Referensi Memilih Asuransi & Investasi: asuransi
Most Popular
Showing posts with label asuransi. Show all posts
Showing posts with label asuransi. Show all posts

Friday, 7 December 2018

Kabar Baik Untuk Peminat Mobil Listrik; Bisa Di Asuransikan


Mobil listrik memiliki komponen yang berbeda dengan kendaraan konvensional. Mobil listrik memiliki komponen yang lebih sedikit dibanding mobil berbahan bakar minyak.
Mobil listrik komponen utamanya terdiri dari motor listrik, dan baterai yang membuat mobil listrik jadi lebih sedikit komponennya dibanding mobil BBM. Dengan banyaknya perbedaan itu apakah mobil listrik bisa diasuransikan?
Head of Communication and Event Department Asuransi Astra Laurentius Iwan Pranoto menjawab pertanyaan detikOto itu.
Menurut dia pada dasarnya secara polis, kalau masuk dalam definisi kendaraan bermotor yang digerakkan dengan tenaga mekanik lainnya dan memiliki izin digunakan di jalan umum bisa dicover.
"Ini sesuai dengan polis standar asuransi kendaraan bermotor Indonesia (PSAKBI) bab III pasal 4," ujarnya.
Kendaraan bermotor yang dimaksud dalam PSAKBI itu adalah kendaraan bermotor roda dua atau lebih yang digerakkan oleh motor atau mekanik lainnya dan memiliki izin digunakan di jalan umum yang menjadi obyek tanggungan.
"Jadi berdasarkan PSAKBI mobil listrik bisa di-cover asuransi. Bagi industri asuransi yang jadi perhatian adalah faktor risiko dan ketersedian suku cadangnya," tutupnya.

*Isi berita diambil dari detik.com, dengan judul asli "MobilListrik Bisa Diasuransikan?"

Tips Mencegah Diabetes Dalam Lima Langkah Mudah




Data dari Sample Registration Survey tahun 2014 menunjukkan bahwa diabetes merupakan penyebab kematian terbesar nomor tiga di Indonesia setelah stroke (21,1%) dan jantung koroner (12,9%). Kemudian, prevalensi diabetes di Indonesia cenderung meningkat, yaitu dari 5,7% di tahun 2007, menjadi 6,9% tahun 2013. Data WHO memperkirakan jumlah penyandang diabetes tipe 2 di Indonesia akan meningkat signifikan hingga 21,3 juta jiwa di tahun 2030.
Prevalensi diabetes tipe 2 mengalami peningkatan secara teratur di berbagai wilayah. Diabetes mulai menyerang usia muda, di mana para ahli memperkirakan jumlah kasus diabetes baru di seluruh dunia akan meningkat dari 285 juta kasus di tahun 1010 menjadi 439 juta kasus di tahun 2030. Kawasan Asia tercatat memiliki angka tertinggi, yaitu lebih dari 60% dari jumlah tersebut saat ini terkena diabetes.
Tanda-tanda atau gejala diabetes pada pria dan wanita seringkali tidak terlihat selama beberapa tahun. Gejala-gejala yang umum terjadi di antaranya rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, kelelahan dan pandangan yang mulai kabur. Jika tidak dilakukan perawatan dengan segera, gejala ini bisa menimbulkan komplikasi serius, mulai dari kehilangan penglihatan, gagal ginjal, hingga kerusakan pada saraf dan gangguan pernafasan.
Kabar baiknya adalah, diabetes tipe 2 dapat dicegah. Dengan menerapkan gaya hidup yang sehat, maka Anda dapat mengurangi risiko dan melihat perubahan yang signifikan pada fisik dan kesehatan mental Anda.
Tahun lalu, Sun Life melakukan survei Studi Kesadaran Diabetes Sun Life di Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Filipina dan Vietnam. Responden di Indonesia memperkirakan biaya yang diperlukan penyandang diabetes untuk pengobatan mencapai Rp 12,2 juta per tahun. Oleh sebab itu, perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak timbul biaya pengobatan yang bisa memberatkan penyandang diabetes. Simak langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes berikut ini.

