Referensi Memilih Asuransi & Investasi: tips kesehatan
Most Popular
Showing posts with label tips kesehatan. Show all posts
Showing posts with label tips kesehatan. Show all posts

Tuesday, 5 February 2019

Ternyata Perempuan Diseluruh Dunia Bisa Hidup Lebih Lama Dibandingkan Lelaki, Inilah Sebabnya


Hasil gambar untuk perempuan
Di seluruh dunia, perempuan hidup lebih lama dibandingkan laki-laki. Dikutip dari detik.com, inilah beberapa alasan yang menjadi sebabnya.
Harapan hidup rata-rata saat lahir bagi penduduk dunia adalah 72 tahun di tahun 2016, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Tetapi ketika dipilah berdasarkan jenis kelamin, angkanya adalah 74 tahun dua bulan untuk perempuan dan 69 tahun delapan bulan untuk laki-laki.
Menurut sensus tahun 2010, Amerika Serikat memiliki 53.364 penduduk yang berusia di atas 100 tahun. Hanya 9.162 orang berjenis kelamin laki-laki, sementara 44.202 adalah perempuan.
Jadi mengapa perempuan hidup lebih panjang dibandingkan laki-laki dan apa kelebihan mereka?
Mari kita lihat tiga alasan utamanya.

1. Gen

Human Mortality Index saat ini memiliki informasi 40 negara, termasuk data tentang Swedia dan Perancis yang berasal dari tahun 1751 dan 1816.
Tetapi dari negara-negara seperti Jepang dan Rusia, data baru tersedia pada pertengahan abad ke-20.
Kromosom. Perempuan memiliki dua kromosom X. (Getty Images)
Meskipun demikian, bagi semua negara pada setiap tahun di bank data, harapan hidup perempuan saat lahir melampaui harapan hidup laki-laki.
Sepertinya, sejak permulaan, laki-laki dikalahkan karena susunan gennya.
Embrio
"Embrio laki-laki meninggal pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan embrio perempuan," kata Profesor David Gems dari University College London.
Salah satu alasannya kemungkinannya karena peran yang dimainkan kromosom yang menentukan jenis kelamin kita.
Perempuan memiliki kromosom XX dan laki-laki XY.
Kromosom berisi gen.
Kromosom X memiliki gen yang membantu Anda tetap hidup.
"Jika Anda memiliki cacat genetis di kromosom X dan jika Anda seorang perempuan, maka Anda memiliki persediaan. Tetapi jika Anda laki-laki, Anda tidak memiliki penggantinya," kata David Gems berbicara dengan Crowd Science program radio BBC.
"Anak laki-laki 20-30% lebih berkemungkinan meninggal saat masa akhir kehamilan. Mereka juga 14% lebih berkemungkinan dilahirkan lebih cepat. Bayi laki-laki cenderung lebih besar dan lebih berisiko mengalami cedera saat lahir," kata Lorna Harries, pengajar di Exeter University.
Di antara unggas, jantan memiliki dua kopi kromosom X dan hidup lebih lama dari pada betina.

2. Hormon

Selama masa remaja, anak laki-laki dan perempuan tumbuh menjadi pria dan perempuan karena perubahan hormon.
Pemakaman di Kabul. Banyak laki-laki meninggal karena perang. (Getty Images)
Testosteron, yang membuat tubuh lebih besar dan kuat menyebabkan sejumlah hal yang dipandang sifat kebanyakan laki-laki, seperti suara yang lebih dalam dan dada yang lebih berbulu.
Tingkat kematian meningkat di antara pria saat terjadi lonjakan testosteron, yang terjadi pada periode terakhir masa remaja.
Para ahli mengatakan hal ini kemungkinan disebabkan pria melakukan kegiatan berisiko seperti berkelahi, mengendarai sepeda dan mobil dalam kecepatan tinggi, selain bunuh diri.
Beberapa tahun lalu, ilmuwan Korea Han-Nam Park menganalisa catatan rinci Imperial Court, Chosun Dynasty dari abad ke-19.
Dia mengkaji rincian tentang 81 laki-laki yang dikebiri, yang testisnya dicabut saat masa puber.
Analisanya mengungkapkan orang kasim hidup sampai sekitar umur 70 tahun - sementara rata-rata usia hidup pria di istana adalah hanya 50 tahun.
Tiga pria yang dikebiri bahkan dapat merayakan ulang tahun ke-100.
Meskipun tidak semua kajian jenis orang kasim lainnya menunjukkan perbedaan yang begitu besar, secara umum sepertinya manusia (dan binatang) tanpa testis memang lebih lama masa hidupnya.
Hormon seks perempuan, estrogen juga dipandang sebagai "antioksidan", yang berarti menghilangkan unsur kimia beracun penyebab stres sel.
Dalam percobaan pada binatang, betina yang kekurangan estrogen cenderung tidak hidup selama yang tidak dioperasi - kebalikan dari keadaan pria yang dikebiri.
Jantung manusia. Hormon seks perempuan estrogen cenderung membantu mengatasi kolesterol buruk yang menyebabkan penyakit jantung. (Getty Images)
Para peneliti di Spanyol mengajukan sebuah makalah pada tahun 2005 yang menyatakan estrogen meningkatkan gen terkait dengan umur panjang, termasuk yang terkait dengan enzim antioksidan.
Estrogen juga mendukung hilangnya kolesterol buruk dan ini yang kemungkinan memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung.

