Referensi Memilih Asuransi & Investasi
Most Popular

Friday, 14 December 2018

Inspiratif Banget; Inilah 3 Cerita Sukses yang Berawal dari Asuransi



Kesuksesan bisa datang dari mana saja termasuk dalam dunia asuransi. Sering dipandang sebelah mata, ternyata asuransi banyak menciptakan tokoh-tokoh sukses di dunia. Berikut 3 cerita sukses yang bisa menginspirasi Anda!
Bisa berhasil secara finansial adalah impian setiap orang. Dalam menapaki jalan menuju kesuksesan pun tak hanya memerlukan sebuah niat, tapi juga kerja keras, upaya dan konsistensi untuk tidak pantang menyerah. Memang, dalam hal ini itu tidak ada sebuah ukuran, setiap orang memiliki kriteria suksesnya masing-masing.  Anda bebas menentukan tumpuan yang sesuai dengan kemauan, karena yang paling tahu kehidupan pribadi Anda adalah diri sendiri. Seperti halnya pepatah lama “ Banyak jalan menuju Roma”, kesuksesan juga bisa datang dari mana saja. Banyak jalan untuk meraih nya termasuk dalam dunia asuransi. Di dunia asuransi, banyak tersebar agen-agen yang terkadang dipandang sebelah mata. Namun, jangan salah sangka menjadi seorang agen asuransi bukan hanya sebuah pekerjaan, tapi juga pahlawan. Mengapa? karena Anda turut ikut serta dalam membuat masa depan seseorang atau bahkan sebuah keluarga menjadi lebih nyaman, aman dan terjamin.
Tak hanya itu, jika Anda berhasil banyak manfaat dan keuntungan yang akan dinikmati. Mulai dari manfaat finansial hingga batiniah, karena Anda juga bisa memiliki cerita sukses yang menginspirasi orang lain untuk mempersiapkan masa depannya dengan lebih tepat.
Saat kita melihat ke belakang, ternyata, banyak tokoh-tokoh inspiratif yang berhasil menemukan jalan suksesnya dengan menjadi seorang agen asuransi. Berikut 3 cerita sukses yang bisa menginspirasi Anda!

1. Arthur L. Williams Jr


Cerita sukses yang pertama datang dari Arthur L. Williams Jr. atau yang lebih dikenal dengan Art Williams. Ia adalah seorang eksekutif asuransi yang meniti karirnya dari nol. Lahir pada tahun 1942 di Waycross, Georgia, Art Williams datang dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah.
Saat itu, tidak ada satu pikiran pun dibenaknya untuk terjun ke dunia asuransi. Dari kecil ia memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pelatih sepak bola seperti ayahnya. Maka dari itu, setelah lulus kuliah ia pun menjadi pelatih sepak bola selama 7 tahun. Tak main-main, ia bahkan telah mencetak prestasi dengan dinobatkan sebagai "State Coach of the Year" sebanyak dua kali.
Tiba di tahun 1963, ketika ia membuat keputusan besar dalam hidupnya saat ayahnya meninggal secara tiba-tiba karena serangan jantung. Ayahnya meninggalkan keluarganya dengan sangat sedikit asuransi. Williams yang saat itu masih kuliah juga tidak begitu banyak tahu tentang asuransi hingga akhirnya sepupunya memperkenalkan ia dengan konsep beda tentang asuransi.
Art Williams mulai menjual asuransi sebagai pekerjaan sampingan nya, sampai akhirnya ia menemukan bahwa penghasilan yang didapat melebihi gaji saat menjadi pelatih. Ia lalu menekuni dunia asuransi, hingga akhirnya bisa mendirikan perusahaan nya sendiri. Sekarang ia telah menemukan kesuksesan finansial, yang membuatnya menikmati masa tuanya bersama istri tercinta, anak-anak, cucu bahkan cicitnya.
Cerita sukses dari Art Williams membuka mata kita bahwa, kesuksesan bisa datang dari hal yang tidak diduga karena memang kehidupan tak bisa diprediksi secara pasti.