1. Menjaga berat badan yang seimbang

Para ahli kesehatan melihat bahwa kelebihan berat badan merupakan faktor utama berkembangnya diabetes tipe 2. Dengan berat badan yang berlebih (indeks berat badan di atas 30) dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya penyakit hingga 80 kali lebih besar dibandingkan dengan orang yang menjaga berat badan yang seimbang (indeks berat badan di bawah 22).
Seiring dengan bertambahnya berat badan. terutama di area abdomen, sel-sel di dalam tubuh menjadi lebih resistan terhadap insulin. Akibatnya, tubuh kita perlu bekerja lebih keras untuk menghasilkan insulin lebih banyak. Jika ini terjadi, maka kadar gula akan meningkat tajam, sehingga muncullah diabetes.
Mengurangi berat badan dapat mengurangi kemungkinan berkembangnya diabetes secara signifikan, dan tentunya akan memberikan efek pada kesehatan Anda, di mana Anda akan terlihat lebih segar. Tentunya hal ini sangat baik untuk Anda.

2. Makanan yang sehat dan seimbang

Untuk dapat mencegah diabetes dan menjaga berat badan yang seimbang, kuncinya adalah dengan memakan makanan yang kaya nutrisi, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran yang berwarna, serta biji-bijian. Kurangi makanan olahan, karena seringkali mengandung gula dan lemak yang tinggi.
Mengonsumsi karbohidrat olahan, seperti nasi putih, mie, roti dan beragam sereal – salah satu contoh sarapan bagi orang Asia – dapat menyebabkan kenaikan gula darah dan insulin pada tubuh, sehingga bisa meningkatkan risiko terkena diabetes. Sebaliknya. makanan berupa biji-bijian dan yang kaya akan karbohidrat kompleks akan mengurangi serta memperlambat naiknya gula darah dan insulin.
Untuk dapat mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang, kurangi asupan karbohidrat dan makan lebih banyak biji-bijian, seperti quinoa, barley, beras merah, dan millet. Anda boleh menikmati makanan cepat saji dan minuman manis hanya pada saat-saat tertentu saja. Tambah makanan berserat dan buah-buahan yang kaya antioksidan serta sayur-sayuran yang berdaun agar mendapatkan manfaat yang terbaik.
3. Beraktivitas lebih banyak
Dokter-dokter di seluruh dunia sudah seringkali menyampaikan rahasia hidup sehat sangatlah sederhana – kurangi makan, dan beraktivitas lebih banyak. Hal ini sangat tepat, terutama bagi mereka yang berisiko terkena diabetes. Dengan bergerak lebih banyak dan lebih sering, akan membuat otot-otot meningkatkan kemampuannya untuk menggunakan insulin dan menyerap glukosa. Ini akan membuat sel yang memroduksi insulin lebih stabil.
Saat ini, di mana dunia berjalan semakin cepat, sangat sulit mencari waktu yang cukup untuk berolahraga sekedar untuk meningkatkan pacu jantung Anda. Akan tetapi, dengan berjalan kaki selama 30 menit akan membawa manfaat yang banyak bagi tubuh dan pikiran. Memiliki badan yang sehat juga dapat diraih dengan berolahraga lebih sering, seperti berlari, berenang dan bersepeda. Semakin sedikit waktu yang Anda habiskan dengan duduk di depan meja kerja atau di depan televisi, akan semakin baik.

4. Gaya hidup yang seimbang

Tidur yang cukup di malam hari juga sangat penting. Hasil studi menunjukkan bahwa kurang tidur di malam hari dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Apabila kita tidak mendapatkan tidur yang cukup, hormon di dalam tubuh akan terganggu, sehingga dapat mempengaruhi kinerja tubuh, seperti nafsu makan, berat tubuh, dan sistem imunitas tubuh. Selain itu, bagi orang-orang yang sering kurang tidur dan merasa lelah sepanjang hari, akan lebih sering mengonsumsi makanan berlemak dan makanan yang manis untuk menambah energi.
Lakukan perubahan sederhana dan penting pada pola tidur agar Anda memiliki waktu tidur yang cukup, termasuk mengurangi terkena paparan cahaya smartphone atau tablet sebelum tidur, menjaga pola tidur yang teratur, serta tidak menonton TV saat larut malam. Ayo, kita berusaha untuk menjaga keseimbangan hidup dengan mengurangi stres dan meningkatkan kebahagiaan.