3. Pekerjaan dan tingkah laku

Di daerah di mana terjadi konflik, harapan hidup pria menurun.
Tetapi pada beberapa wilayah dimana perawatan kesehatan tidak memadai, banyak perempuan meninggal saat melahirkan.
Beberapa faktor seperti merokok, alkohol dan kebanyakan makan kemungkinan salah satu alasan mengapa ukuran kesenjangan jenis kelamin beragam di berbagai negara.
Pria Rusia kemungkinan meninggal 13 tahun lebih cepat, contohnya, sebagian karena berlebihan minum alkohol.
Lebih panjang tetapi tidak lebih sehat
Tetapi ini bukan hanya kelebihan satu sisi saja. Meskipun perempuan hidup lebih panjang, mereka lebih menderita karena penyakit, terutama pada akhir kehidupan.
Perempuan dari umur 16 sampai 60 tahun lebih berkemungkinan mengunjungi dokter dibandingkan laki-laki pada usia yang sama di sejumlah negara.
Steven N. Austad dan Kathleen E. Fischer dari University of Alabama mengatakan lewat sebuah tulisan di jurnal biomedika Cell Press bahwa "di masyarakat Barat, perempuan lebih sering mendatangi dokter, memakan obat dan tidak bekerja karena alasan kesehatan, di samping lebih lama di rumah sakit dibandingkan laki-laki".
Mereka menambahkan, "Prevalensi yang lebih tinggi terkait dengan keterbatasan fisik perempuan pada masa selanjutnya kehidupan juga dilaporkan di Bangladesh, Cina, Mesir, Guatemala, India, Indonesia, Jamaica, Malaysia, Meksiko, Filipina, Thailand, dan Tunisia."

Perbedaan menipis

Kajian baru-baru ini mengisyaratkan perbedaan harapan hidup antar jenis kelamin akan hilang dalam waktu dekat.
Sekolah di Inggris. Perbedaan harapan hidup antara laki-laki dan perempuan kemungkinan akan hilang dalam 20 tahun ke depan di Inggris. (Getty Images)
Kajian yang dilakukan Imperial College London menyatakan perbedaan antara pria dan perempuan kemungkinan akan menjadi hanya satu tahun sembilan bulan pada tahun 2030 di Inggris.
Bayi laki-laki yang dilahirkan saat ini di Inggris kemungkinan akan hidup sampai umur 79 tahun dua bulan dan bayi perempuan sampai umur 82 tahun sembilan bulan, menurut Office of National Statistics.
Kajian lain yang dipimpin Profesor Statistik di Cass Business School, Les Mayhew memperkirakan harapan hidup laki-laki dan perempuan akan sama pada tahun 2032.
"Penurunan secara umum terkait dengan konsumsi rokok dan alkohol menguntungkan laki-laki, yang cenderung lebih banyak merokok dan minum alkohol dibandingkan perempuan," kata Les Mayhew seperti dikutip koran Guardian, Inggris.
"Kita juga mencatat langkah maju besar dalam mengatasi penyakit jantung, yang lebih sering dialami pria," dia menambahkan.
Dan di negara-negara di mana kematian terkait dengan kecelakaan lalu lintas menurun, ini seharusnya juga membantu penambahan umur laki-laki.


Sunday, 3 February 2019

Fogging Bisa Berbahaya, 7 Tanaman Ini Bisa Menjadi Alternatif Pembasmi Nyamuk Demam Berdarah

Hasil gambar untuk nyamuk demam berdarah

Penyakit demam berdarah patut diwaspadai di musim hujan seperti sekarang ini. Demam berdarah dengue atau DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk betina Aedes aegypti. Virus dengue sendiri terdiri dari 4 jenis, yakni dengue tipe 1, 2, 3, dan 4. Namun, tipe yang dominan di Indonesia adalah tipe 3.
Penyakit demam berdarah sulit diprediksi, sebab, gejalanya mirip dengan gejala penyakit lainnya, misalnya demam tifoid. Pada umumnya, gejala yang muncul adalah demam tinggi, sakit kepala, bahkan bila sudah parah bisa sampai muntah darah. Akan tetapi, karena mirip gejala lain, sering terjadi salah diagnosis terhadap penyakit ini.
Selain gejala di atas, demam berdarah biasa ditandai juga dengan nyeri pada sendi, mual, dan hasil pemeriksaan trombosit yang menunjukkan penurunan hingga kurang dari 100.000 serta peningkatan kekentalan darah (hematokrit).
Pengasapan atau biasa dikenal dengan istilah fogging yang menggunakan bahan temenphos organofosfat, biasa dilakukan untuk membasmi nyamuk demam berdarah. Padahal, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penggunaan fogging  yang berulang-ulang justru dapat memberikan dampak resistensi pada nyamuk.
Para peneliti, telah beupaya menemukan cara lain yang lebih alami dan aman bagi kesehatan untuk membasmi nyamuk demam berdarah. Indonesia sendiri kaya akan jenis tanaman yang sudah sejak dahulu kala dimanfaatkan untuk kebutuhan obat dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah untuk membasmi nyamuk. Bahkan, beberapa tanaman tengah dikembangkan sebagai insektisida nabati atau larvasida (pembasmi larva nyamuk) nabati untuk menggantikan insektisida kimia.
Dikutip dari klikdokter.com, berikut ini adalah beberapa tanaman yang bisa digunakan sebagai anti nyamuk demam berdarah;

1. Kunyit

Dijelaskan dalam Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan tahun 2013 yang diterbitkan oleh Badan Litbang Kemenkes RI Baturaja, kandungan minyak atsiri dalam tanaman kunyit berguna sebagai bahan pembasmi nyamuk penyebab demam berdarah.
Selain itu, jika dikonsumsi, kurkumin yang terkandung di dalamnya dapat membantu proses pemulihan penyakit demam berdarah.

