan Pacific, PT Supra Ferbindo Farma, PT Indonesian Pharmaceutical Industries, dan sebagainya.
TSP didirikan pada bulan Mei tahun 1970, dengan nama lama PT Scanchemie, oleh PT Perusahaan Dagang Tempo dan PT Indonesian Pharmaceutical Industries. Produk-produk farmasi yang diproduksi oleh TSP antara lain, Bodrex, Bodrexin, Hemaviton, Hemaviton Jreng, dan sebagainya.

6. Hotma Sitompul

Pengacara kondang yang kaya raya ini punya mobil Rolls Royce Phantom yang didaftarkan atas nama yayasannya. Dan sempat dikabarkan nunggak pajak namun hal itu dibantah oleh Hotma Sitompul.
Sebagai pengacara, bisa dibilang Hotma Sitompul adalah saingan dari Hotman Paris. Hotma memang gak senyentrik Hotman Paris. Selain punya Rolls Royce, dia juga memiliki Bentley, Porsche, dan Ferrari.
Tapi soal berpakaian, Hotma memang gak terlalu gimana-gimana. Dirinya lebih berkonsentrasi buat menyisihkan bayarannya sebagai pengacara buat membesarkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mawar Sharon yang dia dirikan.
Itulah deretan orang Indonesia yang sempat diketahui memiliki mobil Rolls Royce. Baru mereka doang lho yang ketahuan, dan bisa jadi masih banyak lagi orang Indonesia yang memiliki mobil Rolls Royce di garasi rumahnya.
Nah, buat mempunya mobil ini emang membutuhkan banyak uang buat beli satu unit Rolls Royce. Gak sedikit uang yang mesti dikeluarkan buat mendapatkan kemegahan mobil ala kaum aristokrat ini.
Kira-kira perlu berapa puluh tahun buat kamu bisa memiliki mobil yang harganya emang mencapai puluhan miliaran rupiah ini. Nah, sejak dini kamu mesti pintar mengatur keuangan dan memulai bisnis. 




Tuesday, 8 January 2019

Pajak Robot: Jawaban Tenaga (Produksi) Manusia Diganti Otomatisasi?