5. Pantau terus perkembangannya

Dengan menjalankan tips gaya hidup sehat ini, Anda selangkah lebih dekat untuk mendapatkan badan yang sehat. Teruslah menjaga gaya hidup Anda dengan memantau terus perkembangannya.
  • Kunjungi dokter Anda secara rutin untuk memantau kadar gula darah, tekanan darah, serta berat badan Anda
  • Pastikan Anda memiliki asuransi yang tepat sebagai proteksi terhadap kesehatan Anda.
  • Jika anda masih bingung memilih asuransi beserta agen yang terpercaya, kunjungi platform marketplace asuransi DISINI, anda bisa menemukan banyak agen asuransi dari semua perusahaan asuransi yang ada di Indonesia.
  • Ingat, ini merupakan usaha kita bersama, tetapi Andalah yang memegang peranan penting ini.


*Isi artikel diambil dari sunlife.co.id dengan judul asli "Tips Kurangi Risiko Diabetes"

Wednesday, 5 December 2018

Ikhtiar Menjemput Pertolongan Tuhan



Membayangkan hal buruk yang mungkin terjadi, siapapun pasti tidak akan berani. Namun, disisi lain, tidak ada seorang pun yang bisa menjamin secara pasti, bahwa tidak akan ada suatu hal buruk terjadi selama kehidupan kita. Siapapun, selama dia masih hidup di dunia, selalu ada hal baik dan menyenangkan, sekaligus juga ada sesuatu resiko kejadian buruk yang mungkin menimpa. Celakanya, kaitannya dengan hal baik atau buruk ini, kita hanya bisa berdoa dan meminta kepada Tuhan YME, tetapi sama sekali tidak bisa menentukan untuk memilih agar kehidupan kita baik-baik saja.
Semisal,pasangan suami istri, yang bekerja mencari nafkah hanya fihak suami saja, sedangkan Istri tidak bekerja. Artinya pencari nafkah utama dalam keluarga adalah suami. Semua kebutuhan biaya kehidupan rumah tangga, baik itu belanja harian, biaya sekolah anak, atau mungkin angsuran hutang, sepenuhnya menjadi tanggung jawab suami seorang diri. Dalam posisi seperti ini, pernahkah anda membayangkan, pernahkah anda berpikir, bagaimana jika terjadi hal buruk (Meninggal/Cacat tetap) pada Suami?
Bagaimana keberlangsungan hidup Istri dan anak secara keuangan? Siapa yang akan membayar biaya pendidikan buah hati anda?
Disaat seperti inilah sebuah polis asuransi berfungsi, sebagai pihak yang membayar ganti rugi atas kerugian keuangan keluarga anda akibat hal buruk yang terjadi kepada kepala keluarga sebagai pencari nafkah utama.
Sebagai seorang agen asuransi sekaligus konsultan keuangan, saya selalu tekankan pentingnya memahami konsep asuransi ini. Mindset bahwa tidak ada seorang pun yang mengharapkan hal buruk menimpa dirinya adalah sangat betul sekali, akan tetapi, faktanya; hal buruk sangat mungkin terjadi kepada siapa saja tanpa memilih dan memilah. Dan sebagai konsultan yang sudah bertahun-tahun bergelut di industry ini, saya sangat memahami bahwa ketika hal buruk terjadi pada seseorang, ia hanya berharap Tuhan akan ‘mengulurkan tanganNya’, entah melalui seorang hambanya, ataupun melalui polis asuransi yang ia miliki. Jadi, dengan landasan seperti ini, saya bisa katakana, bahwa memiliki polis asuransi adalah bagian dari ikhtiar untuk menjemput pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Mungkin anda tertarik dengan konsep asuransi yang saya paparkan diatas, tidak ada salahnya anda menghubungi saya DISINI, sekedar Tanya-tanya, atau bahkan konsultasi dan berdiskusi tentang konsep asuransi. Saya akan dengan senang hati merespon pesan anda.