2. Daun Sirih

Masih dari jurnal yang sama, kandungan bahan aktif alkaloid, fenol dan kavikol pada tanaman merambat ini dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan perkembangbiakan nyamuk.

3. Melati

Penelitian yang dilakukan oleh Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (BALABA) Ciamis menemukan hasil bahwa melati merupakan tanaman yang memiliki efektifitas paling tinggi dibandingkan dengan tanaman lainnya dalam pembasmian nyamuk.
Bagian bunga dari tanaman melati mengandung minyak atsiri yang biasa digunakan untuk menghalau nyamuk.

4. Serai

Sebagai tanaman yang cukup banyak ditanam oleh masyarakat karena digunakan untuk memasak, menurut BALABA tanaman serai juga cukup efektif dalam menghalau nyamuk berkat kandungan atsiri dan sitronela di dalamnya.
Itulah sebabnya, serai kerap diandalkan sebagai bahan dasar obat pengusir nyamuk. Gunakan air yang diberikan potongan serai sebagai penyegar ruangan atau rebus serai dan gunakan airnya untuk mengepel lantai rumah Anda, agar nyamuk enggan “bertamu”.

5. Pisang raja

Anda penyuka pisang? Ternyata tanaman buah berwarna kuning ini juga bisa membasmi nyamuk, lo. Flavonoid dan saponin yang ada pada ekstrak kulit pisang efektif dalam mematikan larva nyamuk Aedes aegypti.
Kedua senyawa tersebut bekerja dengan menghambat saluran pencernaan nyamuk serta bersifat toksik bagi larva nyamuk. Hal ini dijelaskan dalam jurnal Higiene tahun 2016.

6. Rambutan

Sebuah penelitian dilakukan oleh Universitas Andalas menemukan bahwa ekstrak etanol biji rambutan mampu mematikan larva nyamuk Aedes aegypti hingga 80 persen setelah dipaparkan selama 24 jam.
Hal ini membuktikan bahwa tanaman rambutan bisa dimanfaatkan bijinya sebagai bahan larvasida nabati. Penelitian ini dirilis dalam Jurnal Kesehatan Andalas tahun 2018.

7. Cengkih

Minyak atsiri pada daun cengkih mengandung zat eugenol yang bekerja memengaruhi sistem saraf nyamuk. Selain itu, sama seperti pada pisang raja, Cengkih – atau sering disebut cengkeh – juga memiliki flavonoid yang melumpuhkan saraf pernapasan nyamuk, sehingga menyebabkan kematian.
Dengan penggunaan berbagai tanaman di atas sebagai insektisida alami, maka pembasmian nyamuk akan lebih bersahabat bagi lingkungan.
Kini Anda telah mengetahui berbagai tanaman yang ternyata dapat menjadi bahan insektisida pembasmi nyamuk demam berdarah. Beragam tanaman di atas bisa Anda manfaatkan sebagai upaya lain untuk menghindari gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Selain upaya-upaya untuk mencegah terjadinya sakit demam berdarah, ada baiknya juga anda membekali diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan yang tepat sebagai antisipasi jika resiko sakit tetap terjadi. Karena  ada hal-hal yang tetap berada diluar kendali kita terkait dengan resiko sakit dan kesehatan. Anda bisa klik tautan ini untuk menemukan agen asuransi dan berkonsultasi langsung dengan agen yang tepat, dan dekat dengan tempat anda berdomisili.

Sunday, 27 January 2019

Sejarah Hidup Oen Boen Ing, Dokter Dermawan Penolong Kaum Miskin Pendiri RS Dr. Oen Solo