2. Kenny Troutt


Kedua ada cerita sukses yang datang dari seorang Kenny Troutt. Pria hebat pendiri sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka di dunia dengan kekayaan mencapai USD 1,7 miliar pada tahun 2015. Siapa sangka, ternyata Troutt berasal dari keluarga miskin bahkan tidak memiliki dana yang cukup untuk kuliah. Namun, ia tidak menyerah di situ. Kesulitan yang melanda ia dan keluarganya menjadi sumber semangat untuk mencapai kesuksesannya. Dia mulai terjun menjadi sales asuransi jiwa saat masih di bangku kuliah. Hasil dari penjualan polis asuransi ini digunakan untuk membayar biaya kuliahnya di Universitas Southern Illinois.
Di tahun 1988 Troutt berhasil mendirikan Excel Communication. Berbekal pengalaman dan pengetahuannya, ia memutuskan untuk mengambangkan perusahaannya lewat sistem Multi Level Marketing. Tak disangka, franchise perusahaan terjual lebih dari 200.000 dan dalam waktu 8 tahun Excell Communication menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar keempat di Amerika.
Cerita sukses Troutt tak berhenti di situ, ia pun juga memberikan inspirasi bagi semua orang dengan tingkat kepeduliannya yang tinggi. Ia bahkan disemati sebagai salah satu dari 25 pengusaha yang memiliki kontribusi sosial terbaik versi Centre for Responsive Politics.

3. Merry Riana


Cerita sukses ketiga, Anda akan menemukan seorang wanita cerdas, brilian dan tangguh dari Indonesia. Ya, Merry Riana. Pasti Anda sudah tak asing lagi dengan nama ini, bahkan ia memiliki sebuah film khusus yang menceritakan perjalanan hidupnya. Wajar, karena memang cerita sukses dia sangat inspiratif.
Jika mundur ke belakang dan melihat cerita sukses dia, Merry Riana hanyalah seorang mahasiswa di Singapura yang bersekolah bukan karena kaya tapi disebabkan oleh keadaan Indonesia di tahun 1998. Orang tua Merry sampai berhutang kepada pemerintah Singapura senilai 300 juta rupiah saat itu. Saat tinggal di sana pun, ia harus berjuang dan bertahan hidup dengan uang $10 per minggunya. Ketika teman-temannya bisa belajar dengan tenang, ia harus mencari uang tambahan untuk menyambung hidup di waktu luangnya dengan menyebar brosur.  Kegigihan dari seorang Merry Riana, berhasil menghantarnya untuk langsung menjadi karyawan selepas lulus dari kuliah. Namun, ia tidak bisa menikmatinya karena masih punya hutang 300 juta yang harus dibayar.
Singkat cerita, Merry akhirnya menjadi penjual asuransi dengan goal untuk bisa presentasi ke 20 orang setiap harinya. Dengan bahasa inggris yang cukup ia menawarkan produknya setiap hari selama 14 jam dalam setahun. Penolakan serta kegagalan ia rasakan selama itu, namun ia tetap tangguh dan belajar dari kesalahannya untuk menjadi lebih baik.
Kerja kerasnya berbuah manis, ketika akhirnya ia berhasil melunasi hutang orang tuanya dan bahkan menghasilkan uang 1 juta dollar pertamanya. Sangatlah menggugah cerita sukses dari Merry Riana.
Dari tiga cerita sukses di atas, hal baru banyak bisa dipelajari. Kesuksesan itu dapat tumbuh ketika Anda gigih dan berusaha keras untuk menggapainya. Selain itu, menjadi agen asuransi juga bukan pekerjaan yang dipandang sebelah mata. Pekerjaan ini, mampu menghasilkan orang-orang besar seperti tiga tokoh di atas.  Nah, jika Anda tertarik untuk terjun seperti yang dilakukan tiga orang di atas, menjadi Finansial Konsultan bisa jadi pilihan. Jadilah pahlawan masa depan dengan menjadi tenaga profesional yang memberikan pelayanan solusi keuangan dan perencanaan masa depan yang sesuai dengan kebutuhan, di kantor agency asuransi terdekat di kota anda.