Kenali Penyakit Kritis Penyebab Utama Kematian Di Indonesia Ini



Tahukah kamu, Penyakit kritis menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi  di Indonesia. Sementara itu, menurut data yang dilansir World Health Organization (WHO), ada lebih dari 36 juta kematian di dunia yang diakibatkan ketiga penyakit tersebut setiap tahunnya.
Di Indonesia sendiri, ada tiga jenis penyakit kritis yang paling banyak di derita oleh masyarakat Indonesia, dan inilah ketiga penyakit kritis tersebut;

Stroke


Penyakit kritis yang terjadi akibat terputusnya pasokan darah ke otak, karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah ini menjadi penyebab tertinggi angka kematian di Indonesia.  Bahkan, menurut data Riset Kesehatan Dasar tahun 2015, per 1000 orang setidaknya ada sekitar 12 penduduk Indonesia yang menderita stroke.

Penyakit Jantung


Sejumlah data medis menyebutkan,  35% kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit ini. Sakit jantung seringkali disebabkan karena terhambatnya aliran darah ke jantung oleh lemak. Penimbunan lemak dalam arteri jantung ini dikenal sebagai aterosklerosis. Dengan gaya hidup masa kini yang semakin jauh dari gaya hidup sehat, Serangan jantung sangat berisiko untuk terjadi kepada siapapun, baik mereka yang sudah berusia lanjut maupun yang masih muda usia.

Kanker


Penyakit yang masih misterius, karena belum diketahui secara pasti penyebab dan metode penyembuhan yang paling tepat ini menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. Jenis kanker yang sering ditemui di Indonesia adalah kanker paru-paru, usus besar hingga payudara.

Saturday, 10 November 2018

Mau Warisan Berkah Atau Musibah? Orang-Orang Kaya Dan Kaya Banget Wajib Tahu Ini


"Orangtua saya meninggal tahun 2010 dan meninggalkan pabrik yang tak lagi beroperasi.  Taksiran nilai tanah dan bangunannya sekitar Rp 12 Miliar. Saat ada Program Tax Amnesty saya sudah masukkan dalam daftar Asset yang ikut dimintakan amnesti.  Saya sudah bayar tebusannya, dan surat mendapatkan Surat Keikutsertaan dalam Program Tax Amnesty. Pertanyaannya pak, apakah dengan itu saya sudah pasti terbebas dari kewajiban membayar Pajak Penghasilan (PPh) atas pabrik warisan itu?".
Itulah pertanyaan yang diajukan oleh seorang pengusaha kepada konsultan keuangannya. Intinya, apakah kalau Harta sudah diikutkan program Tax Amnesty, sudah dibayar tebusannya, maka berarti sudah terbebas dari kewajiban membayar PPh-nya? Dan, sayangnya jawabannya adalah “Tidak”.
Ya, karena dalam UU no 11 tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak, pada Pasal 15; khusus untuk Harta berbentuk Tanah dan atau Bangunan, serta Harta dalam bentuk Saham; bila belum Dibalik namakan (selambat-lambatnya) tanggal 31 Desember 2017, maka akan tetap dikenakan PPh.
Proses balik nama sebuah Harta (Waris) yang berbentuk Property (Rumah, Bangunan) sebenarnya tidaklah rumit. Yang menjadikan rumit adalah pelunasan BPHTB yang menjadi prasyarat proses Balik Nama tersebut. Kalau anda belum faham apa itu BPHTB, silahkan baca dulu disini
BPHTB waris untuk asset senilai Rp 12 Miliar itu nilainya hampir Rp 600 juta, (Kota Jakarta dan kota lain bisa berbeda besarannya), dan karena dasar penetapan BPHTB adalah Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) pada saat BPHTB itu dibayar, maka semakin lama menunda, dipastikan jumlahnya juga akan makin besar.  Karena NPOP tanah dan bangunan cenderung naik terus dari tahun ke tahun.
Dan kemudian pengusaha tersebut juga berfikir, bahwa kalaupun kelak dia juga bisa mewariskan Pabrik itu pada anaknya, maka beban anaknya juga makin besar.  Karena pada saat kelak anaknya secara hukum sudah bisa menerima "limpahan" harta itu, nilai pabrik tersebut sudah jauh melonjak menjadi sekitar Rp 60 Miliaran, sehingga BPHTB warisnya juga membengkak menjadi sekitar Rp 3 Miliaran.
Berkaca dari penuturan diatas, sebagai orang tua kita juga perlu bijak dalam "memilih harta” sebagai investasi.  Tidak salah ketika ada banyak orang tua yang merasa cukup atau bahkan bangga ketika dia sudah mempersiapkan harta warisan pada anaknya dalam bentuk rumah atau tanah. Karena ternyata di balik harta warisan itu, ada komponen biaya yang nilainya cukup besar, berbanding lurus dengan besarnya nilai harta yang di wariskan; yang belum tentu sanggup di penuhi oleh anak-anak kita.
Karena itulah, kita juga perlu berpikir untuk mempersiapkan juga, bagaimana caranya, supaya anak tidak terbebani dengan biaya pajak ini. Dan disinilah pentingnya asuransi yang bisa dipakai sebagai sebuah instrument perencanaan keuangan dalam mempersiapkan harta warisan. Hitung dan rencanakan berapa biaya pajaknya, dan siapkan dananya melalui program Asuransi.
Sehingga dalam hal ini, Uang Pertanggungan Asuransi bisa menjadi sebuah solusi atas kebutuhan biaya peralihan hak waris tersebut, dan bahkan sekaligus bisa juga menjadi harta warisan itu sendiri; yang bahkan juga bebas pajak dan biaya balik nama.