Kalender menunjukkan tanggal 30 Oktober 1982. Tidak seperti biasanya, beberapa sudut jalan di Kota Solo dipadati ribuan manusia. Mereka menyemut di halaman RS Panti Kosala. Massa sudah berkumpul sedari pagi demi mengantar berpulangnya seorang dokter Tionghoa yang semasa hidup dikenal sebagai dermawan dan sosiawan.
Sang dokter terlahir dengan nama Oen Boen Ing. Namun masyarakat Surakarta lebih mengenalnya dengan nama Dr. Oen. Boen Ing lahir di Salatiga ketika angka menunjukkan serba “3” (3 Maret 1903). Lulus dari Hollandsch Chineesche School (HCS) Salatiga, Boen Ing meneruskan ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) Semarang, dan kemudian melanjutkan ke Algemeene Middelbare School (AMS) Yogyakarta.
Sejak kecil, Boen Ing sudah bermimpi untuk menjadi dokter. Impian tersebut pertama kali muncul ketika melihat sang kakek yang bekerja sebagai sinse di Salatiga. Kakeknya mengobati para pasien tanpa berkenan menerima bayaran.
Selepas lulus dari AMS, Boen Ing tetap teguh pada cita-citanya untuk menjadi dokter. Namun niatan tersebut ditentang kedua orang tuanya. Ayahnya jelas menginginkan Boen Ing untuk meneruskan bisnis tembakau keluarga yang telah bertahan selama beberapa generasi. Sementara sang kakek merasa takut bila Boen Ing hanya akan mencari kekayaan dengan membebani orang sakit.
Penolakan tersebut tidak menyurutkan mimpi Boen Ing. Sebaliknya, Boen Ing semakin ingin membuktikan bahwa impiannya untuk menjadi dokter bukanlah mencari keuntungan, melainkan supaya dapat menolong orang sebanyak-banyaknya. Lantaran niat Boen Ing sudah bulat, keluarga besar pun tak dapat menahan keinginannya. Ia pun mendaftarkan diri ke STOVIA di Batavia sebagai mahasiswa kedokteran.
Selama di STOVIA, Boen Ing terlibat aktif dalam perhimpunan pelajar sekolah menengah Tionghoa bernama Chung Hsioh. Di organisasi itu ia mulai terlibat berbagai diskusi kritis terkait perpolitikan Hindia Belanda. Boen Ing juga sempat melayani di Jang Seng Ie (sekarang Rumah Sakit Husada) sebagai sekretaris pada 1929, ketika poliklinik tersebut tengah berada di titik terendah akibat serangkaian konflik internal dan krisis ekonomi dunia.
Selepas menyandang gelar dokter dari STOVIA pada 1932, Dr. Oen sempat melayani di Poliklinik Gie Sing Wan di Kediri. Selama di Gie Sing Wan, Dr. Oen melayani tanpa memikirkan materi. "Dia [Dr. Oen] menekankan, tempat ini [Poliklinik Gie Sing Wan] harus tetap ada untuk menolong orang sakit yang tidak memiliki uang guna membayar dokter maupun obat-obatan," tulis Soerabaiasch Handelsblad edisi 27 April 1935.
Di Kediri ia bertemu dengan Corrie Djie Nio, yang kelak dipersuntingnya pada 16 November 1934. Setelah enam tahun melayani di Kediri, keduanya kemudian memutuskan mengabdi di Surakarta.
Pada awalnya, Dr. Oen melayani di Ziekenzorg (sekarang RSUD Dr. Moewardi Surakarta). Kemudian ia banyak menghabiskan waktunya untuk mengembangkan Poliklinik Tsi Sheng Yuan (sekarang RS Dr. Oen Surakarta). Poliklinik ini didirikan pada 1933 oleh Hua Chiao Tsing Nien Hui (HCTNH/Perhimpunan Pemuda Tionghoa) yang merasa prihatin dengan sistem pelayanan kesehatan yang diskriminatif dan tingginya angka kematian bayi di Surakarta. Poliklinik Tsi Sheng Yuan memberikan pertolongan kesehatan cuma-cuma kepada penduduk dengan penghasilan di bawah 10 gulden per bulan.
Menjelang runtuhnya rezim kolonial Belanda, Tsi Sheng Yuan turut membantu Chineesche Burger Organisatie (CBO/Organisasi Pertahanan Sipil Tionghoa). Pada masa pendudukan Jepang, Tsi Sheng Yuan membantu Kakyo Sokai (Perkumpulan Umum Tionghoa Perantauan). Di masa Revolusi, poliklinik ini berfungsi sebagai rumah sakit darurat guna menampung para pejuang dan pengungsi yang terluka.

Penisilin untuk Jenderal Soedirman

Selama masa perang kemerdekaan di Surakarta, Dr. Oen banyak mengobati pejuang dan pengungsi yang terluka, tanpa pandang bulu. Kedekatannya dengan pihak Republik membuatnya dimata-matai Belanda. Dalam laporan Netherlands East Indies Forces Intelligence Service (NEFIS/Dinas Intelijen Tentara Belanda) bertajuk “Doktoren te Soerakarta” (24 Desember 1948), nama Dr. Oen termasuk salah satu dokter yang mendapat pengawasan khusus.
Laporan itu mendeskripsikan Dr. Oen sebagai salah satu dari segelintir dokter yang beroperasi di Solo selama perang kemerdekaan. Dr. Oen pernah menjadi dokter untuk Rode Kruis (Palang Merah) dan juga pimpinan dari Rumah Sakit Darurat Jebres. Sosok Dr. Oen digambarkan sebagai figur yang “ontzettend populair bij alle bevolkingsgroepen” (sangat terkenal di seluruh lapisan masyarakat) dan “erg behulpzaam” (sangat penolong). Dalam sehari, Dr. Oen dapat menerima lebih dari 200 pasien di rumahnya, dan lebih dari setengahnya bahkan dilaporkan tidak perlu membayar sepeser pun.
Kepopuleran Dr. Oen di kalangan pejabat Republik membuatnya mendapat pasokan listrik 24 jam setiap hari (penduduk lain mendapatkan jatah empat hari aliran listrik per minggu), selain juga mendapat kendaraan pribadi. Seluruh privilese tersebut memang diperlukan Dr. Oen guna menunjang profesinya sebagai dokter yang harus terus mengobati pasien.
Ketika Surakarta bergolak, pihak Republik memutuskan untuk mengevakuasi Dr. Oen keluar dari kota itu. Mendengar rencana evakuasi tersebut, penduduk Surakarta merasa kecewa. Mereka kemudian menginisiasi semacam petisi yang menolak rencana itu. Mereka menganggap Keberadaan Dr. Oen masih sangat dibutuhkan untuk menolong penduduk yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Merasa tersentuh dengan permintaan tersebut, Dr. Oen memutuskan untuk tetap tinggal di Surakarta.
Selama masa Revolusi, Dr. Oen selalu menyediakan waktu guna mengobati tentara Republik yang terluka, sekalipun tidak jarang pada saat yang bersamaan ia juga disibukkan melayani ratusan pasien lain. Sekalipun dirinya tidak pernah mengangkat senjata, Dr. Oen rela mempertaruhkan nyawa dengan keluar-masuk zona merah. Strategi "jemput bola" tersebut dianggap lebih aman guna meminimalisasi kecurigaan tentara Belanda.
Dr. Oen juga dikenal karena jasanya menyelundupkan penisilin bagi Jenderal Soedirman yang saat itu tengah menderita TBC. Tindakan tersebut tergolong berani mengingat risiko yang sangat serius bila Belanda sampai mengendusnya.