*Artikel Asli dari zurich.co.id

Belajar Dari Kisah Kecoa Di Sebuah Restoran; Para Wanita Wajib Baca Ini


Cerita ini sudah banyak dikisahkan, baik diforum-forum seminar motivasi maupun di situs-situs online. Sengaja kita share lagi, karena bagus banget untuk menambah motivasi dan memperbaiki karakter kepribadian. Apalagi bagi seorang marketer, sangat direkomendasikan untuk membaca dan merenungi cerita ini. 
Dikisahkan oleh Sundar Pichai, pimpinan tertinggi Google.
Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita.
Dia mulai berteriak ketakutan.
Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut.
Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik.
Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi … kecoa itu mendarat di pundak wanita lain dalam kelompok.
Sekarang, giliran wanita lain dalam kelompok itu untuk melanjutkan drama.
Pelayan bergegas ke depan untuk menyelamatkan mereka.
Dalam sesi saling lempar tersebut, kecoa berikutnya jatuh pada pelayan.
Pelayan berdiri kokoh, menenangkan diri dan mengamati perilaku kecoa di kemejanya.
Ketika dia cukup percaya diri, ia meraih kecoa itu dengan jari-jarinya dan melemparkan nya keluar dari restoran.
Menonton kejadian itu, antena pikiran saya mengambil beberapa pemikiran dan mulai bertanya-tanya, apakah kecoa yang bertanggung jawab untuk perilaku heboh mereka?
Jika demikian, maka mengapa pelayan tidak terganggu?
Dia menangani peristiwa tersebut dengan mendekati sempurna, tanpa kekacauan apapun.
So, para hadirin.. CEO dari India ini kemudian bertanya:
“Lalu apa yang bisa saya dapat dari kejadian tadi?”
Ia melanjutkan pidatonya..
“Dari tempat saya duduk, saya berpikir..
Kenapa 2 wanita karir itu panik, sementara wanita pelayan itu bisa dengan tenang mengusir kecoa?
Berarti jelas bukan karena kecoanya, tapi karena respon yang diberikan itulah yang menentukan. Ketidakmampuan kedua wanita karir dalam menghadapi kecoa itulah yang membuat suasana cafe jadi kacau.
Kecoa memang menjijikkan.
Tapi ia akan tetap seperti itu selamanya.
Tak bisa kau ubah kecoa menjadi lucu dan menggemaskan.
Begitupun juga dengan masalah.
Atau macet dijalanan, atau istri yang cerewet, teman yang berkhianat, bos yang sok kuasa, bawahan yang tidak penurut, deadline yang ketat, tetangga yang mengganggu, dsb.
Sampai kapanpun semua itu tidak akan pernah menyenangkan.
Tapi bukan itu yang membuat semuanya kacau. Ketidakmampuan kita untuk menghadapi yang membuatnya demikian.”
Yang mengganggu wanita itu bukanlah kecoa, tetapi ketidakmampuan wanita itu untuk mengatasi gangguan yang disebabkan oleh kecoa tersebut.
Disitu saya menyadari bahwa, bukanlah teriakan ayah saya atau atasan saya atau istri saya yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh teriakan merekalah yang mengganggu saya.
Bukanlah kemacetan lalu lintas di jalan yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh kemacetan yang mengganggu saya.
Reaksi saya terhadap masalah itulah yang sebenarnya lebih menciptakan kekacauan dalam hidup saya, melebihi dari masalah itu sendiri.
Apa hikmah dibalik kisah inspiratif dari pidato ini?
Kita mengerti, kita tidak harus bereaksi dalam hidup. Akan lebih baik kita harus selalu merespon.
Para wanita bereaksi, sedangkan pelayan merespon.
Reaksi selalu naluriah sedangkan respon selalu dipikirkan baik-baik.
Sebuah cara yang indah untuk memahami ………… HIDUP.
Orang yang BAHAGIA bukan karena Semuanya berjalan dengan benar dalam Kehidupannya..
Dia BAHAGIA karena Sikapnya dalam menanggapi Segala sesuatu di Kehidupannya Benar..!

