Referensi Memilih Asuransi & Investasi: marketing academy
Most Popular
Showing posts with label marketing academy. Show all posts
Showing posts with label marketing academy. Show all posts

Friday, 14 December 2018

Inspiratif Banget; Inilah 3 Cerita Sukses yang Berawal dari Asuransi



Kesuksesan bisa datang dari mana saja termasuk dalam dunia asuransi. Sering dipandang sebelah mata, ternyata asuransi banyak menciptakan tokoh-tokoh sukses di dunia. Berikut 3 cerita sukses yang bisa menginspirasi Anda!
Bisa berhasil secara finansial adalah impian setiap orang. Dalam menapaki jalan menuju kesuksesan pun tak hanya memerlukan sebuah niat, tapi juga kerja keras, upaya dan konsistensi untuk tidak pantang menyerah. Memang, dalam hal ini itu tidak ada sebuah ukuran, setiap orang memiliki kriteria suksesnya masing-masing.  Anda bebas menentukan tumpuan yang sesuai dengan kemauan, karena yang paling tahu kehidupan pribadi Anda adalah diri sendiri. Seperti halnya pepatah lama “ Banyak jalan menuju Roma”, kesuksesan juga bisa datang dari mana saja. Banyak jalan untuk meraih nya termasuk dalam dunia asuransi. Di dunia asuransi, banyak tersebar agen-agen yang terkadang dipandang sebelah mata. Namun, jangan salah sangka menjadi seorang agen asuransi bukan hanya sebuah pekerjaan, tapi juga pahlawan. Mengapa? karena Anda turut ikut serta dalam membuat masa depan seseorang atau bahkan sebuah keluarga menjadi lebih nyaman, aman dan terjamin.
Tak hanya itu, jika Anda berhasil banyak manfaat dan keuntungan yang akan dinikmati. Mulai dari manfaat finansial hingga batiniah, karena Anda juga bisa memiliki cerita sukses yang menginspirasi orang lain untuk mempersiapkan masa depannya dengan lebih tepat.
Saat kita melihat ke belakang, ternyata, banyak tokoh-tokoh inspiratif yang berhasil menemukan jalan suksesnya dengan menjadi seorang agen asuransi. Berikut 3 cerita sukses yang bisa menginspirasi Anda!

1. Arthur L. Williams Jr


Cerita sukses yang pertama datang dari Arthur L. Williams Jr. atau yang lebih dikenal dengan Art Williams. Ia adalah seorang eksekutif asuransi yang meniti karirnya dari nol. Lahir pada tahun 1942 di Waycross, Georgia, Art Williams datang dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah.
Saat itu, tidak ada satu pikiran pun dibenaknya untuk terjun ke dunia asuransi. Dari kecil ia memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pelatih sepak bola seperti ayahnya. Maka dari itu, setelah lulus kuliah ia pun menjadi pelatih sepak bola selama 7 tahun. Tak main-main, ia bahkan telah mencetak prestasi dengan dinobatkan sebagai "State Coach of the Year" sebanyak dua kali.
Tiba di tahun 1963, ketika ia membuat keputusan besar dalam hidupnya saat ayahnya meninggal secara tiba-tiba karena serangan jantung. Ayahnya meninggalkan keluarganya dengan sangat sedikit asuransi. Williams yang saat itu masih kuliah juga tidak begitu banyak tahu tentang asuransi hingga akhirnya sepupunya memperkenalkan ia dengan konsep beda tentang asuransi.
Art Williams mulai menjual asuransi sebagai pekerjaan sampingan nya, sampai akhirnya ia menemukan bahwa penghasilan yang didapat melebihi gaji saat menjadi pelatih. Ia lalu menekuni dunia asuransi, hingga akhirnya bisa mendirikan perusahaan nya sendiri. Sekarang ia telah menemukan kesuksesan finansial, yang membuatnya menikmati masa tuanya bersama istri tercinta, anak-anak, cucu bahkan cicitnya.
Cerita sukses dari Art Williams membuka mata kita bahwa, kesuksesan bisa datang dari hal yang tidak diduga karena memang kehidupan tak bisa diprediksi secara pasti.