Pengobatan Gratis bagi Orang Miskin


Ada satu hal tak lazim yang dijalani Dr. Oen dalam praktiknya. Ia mulai mengobati para pasien sejak pukul 03.00 di rumahnya yang terletak di kawasan Pasar Legi, Banjarsari. Dr. Oen memang tidak dapat dilepaskan dari angka "3" yang menjadi angka favoritnya. Dr. Oen lahir ketika daun kalender menunjukkan angka serba 3, yakni 3 Maret 1903. Nomor teleponnya adalah 3333, begitu juga dengan plat nomor mobil Peugeot-nya.
Dr. Oen melayani sendiri seluruh pasien yang datang berobat ke kliniknya, mulai dari menyuntik pasien, memeriksa, menulis resep, hingga memanggil pasien. Kemudian ia membubuhkan tanda khusus atau stempel pada resep tersebut, sebagai kode bagi Apotek Surakarta bahwa seluruh biaya obat sang pasien akan ditanggung sepenuhnya oleh sang dokter.
Bagi pasien yang berkenan membayar, maka mereka diperkenankan untuk memasukkan uang ke dalam sebuah kotak yang terletak di dekat ruang praktik. Mengenai besaran nominalnya, tidak pernah dihiraukan oleh Dr. Oen yang sudah keburu sibuk memeriksa pasien berikutnya.
Setidaknya ada empat faktor yang membuat pengobatan Dr. Oen begitu populer. Pertama, teknik pengobatan Dr. Oen yang dikenal sangat ampuh. Banyak pasien yang mengaku sembuh dan pulih lebih cepat sesudah ditangani Dr. Oen.
Kedua, teknik pengobatan yang dilakukan Dr. Oen tergolong sederhana, tetapi selalu tepat sasaran. Pasien yang diobati biasanya tidak perlu datang berkali-kali ke tempat praktiknya.
Ketiga, dan yang terpenting, karena para pasien paham bahwa Dr. Oen tidak pernah menarik bayaran dari kaum kurang mampu. Mereka yang berkekurangan tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, tanpa harus merasa cemas.
Keempat, Dr. Oen menolak berhenti berpraktik sampai seluruh pasiennya habis. Jadi para pasien tidak merasa takut akan ditelantarkan karena percaya giliran mereka diperiksa akan tiba.
Bagi Dr. Oen, jika seorang dokter benar memiliki hati nurani, tidak mungkin ia membiarkan orang-orang yang membutuhkan pertolongan terus-menerus larut dalam kesukaran. “Bukankah kewajiban utama seorang dokter adalah menolong pasien?" tutur Dr. Oen seperti dikutip dalam The Spirit of Dr. Oen, The Spirit of Giving.
Pengabdian Dr. Oen selama beberapa dekade di dunia kesehatan serta perjuangannya membantu tentara Republik di masa Revolusi membuatnya dianugerahi penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial oleh pemerintah Indonesia pada 30 Oktober 1976. Penghargaan tersebut diberikan atas usulan para veteran Tentara Pelajar yang pernah ditolong Dr. Oen. Mereka menganggap perjuangan gerilya yang dilakukan di Surakarta tidak dapat dipisahkan dari jasa-jasa Dr. Oen.

Dekat dengan Mangkunegaran

Dr. Oen dan Pura Mangkunegaran memiliki ikatan emosional dan profesional yang tak terpisahkan satu sama lain. Sejak 1944, Dr. Oen sudah dipercaya menjadi dokter pribadi di sana. Ia menangani kesehatan Gusti Nurul dan anggota keluarga Mangkunegaran lainnya. Dr. Oen adalah kawan karib Mangkunegara VIII. Sang dokter bahkan dipercaya untuk menangani proses persalinan seluruh anak-anak Mangkunegara VIII.
Kedekatan Dr. Oen dan Mangkunegara VIII tampak ketika sang dokter meminta izin kepadanya untuk mengambil Sujiwo (kelak menjadi Mangkunegara IX) sebagai anak. Dr. Oen bahkan sudah menyiapkan nama sang bayi, yaitu "Wu Yi". Dalam Bahasa Mandarin, wu yi bermakna "lima puluh satu," karena Sujiwo lahir pada 1951.
Mangkunegara VIII pada awalnya menyetujui permintaan tersebut, tetapi menjelang persalinan lantas berubah pikiran. "Dokter, jangan! Saya tidak tega anak saya kamu ambil," tutur penguasa Kepangeranan Mangkunegara itu.
Sembari tersenyum, Dr. Oen menyatakan dapat memahami perasaan Mangkunegara VIII, sebab orang tua manapun pada dasarnya tidak akan rela melihat anaknya diambil orang lain. Dr. Oen menerima dengan lapang dada pembatalan tersebut. Hubungan antara Dr. Oen dan Pura Mangkunegaran tetap terjalin dengan baik. Dr. Oen bahkan diberi kebebasan untuk menengok Wu Yi Sujiwo kapan pun ia mau.
Atas segala jasa Dr. Oen bagi Pura Mangkunegaran, sang dokter dianugerahi gelar Kandjeng Raden Toemenggoeng (KRT) Oen Boen Ing Darmoehoesodo pada 11 September 1975. “Selama Dr. Oen Boen Ing memberikan pelayanan kesehatan kepada kami sekeluarga, putra sentana dan pegawai atau karyawan Dinas Urusan Puro Mangkunegaran, beliau tidak pernah bersedia menerima imbalan jasanya,” ucap Mangkunegara VIII.
Dr. Oen pun menjadi dokter Tionghoa pertama yang menerima pengharagaan tersebut. Gelar ini kemudian dinaikkan menjadi Kandjeng Raden Mas Toemenggoeng (KRMT) pada 24 Januari 1993, dan diberikan langsung oleh Mangkunegara IX kepada perwakilan keluarga Dr. Oen.

