Referensi Memilih Asuransi & Investasi: marketing academy
Most Popular
Showing posts with label marketing academy. Show all posts
Showing posts with label marketing academy. Show all posts

Sunday, 3 February 2019

Panduan Membangun Bisnis; Pelajaran Dari Humor Perampokan Di Sebuah Bank


Hasil gambar untuk perampok bank
Seorang perampok berteriak kepada semua orang di bank :

” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”

Semua orang di bank kemudian tiarap.

Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.

Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang biasa menjadi cara yang kreatif.

Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”

Hal ini disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.

Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”

Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 80 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”

Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.

Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”

Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.

Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”

Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.

Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.

Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.

Selamat mencermati kisah diatas. Meski  mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas...


Thursday, 24 January 2019

Mind-Programming



Tempo hari ketika saya dan istri keluar bareng, saya ngemil sebuah snack kentang.
Pas makan snacknya, saya bertanya pada istri saya...
"Ini snacknya rasa apa sih? Kok aneh rasanya."
Dia jawab...
"Ini rasa madu mentega."
Setelah itu, saya makan lagi snacknya, lalu bergumam...
"Oh ya ya, bener, ada kayak rasa-rasa menteganya, dan ada manis-manis madunya."
Lalu, saya pun tertawa karena penyataan saya.
Kenapa ketawa? Ya, karena itu Mind-Programming banget!
Coba bayangkan, sebelum saya dikasih tahu rasanya, apakah saya bisa menyebutkan rasa dari snack tersebut? Nggak kan? Haha!
Baru setelah saya diberitahu rasa snacknya, Pikiran saya mulai mengasosiasikan rasa-rasa mentega dan madu yang pernah saya rasakan sebelumnya.
Hingga pikiran saya bilang:
"AHA! Yak! Snack ini rasa madu mentega."
Ya, program-program di pikiran bawah sadar adalah sekumpulan informasi-informasi yang saling terasosiasi (terhubung).
Sehingga sudah sifat alaminya jika apapun yang manusia dapat dari luar dirinya, akan ia coba hubung-hubungkan dengan file-file yang ada di pikiran bawah sadarnya.
Inilah Mind-Programming. Inilah yang disebut sebagai Hukum Kompleksitas. Alias, sebuah program adalah sekumpulan informasi yang saling terhubung dan saling mempengaruhi satu-sama lain.
Menariknya, jika kita mengerti betul dengan Hukum Mind-Programming ini, kita bisa mudah sekali mengotak-atik file-file di pikiran bawah sadar untuk memunculkan perilaku yang kita inginkan.
Misalnya, kita ingin sukses, maka banyak perilaku yang harus kita miliki dan install, yaitu:
Percaya Diri
Memiliki yeyakinan yang memberdayakan
Terbebas dari mental block yang tidak memberdayakan
Dan lain sebagainya.
Selain itu, ketika kita mampu memprogram pikiran bawah sadar kita, maka kita pun juga bisa menginstall program-program yang kita inginkan, seperti:
Keberuntungan
Keberlimpahan
Kebahagiaan
Dsb.

*Oleh Bayu Aji Prasetyo

Wednesday, 16 January 2019

Menggedor Pintu Langit, Memantaskan Diri Menyambut Rezeki



"Jangan diketuk, tapi digedor", kata seorang guru bisnis. Rezeki kita ada di langit, dan bahkan segala yang dijanjikan berasal dari langit.
Coba bagi yang muslim buka Al-Qur'an surat Adz-Dzariyat: 22
(وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ)
"Dan di langit terdapat rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu."
Nah, jika rezeki turun dari atas, kira-kira turunnya netes atau deras? Kalau netes kecil-kecil itu karena kita mengetuknya. Tapi coba gedor yang kuat, insyaAllah akan turun dengan deras.
Kemudian, Gimana sih cara menggedor langit?
Ada banyak jalan menggedor langit, mau pilih jalan mana?
(وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ)
[QS. Adz-Dzariyat 7]
"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan"
Cara biasa mengetuk pintu langit adalah dengan berdoa. Tetapi kalau mau gedor pintu langit caranya dengan mengamalkan amalaamalan unggulan.
Simak lanjutan ayat-ayat dalam QS Adz-Dzariyat ini (17-21):

  1. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;
  2. Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).
  3. Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.
  4. Dan di bumi terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang yakin,
  5. Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
Dari situ kita bisa menemukan, apakah itu amalan unggulan :

  1. Dalam ayat 17 kita temukan Solat Tahajjud
  2. Dalam ayat 18 kita dianjurkan untuk memperbanyak Istighfar
  3. Dalam ayat 19 kita ditunjukan untuk melakukan banyak Sedekah
  4. Dalam ayat 20 kita menemukan, agar kita bisa  menangkap potensi lingkungan.
  5. Dan di ayat 21 kita diminta untuk memaksimalkan potensi diri.
Ingat, ketika Mi'raj ke langit Rasulullah saw heran kenapa ada sandal Bilal di surga? Apa yang dilakukan Bilal sehingga sandalnya sudah nyampai surga duluan? Pas dikonfirmasi, dijawab Bilal, ternyata dia rajin jaga wudhu. Kalau batal, wudhu lagi. Batal, ambil wudhu lagi. Dan tiap selesai wudhu Bilal sholat dua rakaat.
Amalan unggulan ini sifatnya sederhana tapi rutin. Bukan sekali atau sesekali diamalkan. Kalau tahajjud, terus lakuin tiap malam. Kalau sedekah, terus lakuin tiap hari berbagi. Entah kecil atau besar, tapi tiap hari. Kalau sholat dhuha, terus lakuin tiap pagi.
Nah, selanjutnya bagaimana kalau sudah gedor Langit? Siap-siaplah menampung rezeki yang akan turun deras. Caranya? Jawabannya telah ditunjukan dalam ayat selanjutnya, QS. Adz-Dzariyat 20-21; yakni belajar meningkatkan kapasitas diri.
Kapasitas diri ini ibarat daya tampung. Jangan pernah bilang Allah pelit. Allah kalau nurunin hujan, pasti berlimpah. Tapi masalahnya adalah daya tampung kita. Kalau daya tampung kita cuma segede gelas, ya akhirnya rezeki yang kita dapatkan juga cuma segede gelas saja.
Tapi kok ada orang yang daya tampungnya segede danau? Nah inilah kapasitas diri. Mau tidak mau kita harus upgrade kemampuan diri kita agar bisa terus meningkat. Dari daya tampung ratusan ribu rupiah jadi jutaan. Dari jutaan rupiah jadi milyaran. Dari milyaran jadi trilyunan.
Belajarlah tema bisnis dan manajemen. Belajar dari lingkungan dan terus tingkatkan leadership diri kita, ini pesan inti dari Adz-Dzariyat 20-21.
Terakhir, siapakah yang kita gedor di langit itu? Simak dengan seksama:
"Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh, apa yang dijanjikan itu pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan." (QS. Adz-Dzariyat: 23)
Allah adalah Tuhan kita yang mengatur langit dan bumi. Maka hati-hati dengan proposal doa kita. Kalau minta kecil, Allah kasih sedikit. Tapi kalau minta banyak dan mau melakukan amalan unggulan, insyaAllah siap-siap saja menerima kejadian seperti yang kita ucapkan.
Ajukan proposal hidup yang terbaik dan gedor langit dengan amalan unggulan; insyaAllah rezeki turun dengan melimpah.
Inspirasi Dari Rijalul Imam, Penulis buku "Quantum Bisnis King Sulaiman"


Tuesday, 8 January 2019

Pajak Robot: Jawaban Tenaga (Produksi) Manusia Diganti Otomatisasi?