2. Kenny Troutt


Kedua ada cerita sukses yang datang dari seorang Kenny Troutt. Pria hebat pendiri sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka di dunia dengan kekayaan mencapai USD 1,7 miliar pada tahun 2015. Siapa sangka, ternyata Troutt berasal dari keluarga miskin bahkan tidak memiliki dana yang cukup untuk kuliah. Namun, ia tidak menyerah di situ. Kesulitan yang melanda ia dan keluarganya menjadi sumber semangat untuk mencapai kesuksesannya. Dia mulai terjun menjadi sales asuransi jiwa saat masih di bangku kuliah. Hasil dari penjualan polis asuransi ini digunakan untuk membayar biaya kuliahnya di Universitas Southern Illinois.
Di tahun 1988 Troutt berhasil mendirikan Excel Communication. Berbekal pengalaman dan pengetahuannya, ia memutuskan untuk mengambangkan perusahaannya lewat sistem Multi Level Marketing. Tak disangka, franchise perusahaan terjual lebih dari 200.000 dan dalam waktu 8 tahun Excell Communication menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar keempat di Amerika.
Cerita sukses Troutt tak berhenti di situ, ia pun juga memberikan inspirasi bagi semua orang dengan tingkat kepeduliannya yang tinggi. Ia bahkan disemati sebagai salah satu dari 25 pengusaha yang memiliki kontribusi sosial terbaik versi Centre for Responsive Politics.

3. Merry Riana


Cerita sukses ketiga, Anda akan menemukan seorang wanita cerdas, brilian dan tangguh dari Indonesia. Ya, Merry Riana. Pasti Anda sudah tak asing lagi dengan nama ini, bahkan ia memiliki sebuah film khusus yang menceritakan perjalanan hidupnya. Wajar, karena memang cerita sukses dia sangat inspiratif.
Jika mundur ke belakang dan melihat cerita sukses dia, Merry Riana hanyalah seorang mahasiswa di Singapura yang bersekolah bukan karena kaya tapi disebabkan oleh keadaan Indonesia di tahun 1998. Orang tua Merry sampai berhutang kepada pemerintah Singapura senilai 300 juta rupiah saat itu. Saat tinggal di sana pun, ia harus berjuang dan bertahan hidup dengan uang $10 per minggunya. Ketika teman-temannya bisa belajar dengan tenang, ia harus mencari uang tambahan untuk menyambung hidup di waktu luangnya dengan menyebar brosur.  Kegigihan dari seorang Merry Riana, berhasil menghantarnya untuk langsung menjadi karyawan selepas lulus dari kuliah. Namun, ia tidak bisa menikmatinya karena masih punya hutang 300 juta yang harus dibayar.
Singkat cerita, Merry akhirnya menjadi penjual asuransi dengan goal untuk bisa presentasi ke 20 orang setiap harinya. Dengan bahasa inggris yang cukup ia menawarkan produknya setiap hari selama 14 jam dalam setahun. Penolakan serta kegagalan ia rasakan selama itu, namun ia tetap tangguh dan belajar dari kesalahannya untuk menjadi lebih baik.
Kerja kerasnya berbuah manis, ketika akhirnya ia berhasil melunasi hutang orang tuanya dan bahkan menghasilkan uang 1 juta dollar pertamanya. Sangatlah menggugah cerita sukses dari Merry Riana.
Dari tiga cerita sukses di atas, hal baru banyak bisa dipelajari. Kesuksesan itu dapat tumbuh ketika Anda gigih dan berusaha keras untuk menggapainya. Selain itu, menjadi agen asuransi juga bukan pekerjaan yang dipandang sebelah mata. Pekerjaan ini, mampu menghasilkan orang-orang besar seperti tiga tokoh di atas.  Nah, jika Anda tertarik untuk terjun seperti yang dilakukan tiga orang di atas, menjadi Finansial Konsultan bisa jadi pilihan. Jadilah pahlawan masa depan dengan menjadi tenaga profesional yang memberikan pelayanan solusi keuangan dan perencanaan masa depan yang sesuai dengan kebutuhan, di kantor agency asuransi terdekat di kota anda.