Berpulangnya Sang Dokter Sosial

Kondisi kesehatan Dr. Oen terus menurun sejak April 1977. Sang dokter akhirnya tutup usia dalam usia 79 pada 30 Oktober 1982. Sebagai penghormatan atas jasa-jasanya, dihelat sebuah upacara khusus di Pura Mangkunegaran. Mangkunegara VIII memimpin langsung upacara tersebut.
Jenazah Dr. Oen diusung para abdi dalem menuju Krematorium Tiong Ting. Abu sang dokter kemudian dilarung di Sungai Bengawan Solo, sesuai dengan pesan terakhirnya. Dr. Oen tidak ingin makamnya kelak dikultuskan dan dijadikan tempat ritual tertentu, sehingga kremasi menjadi opsi terbaik.
K.R.M.T. Sanyoto Sutopo Hadikusumo didaulat untuk memimpin langsung upacara perabuan. Sementara Raden Mas Ngabehi Surato Sumosupadio dipercaya membawa Payung Kebesaran Bupati Sepuh Mangkunegaran. Ribuan massa mengiringi dari belakang dengan berjalan kaki atau mengendarai motor. "Jalanan sudah seperti lautan manusia," tutur Sunarto yang menyaksikan prosesi tersebut.
Penghormatan itu menunjukkan bagaimana sosok Dr. Oen begitu dicintai seluruh lapisan masyarakat. Banyak juga dari mereka yang tak mampu menyembunyikan raut kesedihan. Beberapa orang terlihat menitikkan air mata tatkala jenazah Dr. Oen melintas di hadapan mereka.
Tepat setahun setelah kepergiannya, Yayasan Kesehatan Panti Kosala memutuskan untuk mengabadikan nama Dr. Oen menggantikan nama RS Panti Kosala. Sejak 10 Oktober 1965, Tsi Sheng Yuan memang sempat berganti nama menjadi "Balai Kesehatan Panti Kosala," sebelum kemudian menjadi "Panti Kosala."
Keputusan penggantian nama sempat menuai kontroversi, mengingat prosesnya terjadi di rezim Soeharto, ketika seluruh hal yang berkaitan dengan Tionghoa dilarang untuk dipublikasikan. Di masa Orde Baru hanya RS Mata Dr. Yap di Yogyakarta dan RS Dr. Oen di Surakarta yang menggunakan nama Tionghoa sebagai namanya.

*Sumber dari Tirto.id Penulis: Ravando Lie

Sunday, 30 December 2018

Inilah Ramuan Rahasia Obat Kuat Tentara Majapahit

Dimasa kejayaannya, tentara kerajaan Majapahit dikenal sebagai tentara yang sangat tangguh di medan laga, dengan stamina yang seakan tiada habisnya. Pernahkah sobat Literasi bertanya-tanya, apakah mereka memakai dopping atau obat kuat penambah stamina? Padahal diera itu belum ada berbagai macam obat-obatan penambah stamina sebagaimana kita jumpai di jaman sekarang ini.
Dan ternyata inilah ramuan rahasia untuk memulihkan stamina pasukan perang kerajaan Majapahit, juga, konon ramuan ini masih di pelihara secara turun temurun sampai sekarang oleh kalangan keraton Jogja. 
Ramuan ini bisa dibilang sangat sepele tapi khasiatnya luar biasa jika di bandingkan dengan obat kimiawi dari dokter.
Inilah bahan rempah-rempah untuk membikin ramuan tersebut;
  1. Cengkeh
  2. Jahe di bakar
  3. Merica
  4. Kulit kayu manis
  5. Pala
  6. Gula merah aren asli
  7. Kelapa hijau muda (Wajib kelapa hijau asli)

Cara bikinnya;
  • Rempah-rempah di haluskan  secukupnya sebesar kacang tanah, 
  • Bakarlah buah kelapa hijau muda yang sudah disiapkan kelapa 
  • Lalu masukkan rempah rempah yang sudah di haluskan 
  • Setelah mendidih lalu masukkan gula aren sebesar 2 jari dan aduk rata. 

Minumlah ramuan ini pada malam hari sebelum tidur. Usahakan setelah minum ramuan air kelapa bakar ini jangan minum air putih atau yang lainnya sampai keesokan paginya.
Jika perut anda mules dan BAB mencret itu, jangan khawatir karena itu berarti ramuan bereaksi, dan mengeluarkan racun-racun dalam tubuh lewat kotoran kita. Lalu pemulihan kembali.
Setelah 3 hari, minumlah air kelapa hijau (wajib kelapa hijau asli) yang dicampur dengan kuning telur ayam kampung 2 biji, dan diaduk rata. Lakukan sebelum tidur dan jangan minum air putih atau yang lainnya sampai keesokan paginya.
Dan inilah beberapa manfaat dan khasiat ramuan ini;
  • Gangguan Ginjal (Menghancurkan Batu Ginjal)
  • Liver (Perut Bengkak)
  • Prostad (Sulit buang air kecil)
  • Sakit Pinggang / Encok / Pegel / Linu / Rematik
  • Darah Tinggi (Bludreg)
  • Darah Rendah (Animea)
  • Diabetes (kencing Manis)
  • Asma ( Sesak Nafas & Polip)
  • Asam Urat ( Flu Tulang )
  • Maag ( Nafsu makan Hilang )
  • Proses Kehamilan ( Mempercepat Keturunan)
  • dan berbagai jenis penyakit lainnya.