Wednesday, 7 November 2018

Rekor Jumlah Pendaftar CPNS 2018 Membeludak? Inilah Yang Menjadi Sebabnya




Musim pendaftaran CPNS tahun ini benar-benar memecahkan rekor. Selain prosesnya yang nyaris full digital, jumlah pendaftarnya juga membeludak. Beberapa media menyebutkan angka lebih dari 4 juta pendaftar tahun 2018 ini.
Profesi sebagai pegawai negeri sipil tampaknya memang masih menjadi profesi idaman di Indonesia. Paling tidak ada tiga alasan kenapa profesi satu ini begitu diburu oleh para pencari kerja.
Yang pertama adalah faktor gaji dan kesejahteraan, yang kedua faktor jaminan kesehatan, dan terakhir adalah faktor jaminan hari tua atau pensiun.
Tetapi tahukah anda bahwa seorang PNS wajib membayar IWP (Iuran Wajib Pajak) yg dipotong secara otomatis dari jumlah keseluruhan gaji dengan besaran 10% setiap bulan selama masih berdinas aktif.
Dari sinilah sebenarnya jaminan hari tua atau uang pensiun seorang PNS berasal. Jadi bukan semata-mata sebuah fasilitas gratis yang diberikan oleh pemerintah.
Perincian penggunaan potongan 10% dari penghasilan PNS itu adalah, digunakan sebagai iuran BPJS kesehatan 2%, dan sisanya dikelola oleh TASPEN sebesar 8% (Tabungan Hari Tua 3,25% dan program pensiun 4,74%). Kalau anda selama ini sering mendengar TASPEN tetapi belum mengetahui singkatannya, maka TASPEN itu adalah singkatan dari Tabungan Asuransi Pegawai Negeri. Jadi jelas, BPJS dan TASPEN adalah lembaga keuangan yang dibentuk pemerintah dan bergerak dibidang asuransi.
Kemudian Bagaimana dengan anda yang bukan PNS ?
Bisakah punya dana pensiun ?
Berhakkah anda punya tunjangan hari tua ?

Tentu saja sangat bisa dan berhak. Caranya? Harus ada orang atau bahkan diri anda sendiri, yang memaksa untuk memotong 10 % dari penghasilan anda untuk di alokasikan membayar premi asuransi. Dalam hal ini yang paling tepat adalah asuransi unit link. Ada banyak perusahaan asuransi di Indonesia yang menjual produk asuransi unit link ini. Salah satunya adalah Prudential dengan produk barunya; PruLink Generasi Baru, yang mengalokasikan uang anda untuk diinvestasikan sejak premi pertama dibayarkan.



Pilih Agen Asuransi

loading...