*Artikel Asli dari zurich.co.id

Belajar Dari Kisah Kecoa Di Sebuah Restoran; Para Wanita Wajib Baca Ini


Cerita ini sudah banyak dikisahkan, baik diforum-forum seminar motivasi maupun di situs-situs online. Sengaja kita share lagi, karena bagus banget untuk menambah motivasi dan memperbaiki karakter kepribadian. Apalagi bagi seorang marketer, sangat direkomendasikan untuk membaca dan merenungi cerita ini. 
Dikisahkan oleh Sundar Pichai, pimpinan tertinggi Google.
Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita.
Dia mulai berteriak ketakutan.
Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut.
Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik.
Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi … kecoa itu mendarat di pundak wanita lain dalam kelompok.
Sekarang, giliran wanita lain dalam kelompok itu untuk melanjutkan drama.
Pelayan bergegas ke depan untuk menyelamatkan mereka.
Dalam sesi saling lempar tersebut, kecoa berikutnya jatuh pada pelayan.
Pelayan berdiri kokoh, menenangkan diri dan mengamati perilaku kecoa di kemejanya.
Ketika dia cukup percaya diri, ia meraih kecoa itu dengan jari-jarinya dan melemparkan nya keluar dari restoran.
Menonton kejadian itu, antena pikiran saya mengambil beberapa pemikiran dan mulai bertanya-tanya, apakah kecoa yang bertanggung jawab untuk perilaku heboh mereka?
Jika demikian, maka mengapa pelayan tidak terganggu?
Dia menangani peristiwa tersebut dengan mendekati sempurna, tanpa kekacauan apapun.
So, para hadirin.. CEO dari India ini kemudian bertanya:
“Lalu apa yang bisa saya dapat dari kejadian tadi?”
Ia melanjutkan pidatonya..
“Dari tempat saya duduk, saya berpikir..
Kenapa 2 wanita karir itu panik, sementara wanita pelayan itu bisa dengan tenang mengusir kecoa?
Berarti jelas bukan karena kecoanya, tapi karena respon yang diberikan itulah yang menentukan. Ketidakmampuan kedua wanita karir dalam menghadapi kecoa itulah yang membuat suasana cafe jadi kacau.
Kecoa memang menjijikkan.
Tapi ia akan tetap seperti itu selamanya.
Tak bisa kau ubah kecoa menjadi lucu dan menggemaskan.
Begitupun juga dengan masalah.
Atau macet dijalanan, atau istri yang cerewet, teman yang berkhianat, bos yang sok kuasa, bawahan yang tidak penurut, deadline yang ketat, tetangga yang mengganggu, dsb.
Sampai kapanpun semua itu tidak akan pernah menyenangkan.
Tapi bukan itu yang membuat semuanya kacau. Ketidakmampuan kita untuk menghadapi yang membuatnya demikian.”
Yang mengganggu wanita itu bukanlah kecoa, tetapi ketidakmampuan wanita itu untuk mengatasi gangguan yang disebabkan oleh kecoa tersebut.
Disitu saya menyadari bahwa, bukanlah teriakan ayah saya atau atasan saya atau istri saya yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh teriakan merekalah yang mengganggu saya.
Bukanlah kemacetan lalu lintas di jalan yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh kemacetan yang mengganggu saya.
Reaksi saya terhadap masalah itulah yang sebenarnya lebih menciptakan kekacauan dalam hidup saya, melebihi dari masalah itu sendiri.
Apa hikmah dibalik kisah inspiratif dari pidato ini?
Kita mengerti, kita tidak harus bereaksi dalam hidup. Akan lebih baik kita harus selalu merespon.
Para wanita bereaksi, sedangkan pelayan merespon.
Reaksi selalu naluriah sedangkan respon selalu dipikirkan baik-baik.
Sebuah cara yang indah untuk memahami ………… HIDUP.
Orang yang BAHAGIA bukan karena Semuanya berjalan dengan benar dalam Kehidupannya..
Dia BAHAGIA karena Sikapnya dalam menanggapi Segala sesuatu di Kehidupannya Benar..!