Wednesday, 26 December 2018

Libur Panjang Mau Makan Banyak Takut Buncit? Ketahui Dulu Beberapa Sebab Perut Buncit Selain Makanan



Perut buncit merupakan kondisi tubuh yang sering ditemukan di tengah-tengah masyarakat. Kondisi ini berhubungan erat dengan penyakit pikun (Alzheimer), diabetes mellitus, hipertensi, kanker payudara, serta penyakit jantung atau penyakit kardiovaskular lainnya.
Makanan tinggi kalori, berlemak serta makanan/minuman manis masih menjadi penyebab perut buncit nomor satu. Namun tahukah Anda ternyata masih ada penyebab lainnya?

Pengaruh lingkungan

Peneliti menyebutkan adanya hubungan antara perut buncit dengan alkohol dan merokok. Alkohol dapat menekan pembakaran lemak. Kalori tinggi dari alkohol disimpan sebagian menjadi lemak pada perut, yang sering disebut sebagai beer belly. Merokok menyebakan ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan penumpukan lemak di perut.

Kurang berolahraga

Tidak berolahraga menyebabkan kalori yang masuk dari makanan/minuman disimpan menjadi lemak di dalam tubuh. Orang yang tidak berolahraga selama 1 tahun dapat meningkatkan lemak di perut sebanyak 25-38%.

Kurang tidur

Kurang tidur sangat berpengaruh pada kesehatan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan lemak di perut. Studi menunjukkan bahwa sepertiga orang yang tidur di bawah 5 jam cenderung mengalami kenaikan berat badan sebanyak 15 kg.

Hormon dan stres

Pada wanita, menopause menjadi salah satu penyebab perut buncit. Karena kondisi ini berakibat pada hormon esterogen yang menurun drastis, sehingga lemak cenderung disimpan di perut daripada di pinggul dan paha.
Hormon stres (kortisol) juga berperan pada perut buncit. Ketika Anda stres, hormon ini akan dihasilkan tubuh secara berlebih. Kondisi ini memicu lemak untuk disimpan di bagian perut daripada disebar di seluruh tubuh.

Bakteria perut

Ratusan bakteri hidup di dalam perut Anda, yang paling banyak terdapat pada usus besar. Kondisi ini normal dan membuat perut sehat. Namun peneliti menemukan bahwa orang yang obesitas memiliki lebih banyak bakteri Firmicutes, yang menyerap kalori lebih banyak dari makanan.

Bentuk tubuh

Bentuk tubuh juga berpengaruh pada terjadinya perut buncit. Tubuh berbentuk apel lebih cenderung memiliki banyak lemak viseral yang disimpan di dalam perut dibanding bentuk tubuh pir.

Keturunan/genetik

Gen adalah salah satu faktor risiko dari obesitas maupun perut buncit. Ini berpengaruh pada kecenderungan lemak untuk disimpan di bagian perut. Gen juga berhubungan terhadap penerima sinyal hormon kortisol dan leptin, yang mengatur kalori masuk dan berat badan.
Sekarang Anda sudah tahu ’kan bahwa perut buncit bukan melulu akibat makanan? Mulai sekarang, terapkanlah pola hidup sehat dan olahraga secara teratur, agar Anda terhindar dari perut buncit dan masalah kesehatan yang menyertainya.

*Artikel asli dari klikdokter.com

Friday, 7 December 2018

Tips Mencegah Diabetes Dalam Lima Langkah Mudah




Data dari Sample Registration Survey tahun 2014 menunjukkan bahwa diabetes merupakan penyebab kematian terbesar nomor tiga di Indonesia setelah stroke (21,1%) dan jantung koroner (12,9%). Kemudian, prevalensi diabetes di Indonesia cenderung meningkat, yaitu dari 5,7% di tahun 2007, menjadi 6,9% tahun 2013. Data WHO memperkirakan jumlah penyandang diabetes tipe 2 di Indonesia akan meningkat signifikan hingga 21,3 juta jiwa di tahun 2030.
Prevalensi diabetes tipe 2 mengalami peningkatan secara teratur di berbagai wilayah. Diabetes mulai menyerang usia muda, di mana para ahli memperkirakan jumlah kasus diabetes baru di seluruh dunia akan meningkat dari 285 juta kasus di tahun 1010 menjadi 439 juta kasus di tahun 2030. Kawasan Asia tercatat memiliki angka tertinggi, yaitu lebih dari 60% dari jumlah tersebut saat ini terkena diabetes.
Tanda-tanda atau gejala diabetes pada pria dan wanita seringkali tidak terlihat selama beberapa tahun. Gejala-gejala yang umum terjadi di antaranya rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, kelelahan dan pandangan yang mulai kabur. Jika tidak dilakukan perawatan dengan segera, gejala ini bisa menimbulkan komplikasi serius, mulai dari kehilangan penglihatan, gagal ginjal, hingga kerusakan pada saraf dan gangguan pernafasan.
Kabar baiknya adalah, diabetes tipe 2 dapat dicegah. Dengan menerapkan gaya hidup yang sehat, maka Anda dapat mengurangi risiko dan melihat perubahan yang signifikan pada fisik dan kesehatan mental Anda.
Tahun lalu, Sun Life melakukan survei Studi Kesadaran Diabetes Sun Life di Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Filipina dan Vietnam. Responden di Indonesia memperkirakan biaya yang diperlukan penyandang diabetes untuk pengobatan mencapai Rp 12,2 juta per tahun. Oleh sebab itu, perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak timbul biaya pengobatan yang bisa memberatkan penyandang diabetes. Simak langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes berikut ini.