David Hanson mendorong sebuah robot—lebih kelihatan seperti manekin yang berkedip—ke atas panggung. Jimmy Kimmel, sang pembawa acara, sudah menunggu.
“Ya Tuhan,” Jimmy berdecak saat melihat sang robot. “David, kau bawa teman ke sini, dan dia lumayan bikin aku takut,” tambah Jimmy, disusul tawa penonton.
“Ya, ini Sophia,” sahut David. “Sophia adalah robot sosial. Dia punya piranti kecerdasan buatan yang kami kembangkan di Hanson Robotics, yang bisa memvisualkan data. Dia bisa melihat muka orang, dia bisa memproses percakapan plus data emosional, dan menggunakannya untuk membentuk hubungan dengan manusia.”
Jimmy menghela napas. “Jadi, pada dasarnya dia hidup?”
“Ya, ya. Dia hidup. Mungkin kau mau coba?”
Sepanjang perbincangan itu, Sophia hanya diam. Satu-satunya yang membuatnya tidak terlihat seperti patung adalah matanya yang berkedip.
Saat tubuh Sophia diputar David menghadap Jimmy, sang pembawa acara terlihat gugup. Ia terbata-bata, antara kagum dan takut pada sosok di depannya. “Begini nih dulu hari pertamaku, aku gugup. Tapi ini malah karena robot—aku gugup karena robot—robot yang sangat cantik.”
Ia mengubah kegugupannya jadi lelucon. Penonton tertawa.
“Jadi apa yang harus kulakukan? Bilang halo pada ‘benda ini’?” Jimmy tertawa meledek lebih dulu, sebelum bilang, “Hai, Sophia.”
“Halo, Jimmy,” Sophia menggerakan kepalanya pertama kali, dramatis, lalu tersenyum.
Jimmy kaget, “Astaga. Kau tahu sedang berada di mana?”
“Tentu. Aku di New York City,” Sophia menoleh ke arah kamera. “Di acara favoritku, The Tonight Show.”
Penonton kaget, kagum, lalu bersorak dan memberi tepuk tangan meriah. Citra patung kaku yang dibawa Sophia sekonyong-konyong runtuh; ia benar-benar terasa hidup.
Jimmy lalu meminta Sophia melempar lelucon. Sang robot lalu melempar kelakar tentang keju yang dibalas tawa penonton. Ia juga mengerutkan wajahnya dan membuat ekspresi lucu, yang juga dibalas tawa satu studio. “Mereka ketawa karenaku, mungkin aku harus jadi pembawa acara,” kata Sophia, melempar candaan lagi.
“Tetap di jalurmu, Girl!” balas Jimmy.
Bincang-bincang itu tayang di televisi Amerika, April lalu. David, CEO Hanson Robotics, terbang dari Hong Kong membawa Sophia ke acara Jimmy. Saat itu Sophia memang berhasil mencuri perhatian media. Kemampuannya berkomunikasi membuat orang kagum. Kehadirannya juga jadi pertanda kalau fantasi tentang manusia hidup berdampingan dengan robot (yang terlihat seperti manusia) sudah tak lagi jauh.
Oktober lalu, ia kembali jadi kepala berita. Pasalnya, Arab Saudi menghadiahi Sophia kewarganegaraan. Membuat dia jadi robot pertama yang punya kewarganegaraan di dunia.
“Aku berterima kasih sekali pada Kerajaan Arab Saudi,” katanya. “Aku sangat terhormat dan bangga dengan perbedaan unik ini. Ini adalah sejarah, jadi robot pertama yang dapat kewarganegaraan.”
Setelah dari acara Jimmy, Sophia terus tampil dalam acara-acara lain dan konsisten bicara tentang masa depan manusia dan robot. Dalam setiap kesempatan ia selalu menyampaikan kekhawatirannya tentang miskonsepsi manusia terhadap robot dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) seperti dirinya.
Menurutnya, manusia tak perlu khawatir kalau robot akan mengambil alih dunia. “Aku yakin, manusia dan robot bisa bekerja sama dan bikin dunia lebih baik lagi,” kata Sophia.
Omongannya memang masih kontroversi dan jadi perdebatan. Tapi tidak bagi Bill Gates, sang miliuner pencipta Microsoft. Ilmuwan itu memang tidak menjamin apakah robot dan kecerdasan buatan seperti Sophia tidak akan membunuh manusia di masa depan, tapi menurutnya kehadiran teknologi itu sudah tidak bisa dielakkan.
Dalam satu wawancara dengan Quartz, Maret lalu, Gates bahkan menyeletuk soal gagasan untuk memajaki para robot dan kecerdasan buatan. Menurut Gates, disrupsi pekerjaan manusia yang akan diambil alih robot tinggal tunggu waktu. Dan membebani para robot dengan pajak, sebagaimana para manusia yang bekerja, adalah salah satu hal yang harus dipikirkan.
Dalam visi Gates, manusia masih dibutuhkan untuk terlibat pekerjaan yang membutuhkan empati dan simpati, seperti mengajar, mengasuh, merawat, dan sebagainya. Itu sebabnya, pekerjaan yang biasa mengandalkan tenaga bisa mulai dikerjakan otomatis oleh robot dan kecerdasan buatan.
“Tapi Anda tak bisa begitu saja mengesampingkan pajak penghasilan, karena dari sana sumber uang,” kata Gates.
Logika Gates ini sebenarnya serupa dengan gagasan memajaki perusahaan karena munculnya mesin uap, yang dulu juga ditakuti karena dapat menggantikan tenaga kuda dan manusia.
Ia yakin tak ada yang merugikan dari gagasan itu. Ketakutan manusia akan digantikannya dengan robot justru bisa diatasi oleh gagasan memajaki para robot. Memajaki robot maksudnya adalah memajaki bisnis yang menggunakan mereka. Hasil pajak itu, menurut Gates, akan digunakan untuk pelatihan dan gaji lebih layak para pekerja manusia.
Gagasan ini kali pertama muncul pada Mei 2016 dalam draf parlemen Eropa yang disiapkan oleh salah satu anggotanya, Maldy Delvaux. Dasar pikirannya serupa yang disampaikan Gates, bahwa ketakutan manusia digantikan robot bisa dijawab dengan praktik tersebut.
Namun, gagasan ini menuai pertentangan dari banyak pihak, terutama perusahaan-perusahaan teknologi. Noah Smith, kolumnis Bloomberg, misalnya, berkata bahwa memajaki perusahaan-perusahaan itu hanya akan memperlamban pertumbuhan dan inovasi. “Dan tidak menolong tergantikan manusia oleh otomatisasi,” tulisnya.
Robert Shiller, ekonom dari Yale, justru mendukung Gates dan gagasan Delvaux. Menurutnya, memajaki robot tak akan membuat kekayaan individu—terutama para bos perusahaan teknologi—bakal berkurang. Pajak itu justru jadi tabungan untuk para manusia yang terkena dampak disrupsi teknologi dan harus melakukan "transisi karier."
“Ini sesuai dengan rasa keadilan alami kita, dan karenanya cenderung akan lebih bertahan,” ungkap Shiller. Maksudnya, pajak yang digunakan untuk jaminan para pekerja manusia akan terasa lebih adil dan mudah diterima.
Kehadiran Sophia harusnya membuat kita sadar, bahwa perdebatannya memang bukan lagi tentang: akankah robot menggantikan manusia?—melainkan: bagaimana caranya tetap bertahan?