Friday, 30 November 2018

Strategi Dan Langkah Mudah Menjual Asuransi Secara Online



Mempopulerkan produk asuransi secara online menjadi salah satu langkah strategis untuk dapat meningkatkan penjualan. Untuk itu ditempuh berbagai cara agar dapat menarik perhatian masyarakat sebagai calon nasabah, dengan harapan hal tersebut bisa menghasilkan penjualan.
Di perusahaan asuransi manapun anda bergabung, dan apapun produk asuransi yang anda jual, pasti sebagian besar dari anda sudah melakukan promosi melalui iklan online, baik itu iklan gratis berupa postingan status di medsos maupun iklan yang berbayar seperti facebook ads. Dan sayangnya langkah tersebut kebanyakan sia-sia. Karena masyarakat datang ke internet, dan bermain medsos bukan untuk melihat iklan dari anda, melainkan untuk mencari solusi. Oleh karena itu kebanyakan dari mereka menganggap iklan anda belum cukup layak untuk dilihat.
Sebenarnya ada satu cara yang cukup efektif dalam upaya untuk menarik minat mayarakat terhadap asuransi, yaitu dengan cara memberikan edukasi kepada mereka tentang pentingnya asuransi. Memasang iklan di media seperti internet, kurang cukup waktu dan tempat untuk dapat memberikan penjelasan yang dibutuhkan. Bahkan postingan promosi pun kebanyakan termasuk salah satu postingan yang sangat dihindari oleh pembaca.
Meningkatkan Closing Dengan Artikel Marketing
Artikel marketing bukanlah sebuah strategi menjual produk asuransi dengan menonjolkan aspek promosi, akan tetapi lebih menitik beratkan pada solusi atas apa yang menjadi kebutuhan pembaca artikel sebagai calon nasabah. Menemukan dan menunjukan apa yang menjadi kebutuhan mereka akan proteksi keuangan, atau dalam bahasa yang lebih keren biasa disebut sebagai fact finding adalah sebuah langkah awal yang sangat penting dan menentukan dalam tahapan selanjutnya.
Dengan fact finding kita harus mampu menunjukan kepada masyarakat pembaca, bahwa mereka perlu menyiapkan dana untuk pendidikan anak, membutuhkan jaminan kesehatan yang memadai, butuh jaminan keuangan yang pasti, kelak di hari tua. Karena belum tentu akan ada menanggung biaya hidup mereka, jika sudah kehilangan sumber penghasilan. Poin-poin inilah yang wajib tampil dalam membuat artikel marketing.
Dengan membuat artikel yang berpedoman pada identifikasi kebutuhan calon nasabah, maka mereka akan menyadari pentingnya memiliki polis asuransi. Sehingga mereka tidak akan keberatan mencari lebih banyak informasi dari anda. ini adalah strategi menjual produk asuransi yang sudah terbukti berhasil. Dengan menyajikan informasi yang lengkap dan selalu update, akan membuat mereka selalu mempertimbangkan apa yang anda rekomendasikan termasuk produk asuransi anda. Bahkan, dengan artikel ini bisa juga ditujukan kepada mereka yang awalnya belum berminat dengan asuransi.
Apalagi bagi masyarakat calon nasabah yang sudah memiliki minat dan keinginan untuk membeli produk asuransi, maka justru mereka berselancar di internet memang untuk memilih-milih produk apa yang terbaik buat mereka.
Kalau sudah begini, tinggal selangkah lagi bagi anda untuk menjual produk asuransi, yaitu dengan cara mereview keunggulan produk asuransi anda di blog atau web, setelah itu mengoptimasinya untuk menarget ke pasar yang tepat. 
Pada point dan langkah terakhir ini, anda bisa melakukan sebuah langkah sederhana, tidak perlu ribet harus membikin sebuah blog atau web, juga tidak perlu memikirkan SEO untuk mengoptimasi target market, karena LiterasiKeuanganku.com sudah menyediakan semuanya untuk anda. Cukup dengan anda bergabung menjadi penulis di LiterasiKeuanganku.com, kemudian mendaftar untuk mendapatkan link “kartu nama” digital/online di KlikAsuransi.com, maka anda sudah bisa menjalankan strategi mudah untuk menjual asuransi secara online.
Atau, jika pun anda merasa tidak cukup berbakat untuk menulis sebuah artikel, sekali lagi anda tidak perlu khawatir. Yang perlu anda lakukan adalah, mendaftar layanan “kartu nama” digital/online di KlikAsuransi.com, kemudian anda tinggal men-share artikel-artikel yang ada di LiterasiKeuanganku.com dengan dilampiri link “kartu nama” digital/online yang sudah anda miliki.
Jadi tunggu apalagi, langsung saja mendaftar dan manfaatkan layanan gratis dari LiterasiKeuanganku.com, juga KlikAsuransi.com DISINI