Inilah 10 Orang Terkaya RI Versi Majalah Forbes 2018



Majalah Forbes baru saja merilis daftar orang-orang terkaya Indonesia pada 13 Desember 2018, dalam daftar ini ada enam dari 10 orang terkaya di Indonesia yang mengalami peningkatan kekayaan dibandingkan tahun lalu. 
Salah satunya adalah Hartono bersaudara yang sudah menyandang predikat orang terkaya Indonesia selama 10 tahun terakhir. Tahun ini, total kekayaan Hartono bersaudara tercatat US$ 35 miliar, dimana sekitar 70% dari total kekayaannya berasal dari Bank Central Asia.
Pemilik perusahaan rokok Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo tahun ini naik ke posisi dua dengan nilai kekayaan sebesar US$ 9,2 miliar akibat meningkatnya harga saham perusahaan rokok Gudang Garam dalam beberapa waktu terakhir.
Sementara itu, Eka Tjipta Widjaja, pendiri Sinar Mas Grup harus rela turun ke peringkat ketiga, dengan nilai kekayaannya berkurang sebesar US$ 500 juta menjadi US$ 8,6 miliar.
Duduk di peringkat keempat adalah Sri Prakash Lohia, dengan total kekayaan sebesar US$ 7,5 miliar. Hal ini seiring dengan meningkatnya nilai saham Indorama Ventures, perusahaan petrokimia yang terdaftar di bursa Thailand.
Anthoni Salim tahun ini juga harus rela turun ke peringkat lima karena kekayaannya turun sebanyak US$ 1,6 miliar menjadi US$ 5,3 miliar.
Dengan ditunjang pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan pasar modal dalam setahun terakhir yang tumbuh sebesar 4,4%, aset bersih 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes mencetak rekor baru dengan total nilai US$ 129 miliar atau naik US$ 3 miliar dari tahun lalu.
Dan inilah daftar sepuluh orang terkaya di Indonesia:
  1. R. Budi & Michael Hartono; US$ 35 miliar
  2. Susilo Wonowidjojo; US$ 9,2 miliar
  3. Eka Tjipta Widjaja; US$ 8,6 miliar
  4. Sri Prakash Lohia; US$ 7,5 miliar
  5. Anthoni Salim; US$ 5,3 miliar
  6. Tahir; US$ 4,5 miliar
  7. Chairul Tanjung; US$ 3,5 miliar
  8. Boenjamin Setiawan; US$ 3,2 miliar
  9. Jogi Hendra Atmadja; US$ 3,1 miliar
  10. Prajogo Pangestu; US$ 3 miliar


Tempati peringkat sepuluh orang terkaya versi Forbes, inilah saham-saham Prajogo



Prajogo Pangestu berhasil menempati sepuluh besar daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada 2018. Ia berhasil naik satu peringkat dari posisi sebelas di tahun 2017. Hal ini merupakan efek dari meningkatnya total aset bersih Prajogo pada tahun 2018.
Pada 2018 Prajogo mempunyai aset bersih senilai US$3 miliar, naik 15,4% dari total asset bersih yang dimiliki Prajogo pada 2017 yang sebesar US$2,6 miliar. Hasil penelusuran Kontan.co.id menunjukkan, pengusaha berusia 74 tahun ini memiliki saham di tiga emiten, yakni Barito Pacific Tbk (BRPT), Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), dan Gozco Plantations Tbk (GZCO).
Pada 13 Desember 2018, Prajogo mempunyai sebanyak 4.694.019.117 lembar saham di BRPT, melesat sebesar 241,5% dari 29 Desember 2017 yang sebanyak 1.374.345.746 unit saham. Sehingga, saat ini Prajogo menguasai 77,65% saham BRPT.
Sekarang, Prajogo memiliki 56,28% dari total saham TPIA. Ia mempunyai 936.518.820 unit saham per 13 Desember 2018, naik 0,2% dibandingkan 29 Desember 2017 yang sebanyak 934.359.420 unit saham.
Sedangkan di GZCO, Prajogo Pangestu memiliki 7,84% dari total saham perusahaan. Kepemilikan saham Prajogo di GZCO tidak mengalami perubahan dari 29 Desember 2017 sampai 13 Desember 2018, yakni sebanyak 470.418.000 unit saham.
Dengan berkaca pada harga saham per 13 Desember 2018, masing-masing nilai saham yang dimiliki Prajogo, yakni sebesar Rp 10,1 triliun di BRPT (harga saham: Rp 2.150), Rp 23,5 miliar di GZCO (harga saham: Rp 50), dan Rp 5,1 triliun di TPIA (harga saham: Rp 5.450). Jadi, total nilai saham yang dikuasai Prajogo di ketiga emiten sebesar Rp 15,2 triliun.
Namun, data kepemilikan saham Prajogo Pangestu di atas tidak sepenuhnya mencerminkan jumlah kekayaan Prajogo karena hanya berdasarkan nilai saham yang dapat diakses oleh publik.