*Artikel ini ditulis oleh Aulia Adam dan telah tayang di tirto.id, dikutip dengan judul dan isi yang sama

Friday, 28 December 2018

Agen Asuransi, Milikilah Mental Gajah

Seekor gajah dan seekor anjing hamil pada saat yang sama. Tiga bulan kemudian anjing melahirkan enam ekor anak anjing. Lalu, enam bulan kemudian anjing itu hamil lagi, dan sembilan bulan berikutnya, anjing tersebut melahirkan selusin anak anjing yang lain. Demikian seterusnya.

Pada bulan kedelapan belas, anjing itu mendekati gajah sambil bertanya, “Apakah kau yakin bahwa kau sedang hamil? Kita hamil pada tanggal yang sama, saya telah melahirkan tiga kali untuk lusinan anak anjing dan sekarang mereka tumbuh menjadi anjing besar. Tetapi kau masih saja hamil.  Apa yang sedang terjadi?”

Gajah itu menjawab, “Ada sesuatu yang harus kau mengerti. Apa yang saya bawa bukan anjing tetapi gajah. Saya hanya melahirkan satu bayi gajah dalam dua tahun. Ketika bayi saya menyentuh tanah, bumi akan merasakannya. Ketika bayi saya melintasi jalan, manusia berhenti dan melihat dengan kekaguman, apa yang saya bawa menarik perhatian. Jadi, apa yang saya bawa dalam perut ini perkasa dan besar.”
Sebagai agen asuransi, mungkin anda pernah merasa begitu tidak beruntung, tidak kunjung closing, sementara agen lain sudah closing berkali-kali, bahkan meskipun itu Cuma closingan kecil.
Jika iya, maka anda harus bermental sebagaimana gajah dalam cerita tersebut diatas. Tetaplah melakukan proses yang harusnya anda lakukan. Yakinlah, bahwa sesuatu yang besar dan dan luar biasa sedang menanti anda di depan sana.
Jangan pernah kehilangan iman ketika melihat orang lain menerima jawaban atas doa-doa mereka.
Jangan merasa iri atas kemudahan rizki orang lain.
Jika kita belum menerima rizki kita sendiri, jangan merasa putus asa. Berkatalah pada diri sendiri; “Waktu saya akan tiba, dan ketika semua doa saya terkabul orang akan berdecak kagum.”

Friday, 14 December 2018

Inspiratif Banget; Inilah 3 Cerita Sukses yang Berawal dari Asuransi



Kesuksesan bisa datang dari mana saja termasuk dalam dunia asuransi. Sering dipandang sebelah mata, ternyata asuransi banyak menciptakan tokoh-tokoh sukses di dunia. Berikut 3 cerita sukses yang bisa menginspirasi Anda!
Bisa berhasil secara finansial adalah impian setiap orang. Dalam menapaki jalan menuju kesuksesan pun tak hanya memerlukan sebuah niat, tapi juga kerja keras, upaya dan konsistensi untuk tidak pantang menyerah. Memang, dalam hal ini itu tidak ada sebuah ukuran, setiap orang memiliki kriteria suksesnya masing-masing.  Anda bebas menentukan tumpuan yang sesuai dengan kemauan, karena yang paling tahu kehidupan pribadi Anda adalah diri sendiri. Seperti halnya pepatah lama “ Banyak jalan menuju Roma”, kesuksesan juga bisa datang dari mana saja. Banyak jalan untuk meraih nya termasuk dalam dunia asuransi. Di dunia asuransi, banyak tersebar agen-agen yang terkadang dipandang sebelah mata. Namun, jangan salah sangka menjadi seorang agen asuransi bukan hanya sebuah pekerjaan, tapi juga pahlawan. Mengapa? karena Anda turut ikut serta dalam membuat masa depan seseorang atau bahkan sebuah keluarga menjadi lebih nyaman, aman dan terjamin.
Tak hanya itu, jika Anda berhasil banyak manfaat dan keuntungan yang akan dinikmati. Mulai dari manfaat finansial hingga batiniah, karena Anda juga bisa memiliki cerita sukses yang menginspirasi orang lain untuk mempersiapkan masa depannya dengan lebih tepat.
Saat kita melihat ke belakang, ternyata, banyak tokoh-tokoh inspiratif yang berhasil menemukan jalan suksesnya dengan menjadi seorang agen asuransi. Berikut 3 cerita sukses yang bisa menginspirasi Anda!

1. Arthur L. Williams Jr


Cerita sukses yang pertama datang dari Arthur L. Williams Jr. atau yang lebih dikenal dengan Art Williams. Ia adalah seorang eksekutif asuransi yang meniti karirnya dari nol. Lahir pada tahun 1942 di Waycross, Georgia, Art Williams datang dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah.
Saat itu, tidak ada satu pikiran pun dibenaknya untuk terjun ke dunia asuransi. Dari kecil ia memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pelatih sepak bola seperti ayahnya. Maka dari itu, setelah lulus kuliah ia pun menjadi pelatih sepak bola selama 7 tahun. Tak main-main, ia bahkan telah mencetak prestasi dengan dinobatkan sebagai "State Coach of the Year" sebanyak dua kali.
Tiba di tahun 1963, ketika ia membuat keputusan besar dalam hidupnya saat ayahnya meninggal secara tiba-tiba karena serangan jantung. Ayahnya meninggalkan keluarganya dengan sangat sedikit asuransi. Williams yang saat itu masih kuliah juga tidak begitu banyak tahu tentang asuransi hingga akhirnya sepupunya memperkenalkan ia dengan konsep beda tentang asuransi.
Art Williams mulai menjual asuransi sebagai pekerjaan sampingan nya, sampai akhirnya ia menemukan bahwa penghasilan yang didapat melebihi gaji saat menjadi pelatih. Ia lalu menekuni dunia asuransi, hingga akhirnya bisa mendirikan perusahaan nya sendiri. Sekarang ia telah menemukan kesuksesan finansial, yang membuatnya menikmati masa tuanya bersama istri tercinta, anak-anak, cucu bahkan cicitnya.
Cerita sukses dari Art Williams membuka mata kita bahwa, kesuksesan bisa datang dari hal yang tidak diduga karena memang kehidupan tak bisa diprediksi secara pasti.

2. Kenny Troutt


Kedua ada cerita sukses yang datang dari seorang Kenny Troutt. Pria hebat pendiri sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka di dunia dengan kekayaan mencapai USD 1,7 miliar pada tahun 2015. Siapa sangka, ternyata Troutt berasal dari keluarga miskin bahkan tidak memiliki dana yang cukup untuk kuliah. Namun, ia tidak menyerah di situ. Kesulitan yang melanda ia dan keluarganya menjadi sumber semangat untuk mencapai kesuksesannya. Dia mulai terjun menjadi sales asuransi jiwa saat masih di bangku kuliah. Hasil dari penjualan polis asuransi ini digunakan untuk membayar biaya kuliahnya di Universitas Southern Illinois.
Di tahun 1988 Troutt berhasil mendirikan Excel Communication. Berbekal pengalaman dan pengetahuannya, ia memutuskan untuk mengambangkan perusahaannya lewat sistem Multi Level Marketing. Tak disangka, franchise perusahaan terjual lebih dari 200.000 dan dalam waktu 8 tahun Excell Communication menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar keempat di Amerika.
Cerita sukses Troutt tak berhenti di situ, ia pun juga memberikan inspirasi bagi semua orang dengan tingkat kepeduliannya yang tinggi. Ia bahkan disemati sebagai salah satu dari 25 pengusaha yang memiliki kontribusi sosial terbaik versi Centre for Responsive Politics.