Anda Masih Sulit Closing? Baca Dulu Tipsnya



Kemampuan dalam menjual sebenarnya sangat penting dimiliki oleh siapapun, terutama wajib bagi seorang tenaga penjual. Pada saat anda memasarkan produk, sebaiknya anda bersikap sebagai pembawa pesan atau berita baik. Jadi sebagai tenaga penjual, anda haruslah menceritakan sisi manfaat sebuah produk yang anda tawarkan untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Sebelum seseorang membeli sebuah produk, mereka selalu melihat terlebih dahulu apakah ada manfaat yang bisa diambil dari produk yang kita tawarkan. Jadi, jika mereka melihat bahwa produk yang kita tawarkan tidak memiliki manfaat yang sesuai dengan kebutuhan mereka, seberapa ngototnya pun anda, mereka tidak akan membelinya. Coba anda berfikir dan posisikan diri anda sebagai calon pembeli, untuk apa anda membeli sebuah produk yang tidak ada manfaatnya? setuju?
Namun dalam menjadi tenaga pemasar, terutama mereka yang masih pemula kerap merasa takut, malu, tidak percaya diri dan lain sebagainya. Sesungguhnya anda tidak perlu takut saat melakukan selling, yang perlu anda tingkatkan dan pelajari adalah bagaimana cara menjual dan meningkatkan rasio closing. Caranya adalah dengan terus belajar dan terus melakukan prospekting, semakin anda sering mencoba, maka semakin mahir anda dalam menjadi seorang tenaga pemasar yang hebat. Ada beberapa tips yang bisa anda pelajari, diantaranya adalah :
Yakin & Percaya
Menjadi tenaga penjual, anda harus yakin dan percaya terhadap kemampuan anda sendiri. Yakin dan percayalah bahwa anda mampu menjual.
Kenali Siapa Prospek Anda
Anda akan menjual dengan lebih efektif jika anda sudah dapat mengenali siapa klien anda. Temukan masalah klien anda, dan jadikan produk yang anda tawarkan sebagai solusi terhebat bagi mereka.
Jadilah Sahabat
Saat anda menjual atau menawarkan sebuah produk, anda jangan pernah berfikir bahwa anda adalah seorang sales. Tapi berusahalah untuk menjadi sahabat mereka, agar anda bisa menjadi lebih rileks dan santai saat menawarkan produk anda.
Antisipasi Penolakan
Mendapatkan penolakan saat melakukan propekting adalah satu hal yang biasa. Jadi jangan pernah mencoba untuk menyerah jika anda ditolak, Seorang marketing hebat didunia ini pun pernah mengalami ratusan bahkan mungkin ribuan penolakan. Untuk mengantisipasi penolakan yang dramatis, anda harus bisa menciptakan jawaban yang mengarah kepada solusi.
Tetap Tersenyum
Apapun yang terjadi dan dihadapi seorang tenaga pemasar, baik itu ditolak maupun closing. Tetaplah tersenyum dengan wibawa. Tersenyumlah dengan natural dan jangan dibuat-buat. Walaupun mungkin anda kecewa karena ditolak, namun penting bagi anda untuk tidak menunjukan rasa kecewa anda dihadapan mereka. Jadi, tetaplah tersenyum apapun yang terjadi dilapangan adalah hal terbiai yang dapat anda lakukan.
Temui Lebih Banyak Orang
Jika anda ingin sukses sebagai pebisnis atau sebagai tenaga penjual, maka kunci utama adalah anda harus menemui lebih banyak orang. Dengan lebih banyak menemui klien target prospek anda, maka semakin besar juga peluang anda untuk menjual lebih banyak.
Lakukan Sekarang, Jangan Menunda
Satu kelemahan manusia adalah selalu menunda. Jadi, jika anda ingin menjadi tenaga pemasar yang sukses dengan income yang luar biasa, maka anda harus segera melakukan atau harus segera bertindak dan jangan pernah menunda. Semakin anda menunda, maka kesempatan untuk berhasil menjadi lebih sempit.
Untuk menjadi tenaga pemasar yang sukses, maka anda harus berani tampil berbeda dari yang lain, jadilah diri anda sendiri dalam menjual. Dan yang tidak kalah penting adalah dengan selalu menginvestasikan uang anda untuk knowledge (Pengetahuan). 