*Berita Asli dari kontan.co.id

Thursday, 13 December 2018

Berbahagialah Milenial; Bisa Kredit Rumah Tanpa Batasan Gaji, Mirip Skema Kredit PNS



Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyusun aturan yang memudahkan para milenial tanah air memiliki rumah.
Salah satu kemudahannya adalah tidak ada batasan gaji bagi para milenial dalam melakukan transaksi pembelian hunian. Hal itu pun hampir sama dengan aturan skema pembiayaan rumah bagi ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.
Namun, Plt Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, skema pembiayaan perumahan bagi milenial masih difinalkan.
"Iya masih difinalkan, nanti sama-sama ASN kita sampaikan ke Pak Menteri yah," kata Khalawi saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa skema pembiayaan perumahan diusulkan sama seperti yang diterapkan pada ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.
Saat ini, kata Khalawi, pihak Kementerian PUPR pun tengah membahas mengenai skema pembiayaan perumahan untuk milenial dengan stakeholder yang terkait. Sehingga, usulan tersebut pun masih belum final.
Dia juga bilang, bahwa skema pembiayaan perumahan bagi milenial pun akan dilaporkan segera kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono jika memang sudah disepakati semua pihak.
"Kan dibahas dulu termasuk mitra, perbankan, seperti yang membahas ASN nanti saya sampaikan ke pak Menteri dulu, baru saya bisa ngomong. Salah salah nanti saya mengomentari yang belum fix," jelas dia.
Menurut Khalawi, skema pembiayaan perumahan bagi milenial harus ditentukan terlebih dahulu mengenai kriteria dari milenial itu sendiri. Apalagi milenial sangat berbeda dengan ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.
"Jadi bukan seperti (ASN), tapi kira-kira lah, jadi ada skema tapi aturannya kita kaji dulu, nanti benturan pula sama yang sudah ada," ungkap dia.
Dapat diketahui, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tengah menyiapkan program kredit perumahan rakyat (KPR) khusus untuk generasi milenial. Rencananya program ini tidak memiliki batasan gaji pokok untuk pemohon kredit.
Bila mengacu pada aturan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau KPR Bersubsidi batasan gaji pokok untuk mengajukan kredit ini sebesar Rp 4 juta dan Rp 7 juta. Namun, pada program terbaru yang sedang direncanakan ini gaji berapapun bisa mengajukan kredit.
"Misalnya gaji tidak dibatasi Rp 4-7 juta. FLPP kan untuk para MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) Rp 4 juta - Rp 7 juta," ungkap Basuki pada acara HUT KPR BTN ke-42, di Kempinski Hotel, Jakarta, Senin (10/12).
Seperti diketahui juga, pemerintah telah menyiapkan skema pembiayaan perumahan khusus ASN, prajurit TNI dan Polri. Skema yang disiapkan pemerintah mulai dari tanpa uang muka (down payment/DP) hingga tenor yang lebih panjang dari skema KPR biasanya yang mencapai 30 tahun.

*Berita Asli dari detik.com

Tuesday, 11 December 2018

Baru 1,7 Persen Warga RI Punya Asuransi, Industri Diminta Sigap


Dewan Asuransi Indonesia (DAI) mengungkapkan pasar industri di sektor ini masih sangat besar. Hal tersebut terlihat dari masih sedikitnya masyarakat yang memiliki asuransi.
Ketua DAI Dadang Sukresna mengatakan, jumlah penduduk Indonesia, yang sampai akhir 2018, diproyeksikan mencapai lebih dari 265 juta jiwa. Namun, yang memiliki asuransi tercatat baru 1,7 persen.
"Jumlah penduduk yang sangat besar ini, merupakan opportunity, khususnya bagi industri asuransi di Indonesia," ujar Dadang dikutip Rabu 21 November 2018 dari keterangan resmi DAI.
Dia menjelaskan, cara paling efektif untuk mengambil pasar tersebut adalah dengan mengedukasi dan menjelaskan pentingnya asuransi sebagai investasi jangka panjang bagi masyarakat. Ini bisa membuat masyarakat sadar pentingnya asuransi sebagai proteksi dari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Seperti kecelakaan, sakit dan musibah lain yang mungkin datang, baik kepada diri sendiri, keluarga dan harta benda,” papar Dadang.
Dia menjelaskan, kemajuan teknologi digital memengaruhi perilaku masyarakat, khususnya bagi generasi milenial. Hal ini harus menjadi perhatian pelaku industri asuransi untuk meningkatkan layanan yang dimiliki.
"Untuk itu industri asuransi harus sigap dan siap untuk terus menerus berinovasi dalam menawarkan produk-produk dan layanan asuransi yang sesuai dan menarik bagi generasi milenial," tambahnya.
Maka, edukasi dan sosialisasi jadi dua faktor kunci digelarnya Insurance Day tiap tahun. Pada 2018, kegiatan itu berlangsung sejak Oktober lalu dan puncaknya digelar di Bandung selama 16-18 November.
Ketua Panitia Insurance Day 2018 Yanti Parapat menuturkan, acara yang mengusung tema 'Mari Berasuransi' itu, memberi pesan untuk bersama-sama mengajak masyarakat Indonesia agar lebih mengenal asuransi.
"Salah satu caranya adalah dengan melakukan literasi asuransi yang konsisten dan berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank dari OJK, Riswinandi, menuturkan, pihaknya akan terus mendukung semua program Insurance Day. Sebab hal ini juga sejalan dengan tugas OJK dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Khususnya mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, di mana salah satu caranya adalah dengan memiliki asuransi," kata Riswinandi.
*Berita Asli dari Viva.co.id