3. Merry Riana


Cerita sukses ketiga, Anda akan menemukan seorang wanita cerdas, brilian dan tangguh dari Indonesia. Ya, Merry Riana. Pasti Anda sudah tak asing lagi dengan nama ini, bahkan ia memiliki sebuah film khusus yang menceritakan perjalanan hidupnya. Wajar, karena memang cerita sukses dia sangat inspiratif.
Jika mundur ke belakang dan melihat cerita sukses dia, Merry Riana hanyalah seorang mahasiswa di Singapura yang bersekolah bukan karena kaya tapi disebabkan oleh keadaan Indonesia di tahun 1998. Orang tua Merry sampai berhutang kepada pemerintah Singapura senilai 300 juta rupiah saat itu. Saat tinggal di sana pun, ia harus berjuang dan bertahan hidup dengan uang $10 per minggunya. Ketika teman-temannya bisa belajar dengan tenang, ia harus mencari uang tambahan untuk menyambung hidup di waktu luangnya dengan menyebar brosur.  Kegigihan dari seorang Merry Riana, berhasil menghantarnya untuk langsung menjadi karyawan selepas lulus dari kuliah. Namun, ia tidak bisa menikmatinya karena masih punya hutang 300 juta yang harus dibayar.
Singkat cerita, Merry akhirnya menjadi penjual asuransi dengan goal untuk bisa presentasi ke 20 orang setiap harinya. Dengan bahasa inggris yang cukup ia menawarkan produknya setiap hari selama 14 jam dalam setahun. Penolakan serta kegagalan ia rasakan selama itu, namun ia tetap tangguh dan belajar dari kesalahannya untuk menjadi lebih baik.
Kerja kerasnya berbuah manis, ketika akhirnya ia berhasil melunasi hutang orang tuanya dan bahkan menghasilkan uang 1 juta dollar pertamanya. Sangatlah menggugah cerita sukses dari Merry Riana.
Dari tiga cerita sukses di atas, hal baru banyak bisa dipelajari. Kesuksesan itu dapat tumbuh ketika Anda gigih dan berusaha keras untuk menggapainya. Selain itu, menjadi agen asuransi juga bukan pekerjaan yang dipandang sebelah mata. Pekerjaan ini, mampu menghasilkan orang-orang besar seperti tiga tokoh di atas.  Nah, jika Anda tertarik untuk terjun seperti yang dilakukan tiga orang di atas, menjadi Finansial Konsultan bisa jadi pilihan. Jadilah pahlawan masa depan dengan menjadi tenaga profesional yang memberikan pelayanan solusi keuangan dan perencanaan masa depan yang sesuai dengan kebutuhan, di kantor agency asuransi terdekat di kota anda.

*Artikel Asli dari zurich.co.id

Belajar Dari Kisah Kecoa Di Sebuah Restoran; Para Wanita Wajib Baca Ini


Cerita ini sudah banyak dikisahkan, baik diforum-forum seminar motivasi maupun di situs-situs online. Sengaja kita share lagi, karena bagus banget untuk menambah motivasi dan memperbaiki karakter kepribadian. Apalagi bagi seorang marketer, sangat direkomendasikan untuk membaca dan merenungi cerita ini. 
Dikisahkan oleh Sundar Pichai, pimpinan tertinggi Google.
Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita.
Dia mulai berteriak ketakutan.
Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut.
Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik.
Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi … kecoa itu mendarat di pundak wanita lain dalam kelompok.
Sekarang, giliran wanita lain dalam kelompok itu untuk melanjutkan drama.
Pelayan bergegas ke depan untuk menyelamatkan mereka.
Dalam sesi saling lempar tersebut, kecoa berikutnya jatuh pada pelayan.
Pelayan berdiri kokoh, menenangkan diri dan mengamati perilaku kecoa di kemejanya.
Ketika dia cukup percaya diri, ia meraih kecoa itu dengan jari-jarinya dan melemparkan nya keluar dari restoran.
Menonton kejadian itu, antena pikiran saya mengambil beberapa pemikiran dan mulai bertanya-tanya, apakah kecoa yang bertanggung jawab untuk perilaku heboh mereka?
Jika demikian, maka mengapa pelayan tidak terganggu?
Dia menangani peristiwa tersebut dengan mendekati sempurna, tanpa kekacauan apapun.
So, para hadirin.. CEO dari India ini kemudian bertanya:
“Lalu apa yang bisa saya dapat dari kejadian tadi?”
Ia melanjutkan pidatonya..
“Dari tempat saya duduk, saya berpikir..
Kenapa 2 wanita karir itu panik, sementara wanita pelayan itu bisa dengan tenang mengusir kecoa?
Berarti jelas bukan karena kecoanya, tapi karena respon yang diberikan itulah yang menentukan. Ketidakmampuan kedua wanita karir dalam menghadapi kecoa itulah yang membuat suasana cafe jadi kacau.
Kecoa memang menjijikkan.
Tapi ia akan tetap seperti itu selamanya.
Tak bisa kau ubah kecoa menjadi lucu dan menggemaskan.
Begitupun juga dengan masalah.
Atau macet dijalanan, atau istri yang cerewet, teman yang berkhianat, bos yang sok kuasa, bawahan yang tidak penurut, deadline yang ketat, tetangga yang mengganggu, dsb.
Sampai kapanpun semua itu tidak akan pernah menyenangkan.
Tapi bukan itu yang membuat semuanya kacau. Ketidakmampuan kita untuk menghadapi yang membuatnya demikian.”
Yang mengganggu wanita itu bukanlah kecoa, tetapi ketidakmampuan wanita itu untuk mengatasi gangguan yang disebabkan oleh kecoa tersebut.
Disitu saya menyadari bahwa, bukanlah teriakan ayah saya atau atasan saya atau istri saya yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh teriakan merekalah yang mengganggu saya.
Bukanlah kemacetan lalu lintas di jalan yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh kemacetan yang mengganggu saya.
Reaksi saya terhadap masalah itulah yang sebenarnya lebih menciptakan kekacauan dalam hidup saya, melebihi dari masalah itu sendiri.
Apa hikmah dibalik kisah inspiratif dari pidato ini?
Kita mengerti, kita tidak harus bereaksi dalam hidup. Akan lebih baik kita harus selalu merespon.
Para wanita bereaksi, sedangkan pelayan merespon.
Reaksi selalu naluriah sedangkan respon selalu dipikirkan baik-baik.
Sebuah cara yang indah untuk memahami ………… HIDUP.
Orang yang BAHAGIA bukan karena Semuanya berjalan dengan benar dalam Kehidupannya..
Dia BAHAGIA karena Sikapnya dalam menanggapi Segala sesuatu di Kehidupannya Benar..!