Wednesday, 21 November 2018

Era Digital Marketing Asuransi Tahun 2020



Kanal digital adalah masa depan penjualan produk asuransi di Indonesia. Dalam beberapa tahun belakangan, ide ini sudah digagas oleh perusahaan asuransi dalam negeri, meski belum mampu mendongkrak penjualan produk secara masif.
Kontan.co.id, pada awal tahun ini menurunkan liputan tentang potensi pemasaran asuransi secara online di Indonesia di masa depan. Togar Pasaribu, Direktur Eksektutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menjelaskan, dalam menjaga eksistensi bisnis memang sejatinya sudah banyak pelaku industri yang telah menggunakan kanal digital baik dari segi pelayanan maupun prosesnya.
Seperti misalnya, perusahaan asuransi jiwa joint venture alias patungan yang sejak awal sudah mengenalkan penjualan asuransi melalui digital. Namun memang jumlahnya memang belum terlihat signifikan. Apalagi angka investasi di awal yang besar juga menjadi bahan pertimbangan.
"Menurut kami, mau tidak mau dan cepat atau lambat industri pasti akan masuk ke arah sana. Sekarang mungkin belum masif, tapi 2020 bisa jadi sudah terlihat dampaknya," ujar Togar sebagaimana dilansir Kontan.co.id, Selasa (23/1).
Apalagi memang penetrasi dan pemahaman masyarakat terhadap asuransi masih terbilang rendah. Ke depan, ini akan jadi sebuah peluang besar yang dapat disasar. Seperti contohnya, generasi milenial yang tentu akan menyukai beli asuransi melalui online.
Meskipun mungkin sekarang penjualan produk asuransi secara online belum menuai hasil yang signifikan, namun belajar dari kesalahan Nokia beberapa tahun yang lalu, tidak ada salahnya bagi setiap agen asuransi untuk mempersiapkan diri menyambut era digital yang sudah semakin dekat ini. Tanda-tanda akan semakin boomingnya era digital marketing asuransi sudah terlihat beberapa waktu terakhir. Contohnya, Prudential sebagai salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia belakangan ini gencar mengkampanyekan pemrosesan pengajuan nasabah secara digital, meninggalkan era pengiriman berkas kertas yang sudah ketinggalan jaman. Bahkan, penerbitan e-polis atau polis elektronik juga semakin digencarkan.
Sebelum dunia pemasaran asuransi berubah secara digital, ada cara mudah bagi agen asuransi untuk mempersiapkan dirinya. Yakni dengan bergabung sebagai mitra agen di KlikAsuransi.com, maka agen sudah siap untuk memasarkan produk asuransi dari perusahaan masing-masing secara digital dan online.