Nasabah Makin Melek Teknologi, Asuransi Ini Genjot Layanan Digital



Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia, perilaku pembelian masyarakat terutama di kalangan generasi muda turut berubah.
Studi McKinsey memperkirakan akan ada tambahan 50 juta pengguna internet baru di Indonesia selama tahun 2015-2020. Tingginya antusiasme masyarakat Indonesia dalam mengadopsi teknologi digital merupakan peluang bisnis yang menggiurkan.
Hal itu lah yang mendasari PT Chubb Life Insurance Indonesia (Chubb Life) meluncurkan platform online bernama Chubb Life Customer Corner. Layanan itu sebagai bagian dari komitmen perusahaan yang memprioritas nasabah dan memberikan mereka pengalaman berasuransi terbaik, dimanapun dan kapanpun.
Chief Operating Officer Chubb Life Kumaran Chinan mengatakan Kemudahan serta kecepatan pelayanan menjadi salah satu hal terpenting bagi para nasabah masa kini.
“Dengan layanan ini Chubb Life memungkinkan nasabah untuk dapat lebih cepat dan nyaman dalam mengakses informasi penting polis, dimana pun dan kapan pun mereka inginkan,” ujar Kumaran dikutip Senin 10 Desember 2018 dari keterangan resminya.
Selain informasi mengenai klaim terbaru, layanan digital ini juga memungkinkan nasabah mengakses informasi lain. Seperti, Informasi mengenai pengajuan polis, ketentuan polis, dan saldo nilai investasi per
Di sisi lain dia menjelaskan, dengan layanan digital tingkat penetrasi asuransi yang masih relatif rendah saat ini diyakini bisa terdongkrak. Apalagi untuk mengaet nasabah dari generasi milenial.
Sementara itu, CMO Chubb Life Astono Hermawan mengatakan, generasi muda atau milenial yang cenderung paham teknologi dan terbiasa dengan gaya hidup dinamis, sehingga dalam hal pelayanan mereka menginginkan kecepatan dan kemudahan.
Mereka juga senang meneliti produk atau layanan online sebelum mengambil keputusan. Karena itu dia optimis dengan layanan digital ini, minat asuransi generasi muda bisa meningkat. 
"Chubb Life ingin mendorong generasi muda untuk lebih dekat dengan asuransi, salah satunya dengan memberikan wadah informasi lebih mudah, cepat, dan relevan melalui Chubb Life Customer Corner,” jelasnya.
*Berita Asli dari viva.co.id