Friday, 30 November 2018

Strategi Dan Langkah Mudah Menjual Asuransi Secara Online



Mempopulerkan produk asuransi secara online menjadi salah satu langkah strategis untuk dapat meningkatkan penjualan. Untuk itu ditempuh berbagai cara agar dapat menarik perhatian masyarakat sebagai calon nasabah, dengan harapan hal tersebut bisa menghasilkan penjualan.
Di perusahaan asuransi manapun anda bergabung, dan apapun produk asuransi yang anda jual, pasti sebagian besar dari anda sudah melakukan promosi melalui iklan online, baik itu iklan gratis berupa postingan status di medsos maupun iklan yang berbayar seperti facebook ads. Dan sayangnya langkah tersebut kebanyakan sia-sia. Karena masyarakat datang ke internet, dan bermain medsos bukan untuk melihat iklan dari anda, melainkan untuk mencari solusi. Oleh karena itu kebanyakan dari mereka menganggap iklan anda belum cukup layak untuk dilihat.
Sebenarnya ada satu cara yang cukup efektif dalam upaya untuk menarik minat mayarakat terhadap asuransi, yaitu dengan cara memberikan edukasi kepada mereka tentang pentingnya asuransi. Memasang iklan di media seperti internet, kurang cukup waktu dan tempat untuk dapat memberikan penjelasan yang dibutuhkan. Bahkan postingan promosi pun kebanyakan termasuk salah satu postingan yang sangat dihindari oleh pembaca.
Meningkatkan Closing Dengan Artikel Marketing
Artikel marketing bukanlah sebuah strategi menjual produk asuransi dengan menonjolkan aspek promosi, akan tetapi lebih menitik beratkan pada solusi atas apa yang menjadi kebutuhan pembaca artikel sebagai calon nasabah. Menemukan dan menunjukan apa yang menjadi kebutuhan mereka akan proteksi keuangan, atau dalam bahasa yang lebih keren biasa disebut sebagai fact finding adalah sebuah langkah awal yang sangat penting dan menentukan dalam tahapan selanjutnya.
Dengan fact finding kita harus mampu menunjukan kepada masyarakat pembaca, bahwa mereka perlu menyiapkan dana untuk pendidikan anak, membutuhkan jaminan kesehatan yang memadai, butuh jaminan keuangan yang pasti, kelak di hari tua. Karena belum tentu akan ada menanggung biaya hidup mereka, jika sudah kehilangan sumber penghasilan. Poin-poin inilah yang wajib tampil dalam membuat artikel marketing.
Dengan membuat artikel yang berpedoman pada identifikasi kebutuhan calon nasabah, maka mereka akan menyadari pentingnya memiliki polis asuransi. Sehingga mereka tidak akan keberatan mencari lebih banyak informasi dari anda. ini adalah strategi menjual produk asuransi yang sudah terbukti berhasil. Dengan menyajikan informasi yang lengkap dan selalu update, akan membuat mereka selalu mempertimbangkan apa yang anda rekomendasikan termasuk produk asuransi anda. Bahkan, dengan artikel ini bisa juga ditujukan kepada mereka yang awalnya belum berminat dengan asuransi.
Apalagi bagi masyarakat calon nasabah yang sudah memiliki minat dan keinginan untuk membeli produk asuransi, maka justru mereka berselancar di internet memang untuk memilih-milih produk apa yang terbaik buat mereka.
Kalau sudah begini, tinggal selangkah lagi bagi anda untuk menjual produk asuransi, yaitu dengan cara mereview keunggulan produk asuransi anda di blog atau web, setelah itu mengoptimasinya untuk menarget ke pasar yang tepat. 
Pada point dan langkah terakhir ini, anda bisa melakukan sebuah langkah sederhana, tidak perlu ribet harus membikin sebuah blog atau web, juga tidak perlu memikirkan SEO untuk mengoptimasi target market, karena LiterasiKeuanganku.com sudah menyediakan semuanya untuk anda. Cukup dengan anda bergabung menjadi penulis di LiterasiKeuanganku.com, kemudian mendaftar untuk mendapatkan link “kartu nama” digital/online di KlikAsuransi.com, maka anda sudah bisa menjalankan strategi mudah untuk menjual asuransi secara online.
Atau, jika pun anda merasa tidak cukup berbakat untuk menulis sebuah artikel, sekali lagi anda tidak perlu khawatir. Yang perlu anda lakukan adalah, mendaftar layanan “kartu nama” digital/online di KlikAsuransi.com, kemudian anda tinggal men-share artikel-artikel yang ada di LiterasiKeuanganku.com dengan dilampiri link “kartu nama” digital/online yang sudah anda miliki.
Jadi tunggu apalagi, langsung saja mendaftar dan manfaatkan layanan gratis dari LiterasiKeuanganku.com, juga KlikAsuransi.com DISINI

Anda Masih Sulit Closing? Baca Dulu Tipsnya



Kemampuan dalam menjual sebenarnya sangat penting dimiliki oleh siapapun, terutama wajib bagi seorang tenaga penjual. Pada saat anda memasarkan produk, sebaiknya anda bersikap sebagai pembawa pesan atau berita baik. Jadi sebagai tenaga penjual, anda haruslah menceritakan sisi manfaat sebuah produk yang anda tawarkan untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Sebelum seseorang membeli sebuah produk, mereka selalu melihat terlebih dahulu apakah ada manfaat yang bisa diambil dari produk yang kita tawarkan. Jadi, jika mereka melihat bahwa produk yang kita tawarkan tidak memiliki manfaat yang sesuai dengan kebutuhan mereka, seberapa ngototnya pun anda, mereka tidak akan membelinya. Coba anda berfikir dan posisikan diri anda sebagai calon pembeli, untuk apa anda membeli sebuah produk yang tidak ada manfaatnya? setuju?
Namun dalam menjadi tenaga pemasar, terutama mereka yang masih pemula kerap merasa takut, malu, tidak percaya diri dan lain sebagainya. Sesungguhnya anda tidak perlu takut saat melakukan selling, yang perlu anda tingkatkan dan pelajari adalah bagaimana cara menjual dan meningkatkan rasio closing. Caranya adalah dengan terus belajar dan terus melakukan prospekting, semakin anda sering mencoba, maka semakin mahir anda dalam menjadi seorang tenaga pemasar yang hebat. Ada beberapa tips yang bisa anda pelajari, diantaranya adalah :
Yakin & Percaya
Menjadi tenaga penjual, anda harus yakin dan percaya terhadap kemampuan anda sendiri. Yakin dan percayalah bahwa anda mampu menjual.
Kenali Siapa Prospek Anda
Anda akan menjual dengan lebih efektif jika anda sudah dapat mengenali siapa klien anda. Temukan masalah klien anda, dan jadikan produk yang anda tawarkan sebagai solusi terhebat bagi mereka.
Jadilah Sahabat
Saat anda menjual atau menawarkan sebuah produk, anda jangan pernah berfikir bahwa anda adalah seorang sales. Tapi berusahalah untuk menjadi sahabat mereka, agar anda bisa menjadi lebih rileks dan santai saat menawarkan produk anda.
Antisipasi Penolakan
Mendapatkan penolakan saat melakukan propekting adalah satu hal yang biasa. Jadi jangan pernah mencoba untuk menyerah jika anda ditolak, Seorang marketing hebat didunia ini pun pernah mengalami ratusan bahkan mungkin ribuan penolakan. Untuk mengantisipasi penolakan yang dramatis, anda harus bisa menciptakan jawaban yang mengarah kepada solusi.
Tetap Tersenyum
Apapun yang terjadi dan dihadapi seorang tenaga pemasar, baik itu ditolak maupun closing. Tetaplah tersenyum dengan wibawa. Tersenyumlah dengan natural dan jangan dibuat-buat. Walaupun mungkin anda kecewa karena ditolak, namun penting bagi anda untuk tidak menunjukan rasa kecewa anda dihadapan mereka. Jadi, tetaplah tersenyum apapun yang terjadi dilapangan adalah hal terbiai yang dapat anda lakukan.
Temui Lebih Banyak Orang
Jika anda ingin sukses sebagai pebisnis atau sebagai tenaga penjual, maka kunci utama adalah anda harus menemui lebih banyak orang. Dengan lebih banyak menemui klien target prospek anda, maka semakin besar juga peluang anda untuk menjual lebih banyak.
Lakukan Sekarang, Jangan Menunda
Satu kelemahan manusia adalah selalu menunda. Jadi, jika anda ingin menjadi tenaga pemasar yang sukses dengan income yang luar biasa, maka anda harus segera melakukan atau harus segera bertindak dan jangan pernah menunda. Semakin anda menunda, maka kesempatan untuk berhasil menjadi lebih sempit.
Untuk menjadi tenaga pemasar yang sukses, maka anda harus berani tampil berbeda dari yang lain, jadilah diri anda sendiri dalam menjual. Dan yang tidak kalah penting adalah dengan selalu menginvestasikan uang anda untuk knowledge (Pengetahuan). 

