Gaya Hidup 86 Ribu Rupiah Per Tahun - Referensi Memilih Asuransi & Investasi
Most Popular

Sunday, 30 September 2018

Gaya Hidup 86 Ribu Rupiah Per Tahun


Pernah kebayang gak kalau bujet buat makan kamu selama setahun cuma Rp 86 ribu aja? Kamu pasti bakal langsung mikir dana segitu mana cukup. Buat seminggu aja termasuk pas-pasan, apalagi setahun.
Tahukah kamu, ada yang bisa melakukan hal tersebut, lho! Pria ini cuma habiskan SG$ 8 atau setara Rp 86 ribu buat makan selama setahun. Bujet segitu bisa dia sanggupi karena ternyata dia makan makanan sampah!
Pria bernama Daniel Tay yang berasal dari Singapura itu memulai gaya hidup yang disebut freegan. Secara singkat dan rada sedikit kasar, mereka yang menganut gaya hidup freegan bakal mencari makanan sampah alias mereka bakal cari makanan yang dibuang.
Secara detail, istilah freeganisme mengacu pada seseorang yang menolak gaya hidup konsumerisme. Mereka bakal mencari sesuatu yang sebenarnya masih bisa dimakan atau digunakan, namun dibuang. Gak cuma berlaku untuk makanan aja sih, tapi juga barang-barang.
Gaya hidup ini berguna banget, lho. Selain menghemat uang makan kamu atau belanjaan, gaya hidup yang satu ini juga menyelamatkan lingkungan. Pasalnya, kamu bakal mengurangi sampah di bumi.
Nah, Daniel Tay berhasil melakukan ini. Bahkan, dia bisa membantu orang yang gak mampu lewat pilihan hidupnya tersebut.
Daniel Tay awalnya mengalami kekhawatiran akut soal uang. Dia gak menjelaskan kenapa sampai begitu takut kekurangan uang. Namun, kamu pun bisa jadi pernah mengalami hal tersebut, kan?
Bisa jadi kamu stres karena setiap bulan uang kamu selalu habis. Setelah ditelisik, kebanyakan gaji habis karena makanan.
Nah, Desember tahun 2016, Daniel Tay mulai gaya hidup freegan ini. Saat itu, dia mencoba cari makanan bekas di daerah rumahnya. Dia cukup kaget ternyata ada banyak makanan dibuang gitu aja padahal masih layak buat dikonsumsi.
Daniel mengungkapkan, kalau pengin “memulung” bahan makanan maka harus datang ke wilayah yang emang menjual makanan. Dari situlah, Daniel mulai mencari berbagai bahan makanan di pasar dan toko-toko.
Di sana, Daniel menemukan banyak sekali sayuran dan makanan. Sampai-sampai sayuran dan makanan tersebut ternyata kebanyakan banget buat dia. Akhirnya, dia pun berinisiatif buat memberinya ke tetangga.
Dari gaya hidupnya ini, Daniel mengaku cuma habiskan SG$ 8 setahun. Itu artinya dia cuma habiskan dana Rp 86 ribu aja buat makan. Dia pun memaparkan, kekhawatirannya soal uang pun berkurang. Bahkan, dia bisa menghasilkan uang dari situ. Caranya dengan menjual barang-barang yang masih layak pakai ke orang lain lagi.
Acung jempol buat Daniel Tay. Gaya hidupnya tersebut ternyata gak dia aplikasikan pada dirinya sendiri.
Bersama teman-teman lain yang juga menganut gaya hidup freegan, Daniel Tay pun terpikir buat bergabung ke organisasi sosial bernama Food Bank.
Mereka membentuk kelompok buat mengumpulkan beragam makanan sisa, sayuran terbuang, bahkan makanan dan minuman kemasan yang hampir expired. Semua makanan dan bahan makanan tersebut mereka berikan pada orang-orang yang membutuhkan.
Daniel Tay bersama rekan-rekannya bahkan punya truk sendiri buat mengumpulkan semua makanan terbuang tersebut. Keren ya!
Pilihan hidup Daniel Tay ini bukan tanpa tentangan awalnya. Keluarga Daniel gak setuju pada gaya hidup ini, bahkan istrinya sendiri gak suka. Namun, lama-kelamaan mereka menyadari bahwa gaya hidup freegan ini sebenarnya bagus banget.
Sekadar diketahui, Daniel bisa dapat tas Burberry, bahkan Prada secara gratis karena pemiliknya membuang barang tersebut. Tas-tas tersebut diberikan Daniel pada istri dan ibunya. Kemudian, dia juga pernah menemukan koin kuno, dan memberikannya pada sang ayah karena ayah Daniel adalah kolektor koin.
Hal-hal ini ternyata mulai membuka pikiran keluarga Daniel bahwa kita gak perlu selalu membeli barang baru. Kalau emang bisa dapat gratis, kenapa gak? Toh gaya hidup ini bukan mencuri, melainkan memanfaatkan sesuatu yang emang udah dibuang oleh pemiliknya.
Tertarik buat mengikuti gaya hidup freegan? Daniel Tay membuktikan makan yang disebut kebanyakan orang makanan sampah bukan selalu buruk. Yang penting, mau buat mencari dan mengecek kelayakannya.
*Artikel ini ditulis oleh helda, dan telah tayang di moneysmart dengan judul "Aneh Tapi Nyata! Daniel Tay Cuma Habiskan Rp 86 Ribu Buat Makan Setahun"

No comments:
Write komentar

Pilih Agen Asuransi

loading...