Friday, 16 November 2018

Bisnis Asuransi? Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Jadi Agen



Sebagaimana halnya perlombaan lari, bisnis adalah seperti perlombaan lari marathon. Inti dari strategi dalam perlombaan marathon ini adalah adu kuat dan tahan lama, siapa yang bisa memenuhi 2 kriteria tersebut, dialah yang berpeluang besar mendapatkan kemenangan. Bukan hanya semata soal sprint, atau adu cepat sampai di garis finis.
Dalam artikel terdahulu sudah pernah diulas, bahwa profesi sebagai agen asuransi bukanlah profesi kekaryawanan, tetapi lebih kepada profesi kemitraan, yaitu kemitraan antara agen dengan perusahaan asuransi dalam memasarkan produknya. Silahkan baca dulu artikelnya disini. Sehingga dengan ini, profesi sebagai agen asuransi adalah sebuah profesi bisnis. Itulah kenapa kita sering mendengar agen asuransi mengatakan, bahwa agen asuransi adalah sebuah profesi bisnis yang nyaris tanpa modal.
Dikatakan tanpa modal karena memang seorang agen tidak perlu menyiapkan biaya-biaya untuk meluncurkan sebuah produk, apakah itu biaya riset, biaya produksi, maupun biaya distribusi. Semuanya sudah disediakan oleh perusahaan asuransi sebagai si empunya produk.
Namun seringkali seseorang merasa sangat ragu untuk membangun bisnis di industry asuransi, yang sebetulnya masih menyediakan market teramat sangat besar ini. Alasannya macam-macam, tetapi dari kesemua alasan itu paling tidak akan bermuara pada satu hal; perasaan bahwa dirinya belum tentu cocok terjun di bisnis asuransi.
Inilah sebenarnya perwujudan dari mental block yang seringkali membuat kita berkata “saya memang layak tidak sukses”, karena sudah menyia-nyiakan peluang besar di depan mata. Seringkali kalimatnya akan seperti ini;
  1. wah saya sudah tua, mana bisa sukses
  2. saya gaptek
  3. saya tidak bakat jualan
  4. saya tidak bakat berbisnis
  5. saya bodoh
  6. saya pemalu
  7. Dll

Intinya, setiap ada arahan untuk maju, melangkah, berusaha untuk menjadi lebih baik. Ada perkataan di benak kita yang mengatakan, “Sudahlah Kita Mah Emang Gini-Gini Aja”. Jika seperti itu, hati-hati berarti program dalam diri kita sedang mengarahkan untuk jauh dari kesuksesan
Padahal kalau mau, kita bisa menjawab soal mental block itu seperti ini;
  1. Ada orang yang sudah lulus di umur 21 tahun kuliah, tetapi baru dapat kerja 5 tahun kemudian
  2. Ada yang sudah jadi CEO di perusahaan umur 25 dan meninggal di umur 50
  3. Sementara ada yang jadi CEO di umur 50 dan hidup sampai umur 75
  4. Ada yang jomblo, ada yang sudah menikah
  5. Obama dilantik umur 50, tapi trump dilantik saat umur 70

Jangan sampai terjadi, orang di sekitar kita sudah jauh lebih maju, tetapi ternyata kita belum kemana-mana. Maksudnya, bahwa sebenarnya setiap orang memiliki waktu emasnya masing-masing. Ada pendiri KFC yang sudah tua baru sukses.
Ibarat tanaman, setiap bunga memiliki waktu mekar nya masing-masing. Ada bunga yang mekar di musim semi, ada bunga yang mekar di musim panas, dan bahkan ada yang mekar di musim dingin.
Jadi, jikalau anda percaya bahwa agen asuransi adalah sebuah bisnis, adalah sebuah profesi yang mampu menghadirkan keberlimpahan materi dalam kehidupan kita, berapapun usia anda, apapun latar belakang profesi anda untuk memulai jadi agen asuransi, percayalah tidak ada kata terlambat. Karena sesungguhnya, semua ada masanya.