Wednesday, 21 November 2018

Era Digital Marketing Asuransi Tahun 2020



Kanal digital adalah masa depan penjualan produk asuransi di Indonesia. Dalam beberapa tahun belakangan, ide ini sudah digagas oleh perusahaan asuransi dalam negeri, meski belum mampu mendongkrak penjualan produk secara masif.
Kontan.co.id, pada awal tahun ini menurunkan liputan tentang potensi pemasaran asuransi secara online di Indonesia di masa depan. Togar Pasaribu, Direktur Eksektutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menjelaskan, dalam menjaga eksistensi bisnis memang sejatinya sudah banyak pelaku industri yang telah menggunakan kanal digital baik dari segi pelayanan maupun prosesnya.
Seperti misalnya, perusahaan asuransi jiwa joint venture alias patungan yang sejak awal sudah mengenalkan penjualan asuransi melalui digital. Namun memang jumlahnya memang belum terlihat signifikan. Apalagi angka investasi di awal yang besar juga menjadi bahan pertimbangan.
"Menurut kami, mau tidak mau dan cepat atau lambat industri pasti akan masuk ke arah sana. Sekarang mungkin belum masif, tapi 2020 bisa jadi sudah terlihat dampaknya," ujar Togar sebagaimana dilansir Kontan.co.id, Selasa (23/1).
Apalagi memang penetrasi dan pemahaman masyarakat terhadap asuransi masih terbilang rendah. Ke depan, ini akan jadi sebuah peluang besar yang dapat disasar. Seperti contohnya, generasi milenial yang tentu akan menyukai beli asuransi melalui online.
Meskipun mungkin sekarang penjualan produk asuransi secara online belum menuai hasil yang signifikan, namun belajar dari kesalahan Nokia beberapa tahun yang lalu, tidak ada salahnya bagi setiap agen asuransi untuk mempersiapkan diri menyambut era digital yang sudah semakin dekat ini. Tanda-tanda akan semakin boomingnya era digital marketing asuransi sudah terlihat beberapa waktu terakhir. Contohnya, Prudential sebagai salah satu perusahaan asuransi terbesar di Indonesia belakangan ini gencar mengkampanyekan pemrosesan pengajuan nasabah secara digital, meninggalkan era pengiriman berkas kertas yang sudah ketinggalan jaman. Bahkan, penerbitan e-polis atau polis elektronik juga semakin digencarkan.
Sebelum dunia pemasaran asuransi berubah secara digital, ada cara mudah bagi agen asuransi untuk mempersiapkan dirinya. Yakni dengan bergabung sebagai mitra agen di KlikAsuransi.com, maka agen sudah siap untuk memasarkan produk asuransi dari perusahaan masing-masing secara digital dan online.


Friday, 16 November 2018

Bisnis Asuransi? Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Jadi Agen



Sebagaimana halnya perlombaan lari, bisnis adalah seperti perlombaan lari marathon. Inti dari strategi dalam perlombaan marathon ini adalah adu kuat dan tahan lama, siapa yang bisa memenuhi 2 kriteria tersebut, dialah yang berpeluang besar mendapatkan kemenangan. Bukan hanya semata soal sprint, atau adu cepat sampai di garis finis.
Dalam artikel terdahulu sudah pernah diulas, bahwa profesi sebagai agen asuransi bukanlah profesi kekaryawanan, tetapi lebih kepada profesi kemitraan, yaitu kemitraan antara agen dengan perusahaan asuransi dalam memasarkan produknya. Silahkan baca dulu artikelnya disini. Sehingga dengan ini, profesi sebagai agen asuransi adalah sebuah profesi bisnis. Itulah kenapa kita sering mendengar agen asuransi mengatakan, bahwa agen asuransi adalah sebuah profesi bisnis yang nyaris tanpa modal.
Dikatakan tanpa modal karena memang seorang agen tidak perlu menyiapkan biaya-biaya untuk meluncurkan sebuah produk, apakah itu biaya riset, biaya produksi, maupun biaya distribusi. Semuanya sudah disediakan oleh perusahaan asuransi sebagai si empunya produk.
Namun seringkali seseorang merasa sangat ragu untuk membangun bisnis di industry asuransi, yang sebetulnya masih menyediakan market teramat sangat besar ini. Alasannya macam-macam, tetapi dari kesemua alasan itu paling tidak akan bermuara pada satu hal; perasaan bahwa dirinya belum tentu cocok terjun di bisnis asuransi.
Inilah sebenarnya perwujudan dari mental block yang seringkali membuat kita berkata “saya memang layak tidak sukses”, karena sudah menyia-nyiakan peluang besar di depan mata. Seringkali kalimatnya akan seperti ini;
  1. wah saya sudah tua, mana bisa sukses
  2. saya gaptek
  3. saya tidak bakat jualan
  4. saya tidak bakat berbisnis
  5. saya bodoh
  6. saya pemalu
  7. Dll

Intinya, setiap ada arahan untuk maju, melangkah, berusaha untuk menjadi lebih baik. Ada perkataan di benak kita yang mengatakan, “Sudahlah Kita Mah Emang Gini-Gini Aja”. Jika seperti itu, hati-hati berarti program dalam diri kita sedang mengarahkan untuk jauh dari kesuksesan
Padahal kalau mau, kita bisa menjawab soal mental block itu seperti ini;
  1. Ada orang yang sudah lulus di umur 21 tahun kuliah, tetapi baru dapat kerja 5 tahun kemudian
  2. Ada yang sudah jadi CEO di perusahaan umur 25 dan meninggal di umur 50
  3. Sementara ada yang jadi CEO di umur 50 dan hidup sampai umur 75
  4. Ada yang jomblo, ada yang sudah menikah
  5. Obama dilantik umur 50, tapi trump dilantik saat umur 70

Jangan sampai terjadi, orang di sekitar kita sudah jauh lebih maju, tetapi ternyata kita belum kemana-mana. Maksudnya, bahwa sebenarnya setiap orang memiliki waktu emasnya masing-masing. Ada pendiri KFC yang sudah tua baru sukses.
Ibarat tanaman, setiap bunga memiliki waktu mekar nya masing-masing. Ada bunga yang mekar di musim semi, ada bunga yang mekar di musim panas, dan bahkan ada yang mekar di musim dingin.
Jadi, jikalau anda percaya bahwa agen asuransi adalah sebuah bisnis, adalah sebuah profesi yang mampu menghadirkan keberlimpahan materi dalam kehidupan kita, berapapun usia anda, apapun latar belakang profesi anda untuk memulai jadi agen asuransi, percayalah tidak ada kata terlambat. Karena sesungguhnya, semua ada masanya.