Tahun Depan Pabrik Perakit Iphone Boyongan Dari Cina Ke Indonesia


Perusahaan perakit ponsel pintar (smartphone) iPhone, Pegatron, telah memilih Indonesia sebagai negara tujuan diversifikasi pertama manufakturnya keluar dari China di tengah ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing.
Pabrikan elektronik yang berbasis di Taiwan itu sedang mempersiapkan mengalihkan produksi produk non-iPhone yang terkena tarif impor AS ke sebuah pabrik yang disewa di Batam dalam enam bulan ke depan.
Sumber yang mengetahui tentang rencana itu mengatakan produk yang termasuk set-top kotak dan perangkat pintar lainnya menyumbang hampir US$ 1 miliar (Rp 14 triliun) dalam pendapatan tahunan perusahaan. Investasi itu akan dimulai bulan ini, dengan produksi penuh diperkirakan terjadi pada pertengahan 2019, kata narasumber itu, dikutip dari Nikkei Asian Review, Kamis (6/12/2018).
Langkah Pegatron menggarisbawahi tekanan yang terus meningkat pada banyak produsen yang telah melebarkan sayapnya di China dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang mereka mendapati bisnisnya terhimpit oleh ketegangan perdagangan, meningkatnya upah, dan kekurangan tenaga kerja.
Beberapa perusahaan lain yang baru-baru ini juga mengindikasikan rencana untuk mengalihkan produksi non-Apple dari China, di antaranya saingan Pegatron, Wistron, pembuat Apple Watch Quanta Computer and Compal, dan pembuat AirPods Inventec.
Keputusan Pegatron untuk melakukan diversifikasi keluar dari China tidak akan berubah meskipun telah terjadi gencatan senjata baru-baru ini antara para pemimpin China dan AS pada pertemuan G-20 akhir pekan lalu, kata sumber itu.
"Pertemuan Trump-Xi tidak akan mempengaruhi langkah strategi Pegatron," katanya.
Namun, investasi Indonesia sedang dipercepat sebagai indikasi bahwa tarif impor AS telah memukul mereka.
"Investasi akan dilakukan pada akhir bulan ini atau pada awal bulan depan paling lambat, karena akan membutuhkan dua kuartal bagi Pegatron untuk memindahkan, memasang, dan mensertifikasi peralatan sebelum pabrik beroperasi penuh," kata narasumber lain yang mengetahui rencana itu.
"Ini tidak bisa ditunda lama," tambah narasumber itu.
Pegatron mengatakan "menyurvei semua kemungkinan" tetapi menolak untuk berkomentar lebih lanjut.
Nikkei Asian Review juga telah mengetahui bahwa Pegatron juga mempertimbangkan Vietnam utara sebagai lokasi manufaktur lain. Negara ini telah memiliki rantai pasokan elektronik yang terus berkembang berkat operasi perakitan smartphone Samsung Electronics.
"Tetapi investasi di pulau Batam lebih cepat dari tempat lain," kata sumber itu.
Terletak hanya 20 km dari pantai selatan Singapura, Batam adalah bagian terdekat dari Indonesia ke Singapura dan bagian dari zona perdagangan bebas di Segitiga Pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura.
Pegatron akan menyewa pabrik yang dapat mempekerjakan 8.000 hingga 10.000 pekerja.
Perusahaan perlu menyewa daripada membangun fasilitas baru untuk memastikan produksi sesegera mungkin, kata dua sumber kepada Nikkei. Ini akan memungkinkan perusahaan untuk memindahkan peralatan dari China lebih cepat, kata mereka.
Dibandingkan dengan sesama rekan Taiwan lainnya, seperti Foxconn Technology Group, Wistron, Inventec dan Compal Electronics (yang semuanya telah memiliki fasilitas di Asia Tenggara selama bertahun-tahun), Pegatron enggan berinvestasi dalam kapasitas manufaktur di luar China.
Sekarang, selain perang dagang, kondisi di China semakin sulit.
Selama musim puncak antara September dan November setiap tahun, Pegatron, bersama dengan anak perusahaannya, membutuhkan lebih dari 200.000 pekerja setiap tahun. Menjadi semakin menantang untuk menemukan para pekerja ini, mengingat tingginya pergantian staf dan persaingan sengit antara produsen elektronik untuk mendapatkan tenaga kerja.
Chief Financial Officer Pegatron Charles Lin mengatakan kepada investor pada bulan November bahwa fasilitas baru Pegatron dapat tersebar di tiga negara di Asia Tenggara.
*Berita Asli dari CNBC Indonesia