1. Menjaga berat badan yang seimbang

Para ahli kesehatan melihat bahwa kelebihan berat badan merupakan faktor utama berkembangnya diabetes tipe 2. Dengan berat badan yang berlebih (indeks berat badan di atas 30) dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya penyakit hingga 80 kali lebih besar dibandingkan dengan orang yang menjaga berat badan yang seimbang (indeks berat badan di bawah 22).
Seiring dengan bertambahnya berat badan. terutama di area abdomen, sel-sel di dalam tubuh menjadi lebih resistan terhadap insulin. Akibatnya, tubuh kita perlu bekerja lebih keras untuk menghasilkan insulin lebih banyak. Jika ini terjadi, maka kadar gula akan meningkat tajam, sehingga muncullah diabetes.
Mengurangi berat badan dapat mengurangi kemungkinan berkembangnya diabetes secara signifikan, dan tentunya akan memberikan efek pada kesehatan Anda, di mana Anda akan terlihat lebih segar. Tentunya hal ini sangat baik untuk Anda.

2. Makanan yang sehat dan seimbang

Untuk dapat mencegah diabetes dan menjaga berat badan yang seimbang, kuncinya adalah dengan memakan makanan yang kaya nutrisi, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran yang berwarna, serta biji-bijian. Kurangi makanan olahan, karena seringkali mengandung gula dan lemak yang tinggi.
Mengonsumsi karbohidrat olahan, seperti nasi putih, mie, roti dan beragam sereal – salah satu contoh sarapan bagi orang Asia – dapat menyebabkan kenaikan gula darah dan insulin pada tubuh, sehingga bisa meningkatkan risiko terkena diabetes. Sebaliknya. makanan berupa biji-bijian dan yang kaya akan karbohidrat kompleks akan mengurangi serta memperlambat naiknya gula darah dan insulin.
Untuk dapat mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang, kurangi asupan karbohidrat dan makan lebih banyak biji-bijian, seperti quinoa, barley, beras merah, dan millet. Anda boleh menikmati makanan cepat saji dan minuman manis hanya pada saat-saat tertentu saja. Tambah makanan berserat dan buah-buahan yang kaya antioksidan serta sayur-sayuran yang berdaun agar mendapatkan manfaat yang terbaik.
3. Beraktivitas lebih banyak
Dokter-dokter di seluruh dunia sudah seringkali menyampaikan rahasia hidup sehat sangatlah sederhana – kurangi makan, dan beraktivitas lebih banyak. Hal ini sangat tepat, terutama bagi mereka yang berisiko terkena diabetes. Dengan bergerak lebih banyak dan lebih sering, akan membuat otot-otot meningkatkan kemampuannya untuk menggunakan insulin dan menyerap glukosa. Ini akan membuat sel yang memroduksi insulin lebih stabil.
Saat ini, di mana dunia berjalan semakin cepat, sangat sulit mencari waktu yang cukup untuk berolahraga sekedar untuk meningkatkan pacu jantung Anda. Akan tetapi, dengan berjalan kaki selama 30 menit akan membawa manfaat yang banyak bagi tubuh dan pikiran. Memiliki badan yang sehat juga dapat diraih dengan berolahraga lebih sering, seperti berlari, berenang dan bersepeda. Semakin sedikit waktu yang Anda habiskan dengan duduk di depan meja kerja atau di depan televisi, akan semakin baik.

4. Gaya hidup yang seimbang

Tidur yang cukup di malam hari juga sangat penting. Hasil studi menunjukkan bahwa kurang tidur di malam hari dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Apabila kita tidak mendapatkan tidur yang cukup, hormon di dalam tubuh akan terganggu, sehingga dapat mempengaruhi kinerja tubuh, seperti nafsu makan, berat tubuh, dan sistem imunitas tubuh. Selain itu, bagi orang-orang yang sering kurang tidur dan merasa lelah sepanjang hari, akan lebih sering mengonsumsi makanan berlemak dan makanan yang manis untuk menambah energi.
Lakukan perubahan sederhana dan penting pada pola tidur agar Anda memiliki waktu tidur yang cukup, termasuk mengurangi terkena paparan cahaya smartphone atau tablet sebelum tidur, menjaga pola tidur yang teratur, serta tidak menonton TV saat larut malam. Ayo, kita berusaha untuk menjaga keseimbangan hidup dengan mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaan.

5. Pantau terus perkembangannya

Dengan menjalankan tips gaya hidup sehat ini, Anda selangkah lebih dekat untuk mendapatkan badan yang sehat. Teruslah menjaga gaya hidup Anda dengan memantau terus perkembangannya.
  • Kunjungi dokter Anda secara rutin untuk memantau kadar gula darah, tekanan darah, serta berat badan Anda
  • Pastikan Anda memiliki asuransi yang tepat sebagai proteksi terhadap kesehatan Anda.
  • Jika anda masih bingung memilih asuransi beserta agen yang terpercaya, kunjungi platform marketplace asuransi DISINI, anda bisa menemukan banyak agen asuransi dari semua perusahaan asuransi yang ada di Indonesia.
  • Ingat, ini merupakan usaha kita bersama, tetapi Andalah yang memegang peranan penting ini.


*Isi artikel diambil dari sunlife.co.id dengan judul asli "Tips Kurangi Risiko Diabetes"