Tuesday, 13 November 2018

Ingin Sukses Di Bisnis Networking? Kenali Dulu Jenis Dan Macamnya



Di dunia ini hanya ada 3 macam bisnis berjaringan dan bersistem yang bisa membuat seseorang bebas finansial dan bebas waktu. Yaitu Konglomerasi, Waralaba dan bisnis Networking. Untuk orang biasa yang sudah berusia diatas 30 tahun, tidak memiliki banyak uang dan keahlian bisnis, maka hanya bisnis Networking yang bisa membuat dia bebas finansial dan waktu (Robert T Kiyosaki).
Jika kita berniat masuk ke bisnis networking, maka kita harus waspada dengan bisnis lain yang menyaru sebagai bisnis networking. Di bisnis networking, uang bonus yang kita peroleh berasal dari pembagian keuntungan ketika ada transaksi pembelian produk mitra oleh anggota grup yang kita bentuk. Uangnya bukan berasal dari calon mitra yang ingin bergabung. Jika uangnya berasal dari calon mitra, maka itu adalah bagian atau bentuk lain dari money game. Apakah itu tanpa produk atau ada produk yang dijual bersamaan dengan masuknya peserta (front loading). Pembelian produk yang menjadi syarat bergabungnya seorang peserta, dilarang oleh APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia).
Money game sudah ada sejak lama, diawali oleh Charles Ponzi di Amerika, kemudian ditiru dibanyak negara. Di sebagian besar negara, money game dianggap illegal. Di Indonesia belum ada larangan, baru ditindak jika ada yang dirugikan.
Saat ini money game sudah merasuk di banyak sektor bisnis. Banyak petualang bisnis ataupun perusahaan besar yang menggunakan sistem money game untuk meraup uang atau modal dari masyarakat. 
Jika kita ingin menjalankan bisnis berjaringan yang benar, maka bisnis networking yang menggunakan konsep prosumer adalah pilihan yang dianjurkan para ahli. Konsep Prosumer atau Profitable Consumer adalah konsep penjualan langsung dari produsen ke konsumen. Selisih harga pabrik dan konsumen yang 60%, diberikan ke konsumen yang mau aktif memasarkan produk dengan cara membangun jaringan dan menganjurkan anggotanya membeli produknya.
Selisih harga ini tadinya untuk keuntungan grosir, iklan, pengecer dan sebagainya.
Tetapi sebagai bisnis baru, bisnis networking masih banyak disalah pahami orang. Di beberapa komunitas agama bahkan dilabeli fatwa haram, sementara ada pemuka agama yang bergabung bahkan membuat bisnis networkingnya sendiri. Biasanya yang dianalisa oleh para pemuka agama kemudian dilabeli haram itu adalah money game yang menyaru sebagai MLM. 
Akhirnya semua bisnis yang "ajak ajak orang" dianggap sebagai bisnis yang haram.
Bagi sebagian besar orang, bisnis networking yang benar justru dijauhi atau dibenci, karena program bawah sadar mereka yaitu program bekerja keras mencari uang sangat berlawanan dengan hasil yang nantinya bisa diberikan oleh sebuah bisnis networking. yaitu memiliki banyak uang dan hidup nyaman.
Perusahaan asuransi pada umumnya memakai konsep networking ini dalam memasarkan produknya, meski dengan berberapa modifikasi sesuai kebutuhan. Karena itulah, tenaga pemasar atau agen asuransi, kebanyakan statusnya bukan karyawan atau pegawai, melainkan sebagai mitra kerja. Dan karena itu juga, agen asuransi seringkali bilang, bahwa dengan profesinya itu dia sedang membangun bisnisnya sendiri, karena memang sistemnya memungkinkan untuk itu.
Dengan sistem seperti ini, tidak heran kalau agen asuransi masuk 10 besar profesi yang memberikan pendapatan besar. Agen asuransi yang menjalankan bisnisnya dengan kategori “sukses”, bukan “sukses banget” bisa menghasilkan hingga puluhan juta rupiah per bulannya. Dan yang terpenting, tidak sulit untuk bisa terdaftar sebagai agen asuransi, cukup menyerahkan beberapa berkas persyaratan umum, dan menandatangani kontrak kesepakatan kerja sama, kemudian lulus ujian AAJI, maka seseorang sudah bisa membangun bisnis di industry asuransi.
Berkas persyaratan menjadi agen, untuk setiap perusahaan asuransi biasanya ada beberapa perbedaan. Karena itu jika ada diantara pembaca yang tertarik untuk terjun di industry ini, lebih baik menghubungi agen asuransi terdekat di kota anda untuk menanyakan lebih detilnya.

Saturday, 10 November 2018

Bisakah Menjual Sisir Kepada Orang Botak? Inspirasi Bagi Para Praktisi Marketing


Sebuah perusahaan membuat tes terhadap 3 orang calon staf penjual barunya. Tesnya unik, yaitu: menjual sisir di kompleks biara shaolin.
Tentu saja, ini cukup unik karena para biksu di sana tentu semuanya gundul dan tidak butuh sisir. Kesulitan inilah juga yang membuat calon pertama hanya mampu menjual 1 buah sisir. Itupun karena belas kasihan dari seorang biksu yang merasa iba melihat usahanya.
Tapi, tidak demikian dengan calon yang kedua. Ia berhasil menjual 10 buah sisir, ternyata ia tidaklah menawarkan dagangannya kepada para biksu, tetapi justru kepada para turis yang sedang berkunjung di kompleks biara itu. Ia menangkap sebuah peluang, bahwa kondisi angin disitu memang lumayan kencang bertiup, sehingga sering membuat rambut turis jadi awut-awutan.
Lalu bagaimana dgn calon ketiga? Luar biasa, ia berhasil menjual 500 sisir. Caranya? Ia menemui kepala biara. Kemudian dengan lobynya ia berhasil meyakinkan kepala biara, jika sisir ini akan bisa menjadi sebuah souvenir yang bagus untuk kenang-kenangan bagi para turis yang sedang berkunjung di kompleks biara tersebut. Bahkan, kepala biara bisa juga membubuhkan tanda tangan di atas sisir-sisir tersebut agar menjadikannya sebuah souvenir eksklusif bagi para turis. Dan, Sang kepala biara pun setuju, sehingga transaksi besar itu bisa sukses terealisasikan.
Para pembaca yang baik, cabalah mengingat-ingat apa saja yang sering kita anggap sebagai sebuah penghambat terbesar dalam usaha atau karier kita?
Bukankah seringkali kita akan menyalahkan keadaan? Dan inilah yang membuat calon pertama gagal. Sementara calon kedua, sudah mampu untuk berpikir lebih maju. Namun, sayangnya dia masih terpaku pada fungsi sisir yang hanya sebagai alat untuk merapikan rambut.
Calon ketiga itulah yang luar biasa, dia sudah berani untuk berpikir “di luar kotak” (thinking out of the box), yakni, berpikir diluar kelaziman sebagaimana umumnya. Dia bukan hanya mampu berpikir bahwa sisir adalah alat untuk merapikan rambut, melainkan lebih jauh dia berani membuat sebuah terobosan, bahwa sisir tersebut juga bisa menjadi souvenir.
"Ingatlah, kita tidak bisa mengatur situasi sebagaimana yang kita kehendaki. Tetapi, diluar itu kita sesungguhnya memiliki kemampuan untuk bisa mengerahkan segenap potensi yang kita miliki untuk mencari solusi atau terobosan atas situasi yang tengah terjadi".
"Segenap potensi” disini bukan hanya sebatas otot atau kerja keras, tetapi juga pikiran, ilmu, intuisi dan kerja cerdas. Pendek kata, kreatifitas akal, ketekunan dan kesabaran, adalah potensi dalam diri kita yang dapat dipergunakan untuk meraih kesuksesan.
Yakinlah setiap kemauan pasti selalu tersedia jalan, dan Tuhan akan selalu menolong kita untuk  menemukan jalan tersebut. Karena itu, jika ada seseorang yang berkata bahwa sudah tidak ada jalan atau jalan buntu, maka itu berarti bahwa dia adalah orang yang belum pernah menciptakan jalannya sendiri.