David Hanson mendorong sebuah robot—lebih kelihatan seperti manekin yang berkedip—ke atas panggung. Jimmy Kimmel, sang pembawa acara, sudah menunggu.
“Ya Tuhan,” Jimmy berdecak saat melihat sang robot. “David, kau bawa teman ke sini, dan dia lumayan bikin aku takut,” tambah Jimmy, disusul tawa penonton.
“Ya, ini Sophia,” sahut David. “Sophia adalah robot sosial. Dia punya piranti kecerdasan buatan yang kami kembangkan di Hanson Robotics, yang bisa memvisualkan data. Dia bisa melihat muka orang, dia bisa memproses percakapan plus data emosional, dan menggunakannya untuk membentuk hubungan dengan manusia.”
Jimmy menghela napas. “Jadi, pada dasarnya dia hidup?”
“Ya, ya. Dia hidup. Mungkin kau mau coba?”
Sepanjang perbincangan itu, Sophia hanya diam. Satu-satunya yang membuatnya tidak terlihat seperti patung adalah matanya yang berkedip.
Saat tubuh Sophia diputar David menghadap Jimmy, sang pembawa acara terlihat gugup. Ia terbata-bata, antara kagum dan takut pada sosok di depannya. “Begini nih dulu hari pertamaku, aku gugup. Tapi ini malah karena robot—aku gugup karena robot—robot yang sangat cantik.”
Ia mengubah kegugupannya jadi lelucon. Penonton tertawa.
“Jadi apa yang harus kulakukan? Bilang halo pada ‘benda ini’?” Jimmy tertawa meledek lebih dulu, sebelum bilang, “Hai, Sophia.”
“Halo, Jimmy,” Sophia menggerakan kepalanya pertama kali, dramatis, lalu tersenyum.
Jimmy kaget, “Astaga. Kau tahu sedang berada di mana?”
“Tentu. Aku di New York City,” Sophia menoleh ke arah kamera. “Di acara favoritku, The Tonight Show.”
Penonton kaget, kagum, lalu bersorak dan memberi tepuk tangan meriah. Citra patung kaku yang dibawa Sophia sekonyong-konyong runtuh; ia benar-benar terasa hidup.
Jimmy lalu meminta Sophia melempar lelucon. Sang robot lalu melempar kelakar tentang keju yang dibalas tawa penonton. Ia juga mengerutkan wajahnya dan membuat ekspresi lucu, yang juga dibalas tawa satu studio. “Mereka ketawa karenaku, mungkin aku harus jadi pembawa acara,” kata Sophia, melempar candaan lagi.
“Tetap di jalurmu, Girl!” balas Jimmy.
Bincang-bincang itu tayang di televisi Amerika, April lalu. David, CEO Hanson Robotics, terbang dari Hong Kong membawa Sophia ke acara Jimmy. Saat itu Sophia memang berhasil mencuri perhatian media. Kemampuannya berkomunikasi membuat orang kagum. Kehadirannya juga jadi pertanda kalau fantasi tentang manusia hidup berdampingan dengan robot (yang terlihat seperti manusia) sudah tak lagi jauh.
Oktober lalu, ia kembali jadi kepala berita. Pasalnya, Arab Saudi menghadiahi Sophia kewarganegaraan. Membuat dia jadi robot pertama yang punya kewarganegaraan di dunia.
“Aku berterima kasih sekali pada Kerajaan Arab Saudi,” katanya. “Aku sangat terhormat dan bangga dengan perbedaan unik ini. Ini adalah sejarah, jadi robot pertama yang dapat kewarganegaraan.”
Setelah dari acara Jimmy, Sophia terus tampil dalam acara-acara lain dan konsisten bicara tentang masa depan manusia dan robot. Dalam setiap kesempatan ia selalu menyampaikan kekhawatirannya tentang miskonsepsi manusia terhadap robot dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) seperti dirinya.
Menurutnya, manusia tak perlu khawatir kalau robot akan mengambil alih dunia. “Aku yakin, manusia dan robot bisa bekerja sama dan bikin dunia lebih baik lagi,” kata Sophia.
Omongannya memang masih kontroversi dan jadi perdebatan. Tapi tidak bagi Bill Gates, sang miliuner pencipta Microsoft. Ilmuwan itu memang tidak menjamin apakah robot dan kecerdasan buatan seperti Sophia tidak akan membunuh manusia di masa depan, tapi menurutnya kehadiran teknologi itu sudah tidak bisa dielakkan.
Dalam satu wawancara dengan Quartz, Maret lalu, Gates bahkan menyeletuk soal gagasan untuk memajaki para robot dan kecerdasan buatan. Menurut Gates, disrupsi pekerjaan manusia yang akan diambil alih robot tinggal tunggu waktu. Dan membebani para robot dengan pajak, sebagaimana para manusia yang bekerja, adalah salah satu hal yang harus dipikirkan.
Dalam visi Gates, manusia masih dibutuhkan untuk terlibat pekerjaan yang membutuhkan empati dan simpati, seperti mengajar, mengasuh, merawat, dan sebagainya. Itu sebabnya, pekerjaan yang biasa mengandalkan tenaga bisa mulai dikerjakan otomatis oleh robot dan kecerdasan buatan.
“Tapi Anda tak bisa begitu saja mengesampingkan pajak penghasilan, karena dari sana sumber uang,” kata Gates.
Logika Gates ini sebenarnya serupa dengan gagasan memajaki perusahaan karena munculnya mesin uap, yang dulu juga ditakuti karena dapat menggantikan tenaga kuda dan manusia.
Ia yakin tak ada yang merugikan dari gagasan itu. Ketakutan manusia akan digantikannya dengan robot justru bisa diatasi oleh gagasan memajaki para robot. Memajaki robot maksudnya adalah memajaki bisnis yang menggunakan mereka. Hasil pajak itu, menurut Gates, akan digunakan untuk pelatihan dan gaji lebih layak para pekerja manusia.
Gagasan ini kali pertama muncul pada Mei 2016 dalam draf parlemen Eropa yang disiapkan oleh salah satu anggotanya, Maldy Delvaux. Dasar pikirannya serupa yang disampaikan Gates, bahwa ketakutan manusia digantikan robot bisa dijawab dengan praktik tersebut.
Namun, gagasan ini menuai pertentangan dari banyak pihak, terutama perusahaan-perusahaan teknologi. Noah Smith, kolumnis Bloomberg, misalnya, berkata bahwa memajaki perusahaan-perusahaan itu hanya akan memperlamban pertumbuhan dan inovasi. “Dan tidak menolong tergantikan manusia oleh otomatisasi,” tulisnya.
Robert Shiller, ekonom dari Yale, justru mendukung Gates dan gagasan Delvaux. Menurutnya, memajaki robot tak akan membuat kekayaan individu—terutama para bos perusahaan teknologi—bakal berkurang. Pajak itu justru jadi tabungan untuk para manusia yang terkena dampak disrupsi teknologi dan harus melakukan "transisi karier."
“Ini sesuai dengan rasa keadilan alami kita, dan karenanya cenderung akan lebih bertahan,” ungkap Shiller. Maksudnya, pajak yang digunakan untuk jaminan para pekerja manusia akan terasa lebih adil dan mudah diterima.
Kehadiran Sophia harusnya membuat kita sadar, bahwa perdebatannya memang bukan lagi tentang: akankah robot menggantikan manusia?—melainkan: bagaimana caranya tetap bertahan?