Sunday, 9 December 2018

Bulan Ini Peternak Nila hingga Patin Bisa Daftar Asuransi, Begini Caranya


Pemerintah menyediakan asuransi perikanan bagi peternak ikan nila, patin, dan bandeng. Menurut Direktur PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo, Sahata Tobing, menjelaskan para peternak bisa mendaftarkan beberapa perusahaan asuransi, salah satunya Jasindo, melalui pemerintah daerah setempat.
Syaratnya mudah, cukup membawa KTP.
"Untuk bisa terdaftar para pembudidaya cukup daftar dengan KTP dan mengajukan untuk meminta asuransi ke dinas kelautan di tingkat pemerintah daerah, Untuk mendapatkan asuransi itu harus berkoordinasi dengan dinas setempat. Baru dari itu, dinas instansi setempat akan ada koordinasi dengan pemerintah pusat," jelas Sahata di acara Launching Asuransi Perikanan Bagi Pembudidaya Ikan Kecil, di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (13/11/2018).
Pendaftaran asuransi dibuka mulai Desember 2018. Dalam setahun pertama, mulai Desember 2018 sampai Desember 2019 pemerintah akan menanggung premi. Anggaran yang disiapkan Rp 3 miliar, setelah itu para peternak melanjutkan sendiri pembayaran premi mereka masing-masing.
"Pembiayaan ini akan mulai pada Desember 2018 sampai Desember 2019, ya kemudian nantinya mereka bayar sendiri," terang Sahata.
Deputi Komisioner Pengawas IKNB II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mochamad Ihsanuddin menjelaskan saat ini asuransi diberikan untuk ikan yang mati akibat virus, dan rencananya akan dikaji lagi jenis asuransi yang bisa diberikan ke peternak.
"Jadi benar-benar karena ikan diserang virus dan hama, bukan karena ikan kurang makan dan akhirnya mereka banyak yang mati," terang Ihsanuddin.
Premi maupun santunan bervariasi untuk setiap jenis ikan. Premi ikan patin Rp 90.000/tahun, dengan santunan maksimal Rp 3 juta/tahun.
Premi ikan nila payau Rp 150.000/tahun, dengan santunan maksimal Rp 5 juta/tahun. Premi ikan nila air tawar Rp 135.000/tahun, dengan santunan maksimal Rp 4,5 juta/tahun.
Premi ikan bandeng Rp 90.000/tahun dengan maksimal santunan Rp 3 juta/tahun. Sedangkan premi udang Rp 225.000/tahun, dengan santunan maksimal Rp 7,5 juta/tahun. Premi polikultur Rp 225.000/tahun dengan santunan maksimal Rp 7,5 juta/tahun.
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto menambahkan asuransi tersebut untuk peternak dengan lahan maksimal 5 hektar dan budi dayanya masih tradisional. Saat ini sudah terdaftar 6.000 peternak penerima asuransi.
"Kami akan terus memberikan edukasi dan mendorong untuk terwujudnya asuransi mandiri tersebut, sehingga ke depan asuransi tidak hanya bagi pembudidaya dengan teknologi sederhana, tetapi lebih dari itu diharapkan juga untuk teknologi semi dan intensif yang dapat menjangkau pembudidaya skala menengah dan besar," jelasnya.

*Isi berita dikutip dari detik.com. Berita ASLI

Ini Asuransi dan Besaran Premi untuk Peternak Nila hingga Patin



Setelah peternak udang, kali ini peternak ikan skala kecil akan mendapat asuransi perikanan. Deputi Komisioner Pengawas IKNB II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mochamad Ihsanuddin menjelaskan hal ini merupakan sebuah langkah sinergi antara OJK dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Hal yang diasuransikan itu jiwa-jiwa dari ikan nila, patin, bandeng jadi, ini sebetulnya banyak sekali program pemerintah yang kalau ingin sukses dengan baik ini perlu di disinergikan dengan lembaga yang lain," jelas Ihsanuddin dalam acara Launching Asuransi Perikanan Bagi Pembudidaya Ikan Kecil, di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Selasa (13/11/2018).
Ihsanuddin menjelaskan asuransiperikanan ini diluncurkan untuk peternak ikan budi daya seperti nila air tawar, nilai air payau, patin, bandeng. Saat ini asuransi diberikan untuk ikan yang mati akibat virus, dan rencananya akan dikaji lagi jenis asuransi yang bisa diberikan ke peternak ikan nila, patin, dan bandeng.
"Jadi benar-benar karena ikan diserang virus dan hama, bukan karena ikan kurang makan dan akhirnya mereka banyak yang mati," terang Ihsanuddin.
Premi maupun santunan bervariasi untuk setiap jenis ikan. Premi ikan patin Rp 90.000/tahun, dengan santunan maksimal Rp 3 juta/tahun.
Premi ikan nila payau Rp 150.000/tahun, dengan santunan maksimal Rp 5 juta/tahun. Premi ikan nila air tawar Rp 135.000/tahun, dengan santunan maksimal Rp 4,5 juta/tahun.
Premi ikan bandeng Rp 90.000/tahun dengan maksimal santunan Rp 3 juta/tahun. Sedangkan premi udang Rp 225.000/tahun, dengan santunan maksimal Rp 7,5 juta/tahun. Premi polikultur Rp 225.000/tahun dengan santunan maksimal Rp 7,5 juta/tahun.
Sebagai informasi, dalam setahun pertama, mulai Desember 2018-Desember 2019 pemerintah akan menanggung premi tersebut. Anggaran yang disiapkan Rp 3 miliar. Setelah itu para peternak melanjutkan sendiri pembayaran premi mereka masing-masing.

*Judul dan isi berita dikutip dari detik.com. Berita ASLI