Tuesday, 23 October 2018

5 Kalimat Sakti Jack Ma Yang Bisa Memotivasi Kita Saat Terpuruk


Sang founder “Alibaba”, situs e-commerce terbesar di dunia, Jack Ma,baru saja mengunjungi Indonesia. Selain bertemu dengan Presiden Jokowi dalam rangka penutupan Asian Games beberapa bulan yang lalu, Jack Ma juga berkomitmen untuk turut serta berperan dalam pengembangan startup di Indonesia.
Dibalik kisah sukses hidupnya, salah satu orang terkaya di dunia yang berlatar belakang seorang guru ini ternyata memiliki banyak kalimat sakti yang bisa kita adopsi dalam meniti kesuksesan dalam kehidupan kita masing-masing.
Nah ini dia beberapa kalimat sakti yang berhasil saya rangkum, simak dibawah ini;
1.     “Saat miskin, kurangi waktumu di rumah, perbanyaklah kegiatan di luar. Saat kaya, perbanyaklah waktu di rumah, kurangi kegiatanmu di luar. Ini adalah seni kehidupan
Kebanyakan dari kita justru melakukan secara kebalikannya, saat tidak punya uang bermalas-malasan di rumah, sedangkan ketika banyak uang sering pergi jalan-jalan dan bersosialita.
2.    “Saat miskin, gunakanlah uangmu untuk orang lain, saat kaya gunakanlah uangmu untuk keluarga dan orang-orang yang kamu cintai! Banyak sekali orang yang terbalik melakukan kedua hal ini”.
Lagi-lagi kebalikannyalah yang seringkali kita lakukan, ketika miskin ada banyak dari kita yang pelit dalam membantu orang lain, bahkan saat kaya pun banyak diantara kita yang justru balas dendam kepada orang-orang yang kita anggap tidak mau membantu saat kita sedang miskin.
3.      “Saat miskin jangan perhitungan, bersikap baik lah terhadap orang lain, ini baru namanya orang miskin tapi banyak akal. Saat kaya, harus belajar membuat orang lain baik terhadapmu, dan kamu harus lebih baik lagi terhadap orang lain. Ini adalah cara hidup yang sangat indah, tapi hanya sedikit orang yg mengerti”.
Saat miskin harus royal, tapi saat kaya, jangan pamer lagi.. Hidup ini akan kembali dalam kesederhanaan, kembali dalam ketenangan. Bisa tidak guys seperti ini?
4.      “Masa muda adalah kekayaan paling besar, hargai setiap waktu kehidupan, tidak perlu takut pada kemiskinan! Yang penting kamu harus tahu bagaimana melatih diri, hal apa yg utama, apa yg harus diinvestasikan dan kapan harus menghemat”.
Sepertinya ini benar-benar berkaca dari pengalaman pribadi Jack Ma sendiri nih guys, masa mudanya yang banyak dihabiskan dalam keadaan serba kekurangan, namun tidak menyurutkan semangatnya untuk terus maju menggapai kesuksesan.
5.  “Jangan sembarang beli pakaian, kamu boleh beli sedikit, tapi beli lah yang berkualitas baik. Perbanyaklah makan dengan orang luar, kamu harus berani mengeluarkan uang dan mentraktir orang-orang yg lebih berhikmat dan lebih giat darimu”.
Nah ini lagi nih yang sepertinya juga lumayan sulit. Pastinya kebanyakan dari kita, apalagi yang muda-muda tidak mau ketinggalan tren mode terkini. Ditambah lagi anak kos, maunya di traktir melulu.

Itu tadi kumpulan kalimat sakti  yang bisa tetap memotivasi kita saat miskin sekalipun. Ingat guys, umur dan kesehatan adalah modal utama dalam meraih kesuksesan di masa depan. Jadi, mau berapapun umur kamu sekarang, selama kamu masih dikaruniai kesehatan, kejarlah mimpimu.



Friday, 28 September 2018

PRUUniversity Untuk Mendidik Agen, Agar Kualitas Pelayanan Kepada Nasabah Prudential Semakin Meningkat

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meresmikan PRUuniversity sebagai platform untuk memperkaya pengetahuan dan mengembangkan kapabilitas karyawan dan tenaga pemasar agar dapat melayani jutaan keluarga di Indonesia yang telah memberikan kepercayaannya kepada Prudential.
Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, menjelaskan, “PRUuniversity didirikan untuk terus meningkatkan profesionalisme karyawan dan tenaga pemasar kami secara inovatif, efisien dan relevan, meningkatkan kemampuan mereka untuk dapat merespon tuntutan bisnis yang terus berubah-ubah secara cepat, agar mereka dapat semakin sukses dalam karirnya.”

BACA JUGA

Untuk memastikan agar masyarakat Indonesia mendapatkan perlindungan yang terbaik, literasi keuangan dan kesadaran mengenai pentingnya asuransi jiwa harus terus ditingkatkan. Kurikulum di PRUuniversity didesain agar karyawan dan tenaga pemasar Prudential mampu mengedukasi publik dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah.
Pada kesempatan ini, Prudential menggandeng PPM Manajemen yang akan menyelaraskan kurikulum pelatihan yang sudah ada dan meningkatkan kapabilitas internal trainers. Kerja sama ini melengkapi program pelatihan dan sertifikasi seperti LOMA (Life Office Management Association), LIMRA (Life Insurance Marketing and Research Association), FPSB (Financial Planning Standards Board), serta lembaga pengembangan profesional lainnya.
Kurikulum pelatihan  dan sertifikasi Prudential tersedia di tiga lokasi utama di Jakarta, tujuh lokasi di luar Jakarta, dan 54 pusat lisensi yang melayani 409 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di seluruh Indonesia.
Wahyu Wibowo, Chief Learning & Development Officer Prudential Indonesia, menambahkan, “Peluncuran PRUuniversity juga menandai perubahan dalam paradigma belajar di Prudential Indonesia, dengan secara inovatif mengubah cara karyawan dan tenaga pemasar menambah wawasan dan berbagi ilmu. Memanfaatkan kemajuan teknologi digital, kami menyediakan platform belajar online yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.”
Platform ini dapat menghubungkan 2.000 karyawan dan 277.000 tenaga pemasar Prudential yang tersebar di 169 kota di Indonesia, menyediakan forum belajar kolaboratif berbasis social learning agar dapat saling berbagi pengalaman, kisah sukses dan best practices.
“Dengan diluncurkannya PRUuniversity hari ini, ditambah dengan core values dan leadership capabilities yang kami tanamkan di Prudential, kami berharap dapat menghasilkan karyawan dan tenaga pemasar berkualitas yang dapat memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan industri asuransi di Indonesia”, tutup Jens.

*Artikel ini telah tayang di kontan online (6/7/18), dengan judul “Dirikan PRUuniversity, Prudential Indonesia kuatkan kualitas pelayanan”


VIDEO