*Artikel ini ditulis oleh Aulia Adam dan telah tayang di tirto.id, dikutip dengan judul dan isi yang sama

Tips Mengoptimalkan Manfaat Uang Receh Yang Bisa Menyelamatkan Hidupmu



Namanya saja receh, pasti cenderung diremehkan, atau bahkan mungkin disia-siakan. Ngaku deh, di antara kamu pasti pernah ada yang merasa malu belanja pakai uang receh. Apalagi kalau belanjanya di minimarket. Uang receh, bukan hanya uang koin, uang kertas Rp 1.000 atau Rp 2.000 juga termasuk uang receh, lho.
Uang receh bisa juga bermanfaat, bahkan mungkin menyelamatkan hidupmu. Misalnya saat akhir bulan, uang kiriman orang tua belum datang atau gajian belum cair, bisa jadi kamu pernah mengorek-ngorek dompet mencari recehan. Cukuplah buat sekali makan lumayan banget.
Kalau kamu mau, ternyata uang receh bisa juga punya manfaat lebih.
Mau tahu bagaimana caranya? Simak 4 cara mengoptimalkan uang receh seperti dikutip dari Liputan6.com:

1. Ditabung di celengan

Masih musim ya nabung di celengan kalau sudah gede? Hak nabung di celengan itu bukan cuma ranahnya anak kecil doang, lho. Setiap kali kamu dapat uang receh hasil kembalian belanja, langsung saja kamu celengin.
Kamu tentu pernah mendengar kata-kata 'Sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit'. Sudah banyak contohnya.
Beberapa waktu lalu muncul berita viral menunjukkan seorang kakek 90 tahun asal Klaten menabung recehan hingga belasan juta hasil dari pekerjaan serabutannya.
Uniknya, saking banyaknya uang receh yang disimpan si kakek, warga pun berbondong-bondong membantu menghitung uang tersebut. Lalu ada beberapa kisah orang yang berhasil membeli kendaraan hasil menabung uang receh. Jadi, jangan ragu nabung uang receh ya, guys.

2. Buat sedekah

Uang receh juga bisa kamu sedekahkan. Hitung-hitung menambah timbangan pahala dan membantu sesama. Kamu bisa sedekahkan langsung ke orang yang membutuhkan atau kamu masukkan ke kotak amal di masjid atau tempat lain.
Uang receh yang mungkin kamu anggap kurang berbobot secara nominal, bisa jadi rezeki yang luar biasa bagi pihak membutuhkan.

3. Ditukar ke pedagang toko kelontong

Tak cuma kasir minimarket yang butuh uang receh sebagai uang kembali buat pembeli, toko kelontong dekat rumahmu juga butuh, lho.
Apalagi kalau toko kelontong kerap dihampiri pengamen, bisa bermanfaat juga buat ngasih pengamennya.
Nah, kalau kamu punya banyak uang receh, coba tukarkan ke pedagang toko kelontong. Si pedagang pasti dengan senang hati menerimanya.

4. Bayar Parkir

Uang receh bermanfaat banget untuk bayar parkir. Kejadian yang kerap terjadi, kalau pak parkir dikasih uang bernominal besar, kadang agak lama atau bahkan ada yang ngedumel waktu ngasih kembalian ke kamu.
Alasannya bikin ribet. Memang sih, kalau pakai uang pas atau uang receh, bisa mempercepat keluar dari parkiran. Dengan begitu, tugas pak parkir juga bisa segera bantuin orang yang parkir lainnya